Kronologi Perang Dunia 2 Lengkap

kronologi perang dunia 2 lengkap

infoBaswara.com – Perang Dunia 2 yang terjadi pada kurun waktu tahun 1939 sampai 1945 telah meninggalkan sejarah kelam dalam peradaban umat manusia. Kerusakan materiil akibat perang besar itu sangat luar biasa. Amat terlebih, korban nyawa yang melayang ditaksir mencapai 70 juta jiwa.

Korban jiwa yang fantastis jumlahnya itu semestinya memberikan pelajaran teramat berharga, betapa tidak ada keuntungan dan kemenangan apapun akibat Perang Dunia 2 itu, justeru yang ada hanyalah nestapa dan korban jiwa raga.

Inilah Kronologi Perang Dunia 2 Lengkap, Sejarah Perang Dunia 2, Latar Belakang Perang Dunia 2, hingga peristiwa penting saat berakhirnya Perang Dunia 2, tersaji komplit di bawah ini:

 

Sebelum Perang Dunia 2 di Tahun 1938

12 Maret 1938

Anschluss (aneksasi de facto) Austria ke dalam Jerman Raya

29 September 1938

Jerman, Britania Raya, Italia dan Perancis menandatangani Perjanjian Munich, isinya membolehkan Jerman menduduki teritori perbatasan Cekoslovakia yang dikenal sebagai Sudetenland.

1 Oktober 1938

Polandia menduduki wilayah Teschen, dan Hungaria mengambil alih sebagian Cekoslovakia.

Tahun 1939

14 Maret 1939

Republik Slovak pro-Jerman dibentuk dengan Jozef Tiso sebagai Perdana Menteri pertama.

15 Maret 1939

Pasukan Jerman menyerang Cekoslovakia. Jerman meresmikan Protektorat Bohemia dan Moravia. Protektorat tersebut meliputi sebagian Cekoslovakia yang tidak berpihak kepada Jerman, Polandia, Hungaria, atau Republik Slovak yang baru.

21 Maret 1939

Adolf Hitler meminta pengembalian Kota Bebas Danzig (Polandia) ke Jerman.

29 Maret 1939

Britania Raya dan Perancis berjanji untuk mendukung Polandia.

1 April 1939

Akhir Perang Saudara Spanyol.

7 April 1939

Italia menyerang dan menduduki Albania.

13 April 1939

Britania Raya dan Perancis berjanji untuk mendukung Rumania dan Yunani.

18 April 1939

Uni Soviet merencanakan pembentukan 3 aliansi dengan Britania Raya dan Perancis. Britania dan Perancis menolak ikut serta.

17 Mei 1939

Swedia, Norwegia dan Finlandia menolak tawaran Jerman mengenai pakta non-agresi.

14 Juni 1939

Insiden Tientsin, Jepang memblokade Britania dan Perancis di Pelabuhan Perjanjian Cina Utara di Tianjin.

10 Juli 1939

Perdana Menteri Neville Chamberlain membenarkan sekali lagi dukungan terhadap Polandia dan membuatnya Jelas, bahwa Britania tidak melihat Kota Bebas Danzig sebagai urusan dalam negeri Jerman-Polandia, dan dapat disalahkan kepada Polandia bila perpecahan terjadi antara kedua negara.

23 Agustus 1939

Pakta Molotov-Ribbentrop, sebuah perjanjian non-agresi, ditandatangani antara Nazi Jerman dan Uni Soviet, dengan rencana rahasia untuk divisi Eropa Timur – pendudukan bersama Polandia dan pendudukan Soviet terhadap Negara Baltik dan Bessarabia. Protokol ini memberi Hitler lampu hijau untuk penyerangan ke Polandia, yang dilakukannya pada 1 September.

 

Perang Dunia 2 di Tahun 1939

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada September 1939

tentara jerman invasi polandia september 1939
tentara jerman invasi polandia september 1939 (via history.com)

1 September 1939

Penyerangan Polandia dimulai pukul 4:40 pagi dengan Luftwaffe (Angkatan Udara) Jerman menyerang sejumlah target di Polandia dengan nama operasi Blitzkrieg atau Perang Kilat. Luftwaffe melancarkan serangan udara di Krakow, Lodz, dan Warsawa.

Norwegia, Swiss dan Finlandia mengumumkan kenetralannya.

Britania Raya dan Perancis mengumumkan ultimatum terhadap Jerman, memaksa tentara Jerman keluar dari teritori Polandia; Mussolini mengumumkan kenetralan Italia; juga Irlandia; pemerintah Swiss memerintahkan mobilisasi terhadap pasukannya.

2 September 1939

Peraturan Angkatan Nasional (Angkatan Bersenjata) (1939), dinyatakan semua lelaki antara 18 dan 41 tahun tidak bertanggung jawab atas wajib militer yang diumumkan melalui Parlemen Britania.

Kota Bebas Danzig dianeksasi oleh Jerman.

3 September 1939

Pukul 11:15 pagi Waktu Musim Panas Britania (BST), Perdana Menteri Britania, Neville Chamberlain, mengumumkan melalui BBC Radio bahwa ultimatum terakhir Britania untuk penarikan tentara Jerman dari Polandia berakhir pada 11:00 pagi dan “bangsa tersebut sedang berperang dengan Jerman”. Pukul 12:30 BST, Pemerintah Perancis mengirim ultimatum akhir juga; yang berakhir pada 3:00 sore BST. Australia, India, dan Selandia Baru juga mengumumkan perang terhadap Jerman.

Beberapa jam setelah pengumuman perang Britania, SS Athenia, sebuah kapal pesiar Britania dari Glasgow menuju Montreal ditenggelamkan oleh U-30 250 mil baratlaut Irlandia. 112 penumpang dan kru tewas.

4 September 1939

Pada serangan pertama Britania, Angkatan Udara Kerajaan melancarkan serangan terhadap armada Jerman di Teluk Heligoland. Mereka menargetkan Admiral Scheer yang berada di lepas pantai Wilhelmshaven di ujung barat Kanal Kiel. Beberapa pesawat hilang dalam serangan itu dan meskipun kapal Jerman terkena serangan tiga kali, semua bom gagal meledak.

Jepang mengumumkan kenetralan terhadap situasi di Eropa. Amerika Serikat juga mengumumkan hal yang sama keesokan harinya.

5 September 1939

Perdana Menteri Afrika Selatan Barry Herzog tidak berhasil mengumpulkan dukungan untuk kenetralan Afrika Selatan dan digantikan oleh Jan Smuts.

6 September 1939

Afrika Selatan mengumumkan perang terhadap Jerman.

Pertempuran Sungai Barking (sebuah insiden penembakan sekutu menyebabkan peristiwa pilot pesawat tempur RAF pertama pada perang itu).

Satu elemen pasukan Jerman menduduki Krakow di selatan Polandia; pasukan Polandia mundur.

7 September 1939

Perancis mulai menyerang, maju hingga teritori Jerman dekat Saarbrücken.

Peraturan Registrasi Negara (1939) disahkan di Britania, memperkenalkan kartu identitas dan membolehkan pemerintah mengatur buruh.

8 September 1939

Pemerintah Britania mengumumkan perkenalan ulang sistem konvoi untuk kapal dan blokade berskala besar pada perkapalan Jerman.

9 September 1939

Serangan Saar Perancis terhambat di Hutan Warndt yang memiliki banyak ranjau dan jaraknya sekitar 8 mil dari teritori Jerman berpengawasan ringan.

10 September 1939

Kanada mengumumkan perang terhadap Jerman.

11 September 1939

Raja Muda India Lord Linlithgow mengumumkan kepada dua Badan Perancang UU India (Dewan Negara dan Majelis Legislatif) bahwa selama partisipasi India pada perang itu, rencana untuk Federasi India dibawah Peraturan Pemerintah India 1935 akan ditunda tak terbatas.

12 September 1939

Jenderal Gamelin memerintahkan penghalangan terhadap penyerangan Perancis ke Jerman.

16 September 1939

Pasukan Jerman menyelesaikan pengepungan Warsawa.

17 September 1939

Uni Soviet menyerang Polandia dari timur, lalu menduduki teritori di timur jalur Curzon juga Białystok dan Galicia Timur.

18 September 1939

Presiden Polandia Ignacy Moscicki dan Komandan Pimpinan Edward Rydz-Smigly meninggalkan Polandia ke Rumania, dimana mereka diasingkan; tentara Rusia mencapai Vilna dan Brest-Litovsk. Kapal selam Polandia keluar dari Tallinn – kenetralan Estonia dipertanyakan oleh Uni Soviet dan Jerman.

19 September 1939

Pasukan Jerman dan Uni Soviet terhubung dekat Brest Litovsk.

20 September 1939

U-27 ditenggelamkan oleh kapal perusak Britania HMS Fortune dan HMS Forester.

21 September 1939

Perdana Menteri Rumania Armand Calinescu dibunuh oleh Pasukan Besi, sebuah grup fasis pro-Nazi.

25 September 1939

Pengukuran front depan Jerman dimulai dengan menjatahkan makanan.

26 September 1939

Setelah pengeboman artileri besar-besaran, militer Jerman melancarkan serangan infanteri besar di pusat Warsawa.

27 September 1939

Pada operasi penyerangan pertama oleh Pasukan Jerman di Eropa Barat, senjata di Jalur Siegfried dibuka di desa-desa, di belakang Jalur Maginot Perancis.

28 September 1939

Traktat Perbatasan dan Persahabatan Jerman-Soviet ditandatangani oleh Molotov dan Ribbentrop. Protokol rahasia ini menjelaskan pembagian Polandia yang tercantum dalam Pakta Molotov-Ribbentrop (23 Agustus 1939) dan memasukkan Lithuania ke Uni Soviet.

Pasukan yang tersisa di pusat Warsawa menyerah kepada Jerman.

29 September 1939

Estonia menandatangani sebuah Persetujuan Bantuan Balasan dengan Uni Soviet, yang membolehkan tentara Soviet memasuki Estonia; Polandia dibagi antara Jerman dan Uni Soviet.

30 September 1939

Kapal perang kecil Jerman Admiral Graf Spee menenggelamkan kapal pertamanya, kapal kargo Clement milik Britania ketika berada di lepas pantai Pernambuco, Brasil.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Oktober 1939

1 Oktober 1939

Pemecah kode Polandia membawa mesin Enigma pertama ke Paris.

mesin enigma komputer canggih pertama karya adolf hitler
mesin enigma komputer canggih pertama di dunia karya adolf hitler (via dailymail.co.uk)

2 Oktober 1939

RAF menyebarkan selebaran propaganda di Berlin.

3 Oktober 1939

Pasukan Britania bergerak ke perbatasan Belgia, mencegah invasi Jerman ke Barat.

5 Oktober 1939

Sebuah perjanjian juga ditandatangani dengan Latvia dan memberikan Rusia akses ke pangkalan udara.

6 Oktober 1939

Pasukan Cina mengalahkan Jepang pada pertempuran Changsha (ibukota Hunan, sebuah provinsi di selatan tengah Republik Rakyat Tiongkok, terletak di hilir sungai Xiangjiang, sebuah cabang dari Sungai Yangtze)

Pemberontak Polandia di Kampanye September Polandia berakhir. Hitler berbicara sebelum Reichstag (gedung neo-renaisans ini sebagai Gedung Parlemen – diselesaikan tahun 1894 setelah pembentukan Reich Jerman), mengumumkan keinginannya untuk berkonferensi dengan Britania dan Perancis dalam rangka berdamai.

9 Oktober 1939

Hitler membuat perintah (Rencana Kuning) untuk persiapan penyerangan ke Belgia, Perancis, Luksemburg, dan Belanda.

10 Oktober 1939

Militer Polandia terakhir menyerah kepada Jerman.

Pemimpin angkatan laut Jerman menyarankan Hitler untuk menduduki Norwegia.

Perdana Menteri Britania, Chamberlain menolak Hitler untuk berdamai.

11 Oktober 1939

Diperkirakan 158.000 tentara Britania berada di Perancis pada waktu itu.

12 Oktober 1939

Adolf Eichmann mulai mendeportasikan kaum Yahudi dari Austria dan Cekoslovakia ke Polandia.

Petinggi Perancis Daladier, menolak Hitler berdamai.

Dewan Finlandia bertemu Stalin dan Molotov di Moskow. Uni Soviet meminta Finlandia menyerahkan basis militer dekat Helsinki, dan bertukar sejumlah teritori Soviet dan Finlandia untuk menjaga Leningrad dari Britania Raya atau ancaman masa depan Jerman.

14 Oktober 1939

Kapal perang Britania HMS Royal Oak tenggelam di pelabuhan Scapa Flow oleh U-47, dibawah pimpinan Gunther Prien.

Finlandia bertemu Staslin. Staslin mengatakan bahwa “sebuah kecelakaan” dapat terjadi antara tentara Finlandia dan Soviet, bila negosiasi terlalu lama.

16 Oktober 1939

Serangan udara pertama di Britania Raya, ditujukan kepada kapal-kapal di Firth of Forth, Skotlandia.

19 Oktober 1939

Sebagian Polandia diserahkan kepada Jerman; perkampungan Yahudi pertama didirikan di Lublin.

20 Oktober 1939

“Perang Palsu”: Tentara Perancis menetap di asrama dan terowongan jalur Maginot; Britania membangun pertahanan baru di sepanjang “celah” antara jalur Maginot dan Channel.

27 Oktober 1939

Paus Pius XII membuat surat berisi kutukan terhadap rasisme dan kediktatoran.

Belgia mengumumkan bahwa mereka netral pada konflik tersebut.

30 Oktober 1939

Pemerintah Britania menyelesaikan laporan kamp konsentrasi yang dibangun di Eropa untuk kaum Yahudi dan anti-Nazi.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada November 1939

1 November 1939

Sebagian Polandia, termasuk Koridor Danzig, dianeksasi oleh Jerman. Uni Soviet menganeksasi wilayah timur yang diduduki Polandia hingga Ukraina dan Belarusia.

3 November 1939

Finlandia dan Uni Soviet bernegosiasi mengenai perbatasan baru. Finlandia tidak mempercayai tujuan Stalin dan menolak memberi teritori yang melewati garis pertahanan mereka.

4 November 1939

Peraturan Kenetralan AS disahkan: Perancis dan Britania dapat membeli persenjataan, tetapi pada basis keuangan yang dibatasi. Pengisolasi Amerika menganggap peraturan itu “biadab.”

Kaum Yahudi Warsawa (sekitar 400.000 orang) dipindahkan ke perkampungan Yahudi.

8 November 1939

Hitler lolos dari ledakan bom di beerhall Munich, ketika ia berpidato pada perayaan beerhall putsch tahun 1923. Pengebom Britania kebetulan sedang menyerang Munich.

13 November 1939

Negosiasi antara Finlandia dan Uni Soviet berakhir. Finlandia mengetahui bahwa Jerman dan Rusia setuju memasukkan Finlandia ke dalam wilayah Soviet.

Bom pertama dijatuhkan di Britania – di Kepulauan Shetland – dengan sedikit kerusakan.

14 November 1939

Pemerintah terusir Polandia pindah ke London.

17 November 1939

IRA disalahkan atas bom yang diledakkan di London.

20 November 1939

Luftwaffe dan U-Boat Jerman meranjau muara Thames.

23 November 1939

Kaum Yahudi Polandia diperintahkan mengenakan penutup lengan Bintang Daud.

24 November 1939

Jepang mengumumkan pendudukan Nanning di selatan Cina.

26 November 1939

Soviet mengebom Mainila, pasukan Soviet mengebom sebuah lapangan dekat perbatasan Finlandia, menyebabkan tentara Finlandia menyerang tentara Soviet.

29 November 1939

USSR memutuskan hubungan diplomatik dengan Finlandia.

30 November 1939

Uni Soviet menginvasi Finlandia dan dikenal sebagai Perang Musim Dingin.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Desember 1939

1 Desember 1939

Rusia melanjutkan perangnya melawan Finlandia, Helsinki dibom. Pada dua minggu pertama bulan itu, Finlandia mundur hingga jalur Mannerheim, sebuah jalur pertahanan kuno di dalam perbatasan selatan dengan Rusia.

2 Desember 1939

Persyaratan Britania untuk tentara meningkat untuk laki-laki berusia 19 hingga 41 tahun.

5 Desember 1939

Penyerang Rusia memulai serangan besar terhadap jalur Mannerheim.

7 Desember 1939

Italia mengumumkan lagi kenetralannya. Demikian pula dengan Norwegia, Swedia, dan Denmark yang mengumumkan kenetralannya pada pertempuran Rusia-Finlandia.

11 Desember 1939

Rusia dikalahkan oleh beberapa taktik pengalahan oleh pasukan Finlandia.

13 Desember 1939

Pertempuran River Plate, lepas pantai Montevideo, Uruguay. Sebuah skuadron kapal Britania menyerang Admiral Graf Spee.

14 Desember 1939

Graf Spee mundur hingga pelabuhan Montevideo, dalam kondisi rusak parah.

15 Desember 1939

USSR dikeluarkan dari Liga Bangsa-Bangsa.

17 Desember 1939

Admiral Graf Spee dipaksa oleh Hukum Internasional meninggalkan pelabuhan Montevideo; ditenggelamkan di luar pelabuhan. Kapten Hans Langsdorff diasingkan, tetapi pada usia 20 tahun bunuh diri.

18 Desember 1939

Tentara Kanada pertama tiba di Eropa.

27 Desember 1939

Tentara India pertama tiba di Perancis.

28 Desember 1939

Penjatahan daging dimulai di Britania.

29 Desember 1939

Ketika tahun berakhir, Finlandia terus meraih sukses melawan penjajah, sambil menawan sejumlah orang dan kendaraan.

 

Perang Dunia 2 di Tahun 1940

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada 1940

2 Januari 1940

Pertahanan Rusia di Finlandia dihalang oleh beberapa pejuang Finlandia; beberapa tank Rusia dihancurkan, dan pertahanan Rusia jatuh.

7 Januari 1940

Penjatahan makanan pokok diresmikan di Britania.

Kemenangan besar Finlandia di Suomussalmi; satu divisi Rusia dihancurkan, dan beberapa kendaraan militer dilucuti.

16 Januari 1940

Dokumen penangkapan menyatakan rencana Hitler untuk invasi Skandinavia dan penundaan invasi ke Perancis dan Negara Hilir hingga Musim Semi, ketika cuaca lebih cocok untuk penyerangan.

17 Januari 1940

Rusia semakin mundur di Finlandia dan diserang oleh sejumlah angkatan udara.

21 Januari 1940

Sebuah U-Boat menenggelamkan kapal perusak Britania HMS Exmouth – kapal tersebut tenggelam beserta 135 kru-nya.

24 Januari 1940

Reinhard Heydrich ditunjuk oleh Goering sebagai solusi “pertanyaan Yahudi.”

27 Januari 1940

Jerman membuat rencana akhir untuk penyerangan ke Denmark dan Norwegia.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Februari 1940

1 Februari 1940

Diet Jepang mengumumkan rekor pendapatan tertinggi dengan setengah pengeluarannya untuk militer.

5 Februari 1940

Britania dan Perancis memutuskan berunding di Norwegia untuk memutuskan perdagangan bujih besi dengan tujuan mencegah pendudukan Jerman dan membuka rute untuk menyerang Finlandia. Operasi ini dimulai sekitar tanggal 20 Maret.

9 Februari 1940

Erich von Manstein ditugaskan menjadi pemimpin Korps Bersenjata XXXIII Jerman, memindahkannya dari perencanaan invasi ke Perancis.

10 Februari 1940

USSR setuju untuk menyediakan gandum dan material berat ke Jerman pada sebuah persetujuan perdagangan baru.

14 Februari 1940

Pemerintah Britania meminta sukarelawan berjuang di Finlandia.

15 Februari 1940

Pasukan Soviet menduduki Summa, sebuah titik pertahanan terpenting di Finlandia, dan melewati Jalur Mannerheim.

Hitler memerintahkan perang kapal selam tak terbatas.

16 Februari 1940

Kapal perusak Britania HMS Cossack memindahkan 303 POW Britania dari angkutan Altmark Jerman di perairan teritori netral Norwegia.

17 Februari 1940

Finlandia terus mundur dari jalur Mannerheim.

Manstein memperkenalkan kepada Hitler rencananya menyerang Perancis melalui hutan Ardennes.

21 Februari 1940

Jenderal Nikolaus von Falkenhorst ditugaskan untuk penyerangan Jerman ke Norwegia.

23 Februari 1940

Rusia melanggar perjanjian damai dengan Finlandia, termasuk tunduknya sejumlah teritori geografi.

24 Februari 1940

Rencana Manstein untuk penyerangan Jerman ke Perancis dan Negara Hilir disetujui.

27 Februari 1940

Finlandia mundur hingga ke utara.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Maret 1940

1 Maret 1940

Hitler mengarahkan jenderalnya dalam perencanaan penyerangan ke Denmark dan Norwegia.

adolf hitler salah satu pemicu perang dunia 2
adolf hitler salah satu pemicu perang dunia 2

3 Maret 1940

Soviet mulai menyerang Viipuri, kota terbesar kedua Finlandia, dan jalur pertahanan terakhir Finlandia.

5 Maret 1940

Finlandia menyatakan kepada Soviet bahwa mereka setuju mengakhiri perang. Keesokan harinya mereka mengirim utusan ke Moskow untuk merencanakan persetujuan damai.

12 Maret 1940

Di Moskow, Finlandia menandatangani persetujuan damai dengan Uni Soviet setelah 105 hari konflik. Finlandia dipaksa menyerahkan teritori signifikan dengan balasan kemerdekaan.

16 Maret 1940

Penyerangan udara Jerman di Scapa Flow menyebabkan kematian warga sipil pertama Britania.

18 Maret 1940

Hitler dan Mussolini bertemu di celah Brenner, di perbatasan Austria – Mussolini setuju dengan Hitler bahwa Italia akan memasuki perang “dalam waktu yang ditentukan”.

adolf hitler dan mussolini berjumpa di roma
adolf hitler dan mussolini berjumpa di roma (via history.com)

21 Maret 1940

Paul Reynaud menjadi Perdana Menteri Perancis setelah pengunduran diri Daladier di hari sebelumnya.

28 Maret 1940

Britania dan Perancis membuat perjanjian formal bahwa kedua negara akan mencari perdamaian dengan Jerman.

30 Maret 1940

Jepang membuat sebuah rezim boneka di Nanking, Cina, di bawah Wang Jingwei.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada April 1940

1 April 1940

Petinggi Polandia dibunuh oleh USSR di hutan Katyn – dikenal sebagai Tragedi Katyn.

3 April 1940

Komite Pertahanan Kementerian, dengan Pemimpin Laksamana Pertama (Winston Churchill) di kursinya, menggantikan posisi kementerian Lord Chatfield sebagai Menteri untuk Pengarahan Keamanan.

4 April 1940

Hitler memberikan dukungan untuk penyerangan ke Norwegia dan Denmark.

5 April 1940

Chamberlain membuat sebuah pernyataan bahwa Hitler “tertinggal bus”.

8 April 1940

Peranjauan perairan Norwegia oleh Sekutu dilakukan.

9 April 1940

Jerman menyerang Denmark dan Norwegia. Denmark menyerah. Jerman mendarat di beberapa pelabuhan Norwegia dan menduduki Oslo; pasukan Norwegia secara langsung menyerah. Britania memulai Kampanye Norwegia mereka.

10 April 1940

Jerman membuat sebuah pemerintahan Norwegia di bawah Vidkun Quisling, mantan Menteri Perang.

11 April 1940

Pertempuran Narvik Pertama, kapal perusak dan pesawat Britania berhasil membuat serangan mendadak terhadap kapal-kapal besar Jerman. Serangan kedua pada 13 April juga merupakan keberhasilan Britania.

12 April 1940

Tentara Britania menduduki Kepulauan Faroe Denmark.

13 April 1940

Tentara Britania dan Perancis mulai mendarat di Namsos dan Harstad di Norwegia.

14 April 1940

Kode Enigma dipecahkan oleh grup orang pintar di Taman Bletchley di England.

15 April 1940

Tentara Britania mendarat di Narvik, Norwegia.

16 April 1940

Pendaratan Britania lainnya di Norwegia, khususnya di Trondheim, pendudukan Trondheim berlanjut hingga tanggal 22.

27 April 1940

Tentara Britania meninggalkan Norwegia.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Mei 1940

1 Mei 1940

Sekutu mulai mengosongkan pelabuhan Norwegia, dan berlanjut hingga Juni.

5 Mei 1940

Pemerintah terusir Norwegia dibentuk di London.

8 Mei 1940

Perdana Menteri Neville Chamberlain mengundurkan diri setelah mempermalukan pemilihan di Balai Umum.

9 Mei 1940

Persyaratan di Britania diperpanjang hingga usia 36 tahun.

10 Mei 1940

Jerman menyerang Belgia, Perancis, Luksemburg dan Belanda; Winston Churchill menjadi Perdana Menteri Britania Raya setelah pengunduran diri Neville Chamberlain. Britania Raya menyerang Islandia.

Belgia mengumumkan keadaan darurat. Churchill dipanggil untuk membentuk sebuah pemerintahan koalisi masa perang.

Pertahanan besar-besaran Jerman terhadap Front Barat: Penyerangan ke Belgia, Belanda, dan Perancis dimulai. Pada masa itu, tentara Jerman menduduki benteng Belgia Eben Emael.

11 Mei 1940

Luksemburg diduduki.

Churchill menawarkan bekas Kaiser Wilhelm II, yang tinggal di Belanda sebuah tempat pengungsian di Britania Raya, namun ia menolak.

12 Mei 1940

Belgia meledakkan semua jembatan di Sungai Meuse untuk menghalang penyerangan Jerman.

13 Mei 1940

Pemerintah terusir Belanda dibentuk di London.

Korps Panzer Jenderal Heinz Guderian memasuki Sedan, Perancis.

Ratu Wilhelmina dari Belanda terbang menuju pengungsiannya di Britania Raya.

Churchill berpidato di Balai Umum dengan topik “darah, kerja keras, air mata, dan keringat”.

14 Mei 1940

Pembentukan Sukarelawan Pertahanan Lokal (Penjaga Tanah Air), diumumkan oleh Sekretaris Negara untuk Perang Anthony Eden. Kebanyakan beranggotakan orang yang masih muda dan pensiunan.

Rotterdam dibom oleh Luftwaffe, menyebabkan banyak kematian warga sipil dan kerusakan yang parah. Belanda memutuskan untuk menyerah dengan pengecualian terhadap Zealand.

Churchill meminta Presiden Roosevelt untuk memberikan bantuan pada masa-masa kelam itu. Koalisi Britania baru, yang meliputi anggota Partai Buruh, Liberal, dan Konservatif, dibuat umum.

15 Mei 1940

Penyerahan pasukan Belanda ditandatangani.

16 Mei 1940

Churchill mengunjungi Paris, dan mendengar bahwa perang Perancis semakin baik semakin berakhir; Britania Raya berdiri sendiri di Eropa.

17 Mei 1940

Jerman memasuki Brussels dan juga menduduki Antwerp.

Paul Reynaud membentuk pemerintahan Perancis baru, termasuk Marsekal Pétain berusia 84 tahun, pahlawan Perancis pada Perang Dunia I.

18 Mei 1940

Maxime Weygand menggantikan Maurice Gamelin sebagai pemimpin angkatan bersenjata Perancis.

19 Mei 1940

Amiens, Perancis diduduki oleh tentara Jerman; pasukan Jenderal Rommel mengepung Arras; pasukan Jerman lainnya mencapai Noyelles di Channel.

20 Mei 1940

Grup Panzer Jenderal Guderian menduduki Abbéville, mengancam pasukan Sekutu di daerah tersebut.

23 Mei 1940

Oswald Mosley, pemimpin fasis pra-perang britania, dipenjara – ia dan istrinya akan menghabiskan waktunya di penjara.

24 Mei 1940

Britania membuat keputusan akhir untuk mengakhiri operasi di Norwegia.

25 Mei 1940

Pasukan Sekutu, Britania dan Perancis, mundur ke Dunkirk. Hitler secara misterius memerintahkan penghalangan terhadap serangan Jerman kepada kepala pesisir pantai Sekutu.

Pengeboman Luftwaffe menyebar di England.

Boulogne-sur-Mer tunduk kepada Jerman.

26 Mei 1940

Calais tunduk kepada Jerman.

Operasi Dynamo, evakuasi 340.000 tentara sekutu dari Dunkirk, dimulai. Pemindahan berakhir tanggal 3 Juni.

28 Mei 1940

Belgia menyerah kepada jerman; Raja Leopold III menyerah dan diasingkan.

30 Mei 1940

Pertemuan Kabinet Britania Darurat: Churchill memenangkan pemilihan untuk melanjutkan perang, menentang pernyataan oleh Lord Halifax dan Chamberlain.

31 Mei 1940

Jepang mengebom ibukota Partai Nasionalis Chungking, di hulu Yangtse.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Juni 1940

2 Juni 1940

Pasukan terakhir Britania di Norwegia pulang; kerusakan yang dialami kedua sisi cukup parah.

3 Juni 1940

Hari terakhir Operasi Dynamo. Sebanyak 224.686 tentara Britania dan 121.445 tentara Perancis dan Belgia telah dievakuasi.

Jerman mengebom Paris.

7 Juni 1940

Kapal Jerman Gneisenau dan Schanhort menenggelamkan kapal pengangkut pesawat HMS Glorious dan dua kapal perusak di lepas pantai Norwegia; kapal Britania tidak memiliki penjaga udara.

10 Juni 1940

Italia mengumumkan perang terhadap Perancis dan Britania Raya: Norwegia menyerah. Raja Haakon terbang ke pegunungan dan dievakuasi dari Britania.

11 Juni 1940

Pemerintah Perancis melarikan diri ke Tours.

13 Juni 1940

Paris diduduki tentara Jerman; pemerintah Perancis pindah lagi, kali ini ke Bordeaux.

16 Juni 1940

Philippe Pétain menjadi petinggi Perancis setelah pengunduran diri pemerintahan Reynaud.

17 Juni 1940

Tenggelamnya kapal pesiar RMS Lancastria di lepas pantai St Nazaire ketika digunakan sebagai kapal tentara Britania—bencana maritim terburuk Britania sejak Perang Inggris-Belanda.

18 Juni 1940

Jenderal De Gaulle membentuk Comité Français de la Libération Nationale, sebuah pemerintah terusir Perancis; Estonia, Latvia dan Lithuania diduduki Uni Soviet.

21 Juni 1940

Negosiasi gencatan senjata Perancis-Jerman dimulai di Compiegne.

22 Juni 1940

Gencatan senjata Perancis-Jerman ditandatangani.

24 Juni 1940

Gencatan senjata Perancis-Italia ditandatangani.

25 Juni 1940

Perancis secara resmi menyerah kepada Jerman pukul 0:35.

28 Juni 1940

Jenderal De Gaulle diakui oleh Britania sebagai pemimpin Perancis Merdeka.

Italo Balbo, penerbang Italia terkenal di dunia, tidak sengaja tewas karena tembakan anti-pesawat Italia di Tobruk, Libya.

30 Juni 1940

Jerman menyerang Kepulauan Channel, pesisir Normandia, Perancis, di Selat Inggris.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Juli 1940

1 Juli 1940

Pendudukan Kepulauan Channel berhasil oleh pasukan Jerman; pemerintah Perancis pindah ke Vichy.

Marsekal Rodolfo Graziani menjadi kepala pasukan Italia di Afrika utara.

2 Juli 1940

Adolf Hitler memerintahkan persiapan rencana penyerangan ke Britania, dengan kode Operasi Sealion.

3 Juli 1940

Cardiff dibom oleh Luftwaffe untuk pertama kalinya.

4 Juli 1940

Penghancuran armada Perancis di Mers-el-Kébir, Aljazair oleh Angkatan Laut Kerajaan; pemerintah Perancis Vichy memutuskan hubungan diplomatik dengan Britania sebagai protes. Di Alexandria, Perancis setuju untuk membebaskan kapal perang Lorraine dan beberapa kapal kecil dari kekuasaan militer.

Italia melanjutkan penyerangannya ke Somaliland, Afrika Timur.

Bangsawan Windsor (dinodai oleh kecurigaan pro-Nazi) ditunjuk sebagai gubernur Bahama, menjauhkannya dari berbagai kontroversi.

5 Juli 1940

Rumania meletakkan dirinya di jalur Axis (Blok Sekutu).

10 Juli 1940

Pertempuran Britania dimulai dengan razia Luftwaffe terhadap perkapalan di kanal.

Presiden Roosevelt meminta Kongres untuk mempersiapkan pasukan dalam jumlah besar.

11 Juli 1940

Razia RAF terhadap kedudukan musuh di Belanda dan pabrik persenjataan Jerman.

12 Juli 1940

Serangan Luftwaffe di Wales dan Skotlandia.

16 Juli 1940

Hitler memberikan pasukannya arahan untuk penyerangan ke Britania Raya, Operasi Sealion.

21 Juli 1940

Pemerintah terusir Cekoslovakia tiba di London. USSR secara formal menganeksasi negara-negara Baltik (Lithuania, Latvia dan Estonia).

22 Juli 1940

Konferensi Havana diselenggarakan; negara-negara di belahan barat bertemu untuk membicarakan kenetralan dan kerjasama ekonomi.

Fumimaro Konoye diangkat sebagai Perdana Menteri Jepang.

23 Juli 1940

“Penjaga Tanah Air” Britania: secara resmi dibentuk, menutup kesempatan lelaki yang muda dan yang dianggap tidak pantas melayani angkatan bersenjata reguler.

25 Juli 1940

Semua wanita dan anak-anak diperintahkan keluar dari Gibraltar.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Agustus 1940

1 Agustus 1940

Hitler menetapkan 15 September sebagai tanggal Operasi Sealion, penyerangan ke Britania.

2 Agustus 1940

Jenderal De Gaulle dihukum mati tanpa kehadiran oleh pengadilan militer Perancis.

4 Agustus 1940

Pasukan Italia dibawah Jenderal Guglielmo Nasi menyerang Somaliland Britania selama Kampanye Afrika Timur.

5 Agustus 1940

Akibat cuaca buruk di Channel menyebabkan penundaan penyerangan ke Britania Raya.

13 Agustus 1940

Adler Tag atau “Hari Elang”. Goering memulai penyerangan dua minggu terhadap pangkalan udara Britania dengan persiapan untuk invasi. (Bagi sejumlah sejarawan Jerman, ini adalah awal “Pertempuran Britania”).

14 Agustus 1940

Ilmuwan Britania, Sir Henry Tizard, pergi ke Amerika Serikat dalam Misi Tizard, memberikan Amerika beberapa teknologi rahasia Britania termasuk magnetron, alat rahasia di jantung radar. Radar telah membantu pertahanan Britania.

Pertukaran kapal perusak/basis antara AS dan Britania berjalan.

15 Agustus 1940

raf british memainkan peran penting dalam duel udara dengan luftwaffe jerman
raf british memainkan peran penting dalam duel udara dengan luftwaffe jerman

Kemenangan RAF atas Luftwaffe berlanjut, pada sebuah pertempuran luas di sepanjang pantai Timur.

Tenggelamnya kapal Elli milik Yunani oleh kapal selam Italia tanggal 15 Agustus 1940 di pelabuhan Tinos.

16 Agustus 1940

Pertempuran Britania berlanjut. Jerman kehilangan 76 pesawatnya, sementara Britania 35 pesawat.

Draf pertama perdagangan kapal Perusak/Basis oleh AS dan Britania dijadikan umum.

17 Agustus 1940

Hitler mengumumkan blokade Kepulauan Britania.

18 Agustus 1940

Pertempuran hebat di Britania, 67 pesawat Jerman ditembak jatuh.

19 Agustus 1940

Pasukan Italia menduduki Berbera, ibukota Somaliland Britania, yang menyelesaikan penyerangan ke koloni Britania. Setelah mencaplok Somaliland Britania, Italia memulai sejumlah razia lintas-perbatasan kecil ke Sudan dan Kenya Britania.

20 Agustus 1940

Italia mengumumkan blokade terhadap pelabuhan Britania di wilayah Mediterania.

Pidato Churchill di Balai Umum: “Tidak pernah dimiliki sebanyak ini oleh sejumlah itu untuk beberapa.”

22 Agustus 1940

Jerman menyerang Dover dan wilayah pesisir terdekat dengan artileri jarak jauh.

24 Agustus 1940

Pesawat Jerman secara tidak sengaja mengebom London, dan memutuskan masa depan Pertempuran Britania.

25 Agustus 1940

Churchill memerintahkan pengeboman Berlin sebagai balasan pengeboman malam di London.

26 Agustus 1940

Kedua London dan Berlin dibom, Berlin untuk pertama kalinya.

30 Agustus 1940

Pengeboman England berlanjut; London dibom lagi sebagai balasan pengeboman Berlin; dan menjadi awal “Serangan London.”

31 Agustus 1940

Serangan Luftwaffe terhadap pangkalan udara Britania berlanjut, juga London.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada September 1940

1 September 1940

Kaum Yahudi Jerman diperintahkan mengenakan bintang kuning sebagai pengenalan.

2 September 1940

Perjanjian Kapal Perusak untuk Basis selesai. Britania mendapat 50 kapal perusak dengan balasan memberikan Amerika Serikat izin tanah di berbagai wilayah Britania untuk pendirian basis laut dan udara AS, dengan penyewaan gratis selama sembilan puluh sembilan tahun.

3 September 1940

Hitler menunda penyerangan ke Britania, karena Luftwaffe gagal menerobos pertahanan Britania. Kekhawatiran invasi berikutnya berlanjut, hal itu menghantui Britania.

6 September 1940

Raja Carol turun tahta setelah dijatuhkan anaknya Michael, sementara pengaturan pemerintahan diambil alih oleh Marsekal Antonescu.

7 September 1940

Dalam salah satu salah penghukuman besar perang, Luftwaffe memindahkan perhatiannya Ke London, jauh dari pangkalan udara RAF. Kesuksesan dicapai dengan sekitar 2.000 warga sipil tewas. Kota-kota Britania lainnya juga diserang.

10 September 1940

Operasi Sealion ditetapkan pada tanggal 24 September.

13 September 1940

Pasukan kolonial Italia di Libya dibawah Jenderal Rodolfo Graziani melintasi perbatasan mesir (dari Benteng Capuzzo, di dalam perbatasan Libya) dan menetapkan Kampanye Gurun Barat. Tujuannya adalah mengambil alih Terusan Suez. Lima divisi Italia menyerang sekitar 95 km menuju Sidi Barrani dan mendirikan berbagai kamp militer.

14 September 1940

Operasi Sealion ditunda hingga 27 September, hari terakhir pada bulan itu dengan suasana yang cocok untuk penyerangan.

15 September 1940

Penerbangan pengeboman Jerman besar-besaran di kota-kota England; kebanyakan dikendalikan. RAF mulai mengklaim kemenangan pada Pertempuran Britania.

16 September 1940

Peraturan Pelatihan dan Agen Terpilih 1940 memperkenalkan wajib militer masa damai pertama (kali ini untuk lelaki antara 21 dan 35 tahun) sepanjang sejarah Amerika Serikat.

Italia meraih kemenangan di perbatasan Libya/Mesir, pertama di Sollum, kemudian Sidi Barrani. Keduanya terletak enam puluh mil di dalam Mesir. Britania, menurut rencana, mundur 80 mil hingga ke sebuah desa kecil, Mersa Matruh. Kedua sisi menunggu selama beberapa bulan.

17 September 1940

Pesan berkode berisi bahwa Hitler telah menunda Operasi Sealion hingga pemberitahuan lebih lanjut.

20 September 1940

Partai Komunis Tiongkok melancarkan pertahanan besar-besaran terhadap Jepang.

22 September 1940

Konvoi kapal besar ditenggelamkan U-Boat di Atlantik.

Jepang mendirikan beberapa basis di Indo-Cina Perancis; administrator Perancis lokal menjadi otoritas cadangan.

23 September 1940

Pasukan Perancis dan Britania melakukan pendaratan di Dakar, Afrika Barat, angkatan laut Perancis Vichy menyerang secara tersebar selama dua hari, dan ekspedisi tersebut ditutup.

24 September 1940

Berlin mengalami serangan pengeboman besar oleh RAF.

Pesawat Perancis Vichy mengebom Gibraltar.

27 September 1940

Perjanjian Tripartite ditandatangani di Berlin oleh Jerman, Italia, dan Jepang, menjanjikan bantuan. Sebuah nama informal, “Axis”, ditetapkan.

28 September 1940

Hitler memerintahkan persiapan untuk penyerangan ke Rusia.

Vidkun Quisling menjadi kepala negara Norwegia.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Oktober 1940

1 Oktober 1940

Partai Komunis Tiongkok dan Partai Sosialis Cina berperang satu sama lain di selatan Cina, sementara itu pasukan Jepang memiliki basis di Changshaw.

2 Oktober 1940

Pengeboman London berlanjut sepanjang bulan.

3 Oktober 1940

Kaum Yahudi Warsawa dipindahkan ke perkampungan di Warsawa.

4 Oktober 1940

Adolf Hitler dan Benito Mussolini bertemu di Celah Brenner untuk membicarakan prospek dalam perang itu.

7 Oktober 1940

Jerman menyerang Rumania untuk menghalang Pasukan Rumania dan mendapat akses menuju banyak ladang minyak yang berharga.

9 Oktober 1940

Neville Chamberlain mengundurkan diri dari Balai Umum karena alasan kesehatan; Winston Churchill dipilih sebagai ketua Partai Konservatif.

12 Oktober 1940

Segala bentuk penyerangan Jerman ke Britania ditunda hingga Musim Semi 1941 paling awal.

13 Oktober 1940

Warga sipil Britania masih banyak yang dibunuh oleh bom Jerman melalui serangan yang dilakukan secara signifikan.

15 Oktober 1940

Clarence Addison Dykstra menjadi Direktur Agen Pilihan di Amerika Serikat.

Mussolini dan penasehat terdekatnya memutuskan untuk menyerang Yunani.

16 Oktober 1940

Pendaftaran draf dimulai di Amerika Serikat.

20 Oktober 1940

Pesawat Italia mengebom Kairo, Mesir.

21 Oktober 1940

Liverpool dibom untuk ke-200 kalinya.

23 Oktober 1940

Adolf Hitler bertemu dengan Franco di sebuah kota perbatasan Spanyol, sedikit selesai, dan sisanya semua keinginan Hitler untuk memaksa Perancis memasuki perang di sisi Axis.

25 Oktober 1940

Berlin dan Hamburg dibom secara besar-besaran.

28 Oktober 1940

Italia meng-ultimatum Yunani. Perdana Menteri Yunani Metaxas membalas: “Jadi ini perang”. Pasukan Italia melancarkan serangan ke Yunani dari Albania milik Italia, dan memulai Perang Yunani-Italia. Hitler marah atas keinginan sekutunya.

29 Oktober 1940

Konvoi kapal besar ditenggelamkan selama periode ini sementara jumlah U-Boat meningkat.

Penggambaran nomor pertama untuk pembuat draf Peraturan Agen Terpilih AS.

30 Oktober 1940

Presiden Roosevelt, di pertengahan kampanye pemilihan, berjanji tidak mengirim “anak kita” ke dalam perang.

31 Oktober 1940

Pemerintah Distrik Warsawa memindahkan semua kaum Yahudi di Warsawa ke penampungan.

 

Peristiwa Perang Dunia 2 pada November 1940

2 November 1940

Pesawat Italia mengebom Salonika, Yunani sebagai lanjutan penyerangan.

4 November 1940

Presiden Roosevelt menang pada putaran ketiga. Britania melihat peristiwa ini sebagai bantuan yang lebih dari AS.

Yunani memulai sebuah serangan balasan terhadap Italia di perbatasan Albania.

5 November 1940

HMS Jervis Bay, sebuah kapal jelajah, tenggelam pada tugas konvoi, tetapi kebanyakan konvoi berhasil kabur. Peristiwa tenggelamnya kapal tersebut menjadi sorotan media.

7 November 1940

Sudah jelas bahwa Irlandia akan menolak pemberian izin Britania Raya mengenai penggunaan pelabuhannya sebagai basis laut.

9 November 1940

Italia menyerang pasukan di Yunani yang sedang mundur.

11 November 1940

Angkatan laut Britania melancarkan serangan terhadap pasukan Italia di Taranto. Pengebom dari HMS Illustrious merusak tiga kapal perang, dua kapal jelajah dan berbagai kapal angkut. Peristiwa ini menjaga jalur angkutan Britania di Mediterania. Kesuksesan Britania itu dipelajari oleh militer Jepang dalam penyerangan ke Pearl Harbor.

12 November 1940

Molotov bertemu Hitler dan Ribbentrop di Berlin. Tata Dunia Baru sedang dalam diskusi. Molotov mengemukakan ketertarikan Soviet di Finlandia, Bulgaria, Rumania, Dardanelles dan Bosbor. Tetapi, Hitler berbicara di sepanjang jalur pengaruh internasional antara Rusia, Jerman, Italia dan Jepang.

13 November 1940

Molotov bertemu Hitler, yang kembali menanyakan persetujuan pendudukan Finlandia, tetapi Hitler menghentikan semua serangan untuk menumbuhkan pengaruh Soviet di Eropa. Ia melihat Britania mengalahkan dan memberikan India kepada Uni Soviet.

14 November 1940

Sebuah serangan besar malam di Coventry. Katedral Coventry dihancurkan dan pusat pertengahan kota diratakan.

15 November 1940

Uni Soviet diundang untuk bergabung dengan Pakta Tripartite, dan berbagi sisa Kerajaan Britania. Perkampungan Yahudi Warsawa dipindahkan dari seluruh kota.

16 November 1940

Churchill meminta beberapa tentara Britania di Afrika Utara dikirim ke Yunani, berlawanan dengan pemimpin militernya yang menyatakan bahwa mereka dibutuhkan dalam kampanye melawan Italia di Afrika Utara.

19 November 1940

Pasukan Italia di Yunani melanjutkan pemundurannya dan akan meninggalkan tanah Yunani dalam beberapa hari.

20 November 1940

Hungaria menandatangani Pakta Tripartite.

21 November 1940

Pemerintah terusir Belgia di Britania, mengumumkan perang terhadap Italia.

23 November 1940

Rumania menandatangani Pakta Tripartite.

24 November 1940

Republik Slovak menandatangani Pakta Tripartite.

26 November 1940

Uni Soviet memberi waktu untuk bergabung dengan Pakta Tripartite setelah berbagai teritorial berada di bawah Rusia.

29 November 1940

Sebuah serangan bom tengah malam besar-besaran di Liverpool.

30 November 1940

Sebuah serangan bom besar di Southampton di selatan England; kota itu diserang kembali pada malam berikutnya, kemudian Bristol yang kedua, dan Birmingham yang ketiga.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Desember 1940

1 Desember 1940

Serangan bom terjadi sepanjang bulan antara Jerman dan Britania. Pertama giliran Jerman, kemudian Britania.

Joseph P. Kennedy, Duta Besar AS untuk Britania Raya diminta mengundurkan diri oleh Presiden Roosevelt setelah ia memberikan wawancara suratkabar yang menyatakan bahwa “Demokrasi berakhir di England”.

5 Desember 1940

RAF mengebom Düsseldorf dan Turin.

8 Desember 1940

Franco memerintahkan masuknya Spanyol ke dalam perang; hasilnya Hitler dipaksa membatalkan serangan ke Gibraltar.

Pasukan Yunani terus membawa pasukan Italia mundur hingga Albania.

6-9 Desember 1940

Operasi Compass: Pasukan Gurun Barat Britania memulai pertahanan terhadap serangan Italia di Afrika Utara. Serangan awal dilancarkan kepada lima kamp Italia di celah selatan Sidi Barrani. Pasukan Italia mundur hingga Bardia, di perbatasan Libya/Mesir.

11 Desember 1940

Setelah meninggalkan tanah Yunani, pasukan Yunani menyerang Albania milik Italia selama Perang Yunani-Italia.

12 Desember 1940

Pada waktu itu hampir 39.000 tentara Italia ditangkap. Britania pindah ke Libya.

16 Desember 1940

Serangan malam pertama RAF di Mannheim, Jerman.

Britania ditugaskan di Sollum, untuk menduduki Benteng Capuzzo di Libya.

18 Desember 1940

Hitler mengirimkan rencana untuk Operasi Barbarossa, yaitu serangan Jerman terhadap Uni Soviet.

28 Desember 1940

Perang Yunani-Italia berlanjut semakin buruk pada Italia. Yunani yang menduduki seperempat Albania, Italia meminta arahan militer dari Jerman melawan Yunani.

29 Desember 1940

Serangan udara besar Jerman di London; Katedral St. Paul mengalami kerusakan.

Britania pindah ke Bardia, Libya.

 

Perang Dunia 2 di Tahun 1941

Peristiwa Penting Perang Dunia pada Januari 1941

1 Januari 1941

Setelah pengeboman London malam sebelumnya, diketahui bahwa Old Bailey, Guildhall, dan delapan gereja rancangan Christopher Wren hancur atau rusak parah.

RAF mengebom pabrik pesawat di Bremen, Jerman.

2-4 Januari 1941

Bardia, dibom oleh pengebom Britania dan kapal laut di lepas pantai.

Pengebom Jerman, mungkin, menbom Irlandia pada malam kedua berturut-turut.

4 Januari 1941

Operasi Compass: Tentara Australia dalam Pasukan Gurun Barat menduduki Bardia milik Italia, melintasi perbatasan Mesir. Sekutu menangkap 45.000 tentara Italia. Tobruk, target berikutnya, 70 mil jauhnya.

7 Januari 1941

Pertahanan Sekutu dekat Tobruk; bandar udara diambil alih.

10 Januari 1941

Lend-Lease diperkenalkan kepada Kongres AS.

Pesawat Jerman merusak kapal induk HMS Illustrious, yang berlayar ke Malta. Luftwaffe Jerman, telah mengambil alih udara di atas Mediterania. Serangan ini juga membuka pendudukan Malta dalam beberapa bulan berikutnya.

12 Januari 1941

Operasi Compass: Tentara Britania, Australia, dan Selandia Baru dalam Pasukan Gurun Barat bersiap-siap untuk penyerangan terhadap Tobruk milik Italia.

operasi compass - operasi gurun britania melawan italia
operasi compass – operasi gurun britania melawan italia (via wikipedia.com)

13 Januari 1941

Serangan malam besar-besaran Luftwaffe di Plymouth.

Pasukan Yunani terus menyerang tentara Italia, yang mundur hingga pelabuhan di Albanua dengan harapan dievakuasi.

15 Januari 1941

Persaingan antara Partai Nasionalis Cina dan Partai Komunis Tiongkok semakin jelas; sejumlah besar anggotanya dipaksa menyerah, dengan segan tentunya.

16 Januari 1941

Pasukan Britania memulai serangan pertamanya terhadap pertahanan musuh di Afrika Timur, di Ethiopia milik Italia, melalui Kenya.

Pengebom Jerman menghancurkan Valetta, Malta, dan HMS Illustrious diserang kembali.

17 Januari 1941

Pertempuran Koh Chang berakhir dengan kemenangan pasukan laut Vichy Perancis selama Perang Perancis-Thailand.

18 Januari 1941

Serangan udara di Malta meningkat secara fokus dan jumlah.

19 Januari 1941

Divisi India ke-4 dan ke-5 melanjutkan pertahanan musuh di Afrika Utara Britania, menyerang Eritrea milik Italia melalui Sudan.

Hitler dan Mussolini bertemu di Berchtesgaden; Hitler setuju untuk memberikan bantuan di Afrika Utara.

21 Januari 1941

Operasi Compass; Tentara Britania, Australia dan Selandia Baru dalam Pasukan Gurun Barat menyelesaikan pendudukan Tobruk milik Italia.

Kabar burung beredar menyatakan, bahwa “Pasukan Besi” fasis Rumania: mengeksekusi Yahudi di Bukares.

23 Januari 1941

HMS Illustrious, rusak parah, meninggalkan Malta untuk perbaikan di Alexandria.

Charles Lindbergh bersaksi sebelum Kongres AS dan menyarankan agar Amerika Serikat merancang sebuah pakta kenetralan dengan Adolf Hitler.

24 Januari 1941

Pasukan Britania di Kenya berlanjut ke pertahanan musuh Afrika Timur, menyerang Somaliland Italia.

31 Januari 1941

Britania menduduki Derna, Libya 100 mil barat Tobruk.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Februari 1941

1 Februari 1941

Laksamana Husband Kimmel ditunjuk sebagai Pimpinan Angkatan Laut AS di Pasifik.

3 Februari 1941

Jenderal Erwin Rommel ditunjuk sebagai pimpinan “Tentara Pasukan Jerman di Afrika”, kemuian disingkat secara resmi sebagai “Afrika Korps.”

Jerman memaksa Pierre Laval kembali bekerja di Vichy, Perancis.

7 Februari 1941

Operasi Compass: Setelah beberapa hari bertempur, Pasukan Gurun Barat menghancurkan Angkatan ke-10 Italia selama Pertempuran Beda Fomm. Britania menangkap 130.000 tentara Italia. Penyerahan resmi berlanjut, dan Benghazi, di utara Beda Fomm, jatuh ke tangan Sekutu.

8 Februari 1941

Dewan Perwakilan AS mengesahkan UU Lend-Lease.

9 Februari 1941

Mussolini diberitahu bahwa bantuan Jerman sedang dalam perjalanan ke Afrika Utara.

Pasukan Britania mencapai El Agheila, Libya, selatan Beda Fomm, dan setengah jalan ke Tripoli, ibukota Libya dimana pasukan Italia yang tersisa sedang menunggu.

Kapal perang Britania menyerang Genoa; pesawat Britania menyerang Leghorn.

Churchill meminta kembali kepada AS: “berikan kami bantuan.”

10 Februari 1941

Masa-masa kritis Malta: pada bulan Maret, diserang setiap hari.

11 Februari 1941

Jenderal Erwin Rommel tiba di Tripoli; tugasnya dengan “Afrika Korps” berjalan selama dua tahun.

Pasukan Britania memasuki Somaliland, sebuah koloni Italia di timur Afrika.

14 Februari 1941

Pasukan Jerman mulai mendarat di Afrika Utara dan berpindah ke timur menuju posisi tertentu seperti El Agheila, dimana Britania berhenti; Britania telah dilemahkan dengan perpindahan sejumlah tentara ke Yunani.

15 Februari 1941

Deportasi kaum Yahudi Austria ke perkampungan di Polandia dimulai.

19 Februari 1941

Mulainya “Serangan tiga malam” terhadap Swansea, South Wales. Selama pengeboman tiga hari ini, pusat kota Swansea hampir diratakan.

20 Februari 1941

Tentara Jerman dan Britania berperang satu sama lain untuk pertama kalinya di Afrika – di El Agheila di barat Libya.

21 Februari 1941

Pasukan Jerman bergerak melalui Bulgaria menuju front Yunani.

24 Februari 1941

Pertahanan U-Boat Jerman di Atlantik terus menuai sukses.

Laksamana Darlan ditunjuk sebagai pimpinan pemerintahan Vichy di Perancis.

25 Februari 1941

Kapal selam “Upright” Britania menenggelamkan kapal jelajah “Armando Diaz” Italia dalam salah satu pertempuran laut pada kampanye Afrika Utara.

Mogadishu, ibukota Somaliland Italia, diduduki oleh pasukan Britania selama Kampanye Afrika Timur.

28 Februari 1941

Pesawat RAF mengebom Asmara, Eritrea.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Maret 1941

1 Maret 1941

Bulgaria menandatangani Pakta Tripartite, yang kemudian bergabung dengan kekuasaan Axis. Ini menjanjikan pergerakan tentara Jerman lebih lanjut di negara itu menuju front Yunani.

Himmler memberikan perintah untuk perluasan kamp penjara Auschwitz, dijalankan oleh Komandan Rudolf Höss.

4 Maret 1941

Komando Britania untuk menyerang fasilitas minyak di Narvik di Norwegia.

Pasukan militer Britania di Libya dilemahkan setelah sejumlah tentaranya dikirim ke Yunani dalam pertempuran dengan tentara Jerman yang mendekat.

Pangeran Regent Paul dari Yugoslavia setuju untuk bergabung dengan pakta Axis.

7 Maret 1941

Tentara Britania pertama mendarat di Yunani, di Piraeus.

10 Maret 1941

Pengeboman London lainnya, Istana Buckingham terkena serangan tersebut.

Portsmouth mengalami kerusakan parah setelah pengeboman besar malam oleh Luftwaffe.

11 Maret 1941

Presiden Amerika Serikat Franklin Delano Roosevelt menandatangani Peraturan Sewa-Menyewa (sekarang disahkan oleh Kongres secara penuh) membolehkan Britania, Cina, dan bangsa sekutu lainnya membeli perlengkapan militer dan membayarnya setelah perang.

12 Maret 1941

Tank Panzer Jerman tiba di Afrika Utara dan menyediakan kekuatan untuk pertahanan Jerman pertamanya.

13 Maret 1941

Luftwaffe menyerang besar-besaran di Glasgow dan industri perkapalan di sepanjang Sungai Clyde.

17 Maret 1941

Konvoi besar tenggelam di tengah Atlantik.

19 Maret 1941

Pengeboman London terburuk, dengan kerusakan parah; Plymouth dan Bristol dibom kembali.

21 Maret 1941

Kabinet Yugoslavia mengundurkan diri dalam protes terhadap perjanjian Pangeran Paul dengan Nazi. Demonstrasi jalan terjadi, mengemukakan kebencian terhadap Jerman.

24 Maret 1941

Rommel menyerang dan menduduki kembali El Agheila, Libya dalam pertahanan pertamanya. Britania mundur dan dalam tiga minggu dimundurkan kembali ke Mesir.

27 Maret 1941

Pangeran Pewaris Peter menjadi Peter II dari Yugoslavia dan memerintah Yugoslavia setelah kudeta militer menjatuhkan pemerintahan pro-Jerman oleh Pangeran Regent.

Mata-mata Jepang Takeo Yoshikawa tiba di Honolulu, Hawaii dan mulai mempelajari armada Amerika Serikat di Pearl Harbor.

Pasukan Britania dari Sudan memenangi Pertempuran Keren di Eritrea.

Hitler meminta pemimpin militernya merencanakan penyerangan ke Yugoslavia. Hasil dari keputusan ini akan menjadi penundaan waktu untuk penyerangan ke Rusia.

Pertempuran Tanjung Matapan; angkatan laut Britania bertemu armada Italia di lepas pantai selatan Yunani. Pertempuran berlanjut hingga tanggal 29.

31 Maret 1941

Afrika Korps melanjutkan pertahanan Jerman di Afrika Utara; Mersa Brega, di utara El Agheila, diduduki.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada April 1941

1 April 1941

Britania kembali mundur hingga Libya setelah kekalahan di El Agheila. Rommel terkejut, kemudian ia memutuskan untuk melanjutkan pertahanannya.

Sepanjang bulan ini pengeboman di kota-kota Britania berlanjut, dan konvoi yang tenggelam juga berlanjut.

2 April 1941

Setelah menduduki Agedabia, Rommel memutuskan untuk menguasai seluruh Libya dan memindahkan tentaranya ke Benghazi. Semua Sirenaik (Libya) siap untuk pendudukan tersebut.

3 April 1941

Sebuah pemerintahan pro-Axis ditetapkan di Irak.

Bristol, England mengalami serangan udara besar lainnya.

Tentara Britania menduduki Asmara, ibukota Eritrea, dari pasukan Italia.

Rommel menduduki Benghazi, Libya; Tobruk menjadi ancaman selama tujuh bulan berikutnya.

4 April 1941

Rommel berada 200 mil timur El Agheila, menuju Tobruk dan Mesir.

Sebuah konvoi Atlantik mengalami kehilangan 50% selama kampanye U-Boat.

6 April 1941

Pasukan Jerman, Hungaria, dan Italia, bergerak melalui Rumania dan Hungaria, membuat penyerangan menuju Yugoslavia dan Yunani.

Angkatan Italia dimundurkan dari Addis Ababa, Ethiopia.

Sayap utara pasukan Rommel menduduki Derna, di pesisir Libya. Sayap selatan bergerak ke Mechili, dan mendudukinya pada tanggal 8.

7 April 1941

Luftwaffe memulai serangan dua hari di Belgrade, Yugoslavia; Hitler marah atas perlawanan Yugoslavia.

8 April 1941

Jerman menduduki Salonika, Yunani.

10 April 1941

Greenland diduduki Amerika Serikat. Dengan persetujuan “Denmark merdeka”, AS akan membangun basis laut dan udara sebagai pertahanan terhadap U-Boat.

Sementara diperangi, Kerajaan Yugoslavia dibagi oleh Jerman dan Italia Negara Kroasia Merdeka (Nezavisna Država Hrvatska, NDH) dibentuk dibawah Ante Pavelić dan Ustaša.

Jerman mengepung pelabuhan Tobruk, Libya, membuka pertempuran; beberapa pasukan Rommel bergerak ke timur untuk menduduki Benteng Capuzzo dan Sollum, di perbatasan dengan Mesir.

11 April 1941

AS memulai patroli laut di Atlantik, meskipun masih menjadi bangsa “netral”.

Serangan besar Luftwaffe di Coventry dan Birmingham.

12 April 1941

Belgrade, Yugoslavia menyerah.

13 April 1941

Malta dibom kembali; berlanjut menjadi kemudahan pergerakan persediaan Jerman di Mediterania.

Jepang dan Uni Soviet menandatangani sebuah perjanjian kenetralan.

14 April 1941

Rommel menyerbu Tobruk, tetapi dipaksa mundur. Serbuan lainnya, juga gagal, terjadi tanggal 16 dan 30.

15 April 1941

Kapal penghancur Britania menyerang sebuah konvoi Afrika Korps dan menenggelamkan kelima angkutan dan tiga kapal penghancur Italia.

16 April 1941

Sebuah serangan besar Luftwaffe di Belfast, Irlandia Utara.

luftwaffe jerman momok sekutu di perang dunia 2
luftwaffe jerman momok sekutu di perang dunia 2 (via bbc.com)

Jerman melanjutkan serangan ke Yugoslavia; mereka mengalahkan pasukan Yunani di Albania, yang telah sukses melawan Italia bulan Januari.

17 April 1941

Yugoslavia tunduk. Sebuah pemerintahan terusir dibentuk di London. Raja Peter kabur ke Yunani.

18 April 1941

Amedeo, Bangsawan Aosta, Pemimpin Afrika Timur Italia menyerahkan pasukannya di Amba Alagi. Sebuah perang gerilya berlanjut hingga italia menyerah pada September 1943.

Perdana Menteri Yunani Korizis bunuh diri: Britania merencanakan evakuasi besar terhadap Yunani.

19 April 1941

London mengalami serangan udara terbesar selama perang, St. Paul rusak ringan tetapi masih ditutup; gereja Wren lainnya rusak parah atau hancur.

21 April 1941

Sebanyak 223.000 tentara Yunani menyerah.

22 April 1941

Britania, kedua militer, dan sipil, mulai mengevakuasi Yunani.

23 April 1941

Pemerintah Yunani dipindahkan ke Kreta, dimana Churchill bertekad untuk mempertahankannya.

24 April 1941

Pasukan Britania dan Australia dipindahkan dari Yunani ke Kreta dan Mesir.

Plymouth mengalami pengeboman besar malam ketiga oleh Luftwaffe.

25 April 1941

Rommel memenangkan pertempuran penting di Celah Halfaya, dekat perbatasan Mesir.

26 April 1941

Rommel menyerang jalur pertahanan Gazala dan menyeberang ke Mesir; Tobruk terus dipertahankan bagaimanapun.

27 April 1941

Athena diduduki tentara Jerman. Yunani tunduk.

Pesawat tempur Hurricane dikirim sebagai bantuan penting untuk Malta.

30 April 1941

Rommel diminta menghentikan serangan terhadap Tobruk setelah kegagalan lainnya.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Mei 1941

1 Mei 1941

Pasukan Britania di Irak diserang oleh pejuang Irak.

Pengeboman tujuh malam di Liverpool dimulai, menyebabkan kerusakan yang meluas.

3 Mei 1941

Belfast, Irlandia Utara, mengalami pengeboman besar lainnya.

Angkatan Italia dan Britania bertempur di Ethiopia.

8 Mei 1941

Konvoi kapal yang tenggelam di Atlantik berlanjut; tetapi, sebuah U-Boat (U-110) ditangkap oleh angkatan laut Britania dan mesin “Enigma” lainnya telah ditemukan dan disimpan. Ini akan membantu kemenangan dalam pertempuran Atlantik.

9 Mei 1941

Britania Raya mengambil alih Irak dan diperkenalkan dengan tibanya Divisi India ke-21 di Basra.

Sebuah perjanjian damai Jepang ditandatangani di Tokyo dan mengakhiri Perang Perancis-Thailand.

10 Mei 1941

Rudolf Hess ditangkap di Skotlandia setelah menjatuhkan pesawatnya; misi rancangan sendiri untuk membuat perdamaian dengan Britania Raya.

Balai Umum Britania Raya dirusak oleh Luftwaffe dalam sebuah serangan udara. Target lainnya adalah Hull, Liverpool, Belfast, dan wilayah perakitan kapal di Sungai Clyde di Skotlandia. Ini dekat dengan akhir Blitz, karena Jerman memindahkan fokusnya ke Rusia dan Timur.

12 Mei 1941

RAF mengebom sejumlah kota Jerman, termasuk Hamburg, Emden, dan Berlin.

15 Mei 1941

Kamp Layanan Umum Sipil pertama dibuka untuk penentang wajib militer di Amerika Serikat.

16 Mei 1941

Rommel mematahkan serangan balasan, “Brevity”, di Celah Halfaya. Kedua sisi berbagi pendudukan Benteng Capuzzo dan Celah Halfaya.

20 Mei 1941

Penerjun Jerman mendarat di Kreta; pertempuran Kreta berjalan selama tujuh hari.

21 Mei 1941

Kapal “Robin Moor” AS ditenggelamkan sebuah U-Boat. Insiden ini menggemparkan negara itu, dan Presiden Roosevelt segera mengumumkan “keadaan darurat nasional tak terbatas.”

Sisa pasukan Italia di Ethiopia menyerah.

24 Mei 1941

Kapal perang jelajah HMS Hood Britania ditenggelamkan oleh salvo sempurna dari kapal perang Jerman Bismarck di Atlantik Utara.

Pemerintah Yunani meninggalkan Kreta ke Kairo.

26 Mei 1941

Di Atlantik Utara, pesawat Fairey Swordfish dari kapal induk HMS Ark Royal melumpuhkan Bismarck dalam serangan torpedo.

27 Mei 1941

Kapal perang Jerman Bismarck tenggelam di Atlantik Utara, setelah usaha mengelak, dan rusaknya sistem pengemudi yang menjadikan kapal itu melakukan berbagai pergerakan memutar.

28 Mei 1941

Pasukan Britania dan Commonwealth mulai mengevakuasi Kreta.

Operasi “Brevity” gagal.

31 Mei 1941

Pengeboman Luftwaffe terhadap Irlandia “netral”; beberapa kematian sipil.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Juni 1941

1 Juni 1941

Pasukan Commonwealth menyelesaikan penarikan diri dari Kreta.

Pembagian pakaian dimulai di Britania Raya.

4 Juni 1941

Kaiser Wilhelm, yang pernah memimpin Jerman dan pencetus Perang Dunia I, meninggal di Belanda.

Britania menggempur Irak, pemerintahan anti-Britania dijatuhkan.

6 Juni 1941

Pesawat tempur Britania lainnya dikirim ke Malta; serangan Luftwaffe terus berlanjut.

8 Juni 1941

Syria dan Lebanon milik Vichy Perancis diserang oleh pasukan Australia, Britania, Perancis Merdeka, dan India.

9 Juni 1941

Finlandia membuat mobilisasi dan membentuk sejumlah unit di bawah komando Jerman.

14 Juni 1941

Semua aset Jerman dan Italia di Amerika Serikat dibekukan.

15 Juni 1941

Operasi Battleaxe Britania terjadi dan gagal menghidupkan kembali Pengepungan Tobruk. Britania dikalahkan di Celah Halfaya yang disebut “celah serangan”.

16 Juni 1941

Semua konsulat Jerman dan Italia di Amerika Serikat ditutup dan stafnya meninggalkan negara itu tanggal 10 Juli.

22 Juni 1941

Jerman menyerang Uni Soviet dengan Operasi Barbarossa, sebuah operasi yang ditujukan di Leningrad, Moskow, dan ladang minyak selatan Crimea.

Jenderal Britania di Libya/Mesir Wavell digantikan oleh Jenderal Auchinleck.

Pemberontakan Juni terhadap Uni Soviet di Lithuania.

26 Juni 1941

Hungaria dan Slowakia mengumumkan perang terhadap Uni Soviet.

Rusia mengebom Helsinki. Finlandia mengumumkan keadaan negara dalam perang antara Finlandia dan Uni Soviet. Perang lanjutan dimulai.

28 Juni 1941

Albania mengumumkan perang terhadap Uni Soviet.

Pengepungan Jerman besar terhadap 300.000 tentara Rusia dekat Minsk dan Bialystok.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Juli 1941

1 Juli 1941

Jenderal Auchinleck menggantikan Jenderal Wavell di Afrika Utara.

Semua lelaki Amerika di atas 21 tahun dibutuhkan untuk mengesahkan draf tersebut.

Tentara Jerman menduduki ibukota Latvia, Riga, dalam perjalanan menuju Leningrad.

3 Juli 1941

Stalin mengumumkan “kebijakan membumihanguskan”.

joseph stalin pemimpin besar uni soviet di masa perang dunia 2
joseph stalin pemimpin besar uni soviet di masa perang dunia 2 (via yesterday.uktv.co.uk)

4 Juli 1941

Pembantaian massal terhadap ilmuwan dan penulis Polandia, dilakukan oleh tentara Jerman dalam pendudukan kota Lwów di Polandia.

Perang di Ethiopia berakhir setelah pasukan Italia menyerah.

5 Juli 1941

Pemerintah Britania mempertimbangkan kemungkinan perdamaian yang dinegosiasi.

Pesawat torpedo Britania menenggelamkan sebuah kapal penghancur Italia di Tobruk; pada tanggal 20, dua kapal lainnya tenggelam.

5 Juli 1941

Tentara jerman mencapai Sungai Dnieper.

7 Juli 1941

Islandia diduduki oleh Amerika Serikat, tujuannya untuk menjaga jalur perkapalan.

8 Juli 1941

Yugoslavia, sebuah negara yang dibentuk oleh perjanjian Versailles, diruntuhkan oleh pemerintahan Axis.

Angkatan Jerman mengepung Leningrad dari segala penjuru Rusia.

Britania dan USSR menandatangani sebuah perjanjian pertahanan, berjanji untuk tidak menyetujui bentuk perjanjian perdamaian apapun dengan Jerman.

9 Juli 1941

Vitebsk diduduki; ini membuka pertempuran Smolensk, sebuah pusat komunikasi terpenting, dianggap oleh komando tertinggi Jerman sebagai “gerbang menuju Moskow.”

10 Juli 1941

Panzer Guderian mencaplok Minsk; serangan Jerman mencapai Ukraina.

12 Juli 1941

Vichy Perancis menyerah di Syria.

Perjanjian kerjasama ditandatangani antara Britania Raya dan USSR.

13 Juli 1941

Montenegro memulai pemberontakan terkenal pertama di Eropa melawai Kekuasaan Axis.

15 Juli 1941

Rusia memulai serangan balasan dekat Leningrad.

Basis laut Argentina didirikan di Newfoundland; ini akan memberikan stasiun pemindahan terpenting bagi Sekutu selama beberapa tahun.

16 Juli 1941

Panzer Jerman dibawah Guderian mencapai Smolensk, menambah ancaman ke Moskow.

17 Juli 1941

Serangan udara di Malta berlanjut.

19 Juli 1941

“Tanda-V”, ditampilkan oleh Churchill, secara tidak resmi dipakai sebagai sinyal Sekutu, bersama dengan motif Simfoni Kelima Beethoven.

21 Juli 1941

Luftwaffe menyerang besar-besaran di Moskow.

26 Juli 1941

Sebagai respon terhadap pendudukan Jepang di Indo-Cina Perancis, Presiden AS Franklin D. Roosevelt memerintahkan pembekuan semua aset Jepang di Amerika Serikat.

28 Juli 1941

Tentara Jepang menduduki Indo-Cina Perancis. Pemerintah kolonial Vichy Perancis dibolehkan Jepang melanjutkan memimpin Vietnam. Penekanan Perancis berlanjut. Vichy Perancis juga setuju untuk pendudukan oleh Jepang terhadap basis mereka di Indonesia.

Tekanan Jerman terhadap Smolensk, Rusia dan menetapkan kehadiran mereka di negara Baltik; Yahudi asli dibantai.

31 Juli 1941

Lewis B. Hershey mengangkat Clarence Dykstra sebagai Direktur Sistem Agen Terpilih di Amerika Serikat.

Di bawah arahan Adolf Hitler, petinggi Nazi Hermann Göring, memerintahkan jenderal SS Reinhard Heydrich untuk “mengirimkannya secepatnya sebuah rencana pengukuran material dan keuangan administrasi untuk menemukan solusi akhir dari pertanyaan Yahudi.”

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Agustus 1941

1 Agustus 1941

AS mengumumkan embargo minyak terhadap “agresor”.

5 Agustus 1941

Angkatan Jerman menjebak tentara Rusia di Smolensk dan menawan 300.000 tentara; Orel diduduki.

6 Agustus 1941

Jerman menduduki Smolensk.

Pemerintah Amerika dan Britania memperingatkan Jepang untuk tidak menjajah Thailand.

9 Agustus 1941

Franklin D. Roosevelt dan Winston Churchill bertemu di NS Argentia, Newfoundland. Piagam Atlantik dibuat, ditandatangani, dan dirilis ke media global.

11 Agustus 1941

Malta dihidupkan kembali oleh sebuah konvoi.

Chungking, ibukota nominal Partai Nasionalis Cina terletak di hulu Sungai Yangtze, mengalami pengeboman besar selama beberapa hari.

12 Agustus 1941

Hitler, melawan saran dari jenderalnya, menarik sejumlah pasukan dari front Moskow ke Leningrad dan pertahanan Crimea.

18 Agustus 1941

Adolf Hitler memerintahkan penghalangan sementara, karena keterbelakangan mental eutanasia sistematis Nazi Jerman dan terjebak selama protes. Tetapi, lulusan operasi Aksi T4 dikirim ke kamp konsentrasi, dimana mereka melanjutkan urusan mereka.

22 Agustus 1941

Pasukan Jerman dekat dengan Leningrad; warga sipil terus menyempurnakan pertahanan.

25 Agustus 1941

Tentara Britania dan Soviet menyerang Persia (Iran) untuk menyelamatkan ladang minyak Abadan dan jalur kereta dan rute penting ke Rusia untuk pengiriman material perang.

27 Agustus 1941

U-Boat lainnya dipaksa keluar dari permukaan di Irlandia dan mesin Enigma diambil.

31 Agustus 1941

Tanda awal muncul bahwa “pengepungan” ke Leningrad dimulai.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada September 1941

1 September 1941

Dengan arahan pasukan Finlandia di utara, Leningrad berhasil dilumpuhkan.

Sebuah Pemerintahan pro-Jerman dari Partai Pembebasan Nasional dibentuk di Serbia di bawah Milan Nedić. Secara informal dikenal sebagai Serbia Nedić.

4 September 1941

USS Greer menjadi kapal perang pertama Amerika Serikat yang ditenggelamkan oleh U-Boat Jerman selama perang, meskipun Amerika Serikat merupakan kekuatan netral. Keadaan semakin tegang antara kedua negara sebagai akibat. AS mulai mengirim konvoi antara Belahan Barat dan Eropa.

5 September 1941

Jerman menduduki Estonia.

7 September 1941

Berlin dibom oleh pengebom RAF.

8 September 1941

Pengepungan Leningrad dimulai-sebuah tanggal yang bermasalah untuk memulai penjadwalan “900 hari.” Pasukan Jerman memulai pengepungan terhadap kota terbesar kedua Uni Soviet, Leningrad, Stalin meminta Volga Deutsche dideportasi ke Siberia.

10 September 1941

Jerman mengepung Kiev seluruhnya.

Pidato kontroversial oleh Charles Lindbergh dengan nada anti-Semit.

11 September 1941

Franklin D. Roosevelt memerintahkan Angkatan Laut Amerika Serikat menembak langsung apabila kapal atau konvoi apapun terancam.

15 September 1941

“Pemerintah-sendiri” Estonia, dipimpin Hjalmar Mäe, ditunjuk oleh administrasi militer Jerman.

16 September 1941

Reza Pahlavi, Syah Iran dipaksa mengundurkan diri oleh anaknya Mohammad Reza Pahlavi dari Iran di bawah tekanan dari Britania Raya dan Uni Soviet.

19 September 1941

Jerman menduduki Kiev. Rusia mengalami berbagai kegagalan dalam mempertahankan kota penting ini di selatan Rusia.

25 September 1941

Angkatan Jerman mengisolasi Crimea dan siap menguras daerah kaya minyak ini.

28 September 1941

Tentara SS Jerman membunuh lebih dari 30.000 Yahudi di Babi Yar, di luar Kiev, Ukraina.

Pimpinan Angkatan Laut AS memerintahkan perang mati-matian terhadap perkapalan Axis di perairan Amerika.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Oktober 1941

2 Oktober 1941

Operasi Typhoon – Pasukan “Tengah” Jerman memulai pertahanan habis-habisan terhadap Moskow. Pemimpin pertahanan ibukota adalah Jenderal Georgi Zhukov, menjadi Pahlawan Rusia untuk jasanya melawan Jepang di Timur dan juga di Leningrad.

3 Oktober 1941

Mahatma Gandhi meminta pengikutnya memulai pemberontakan pasif terhadap pemerintahan Britania di India.

gandhi menyatakan perlawanan pasif terhadap britania
gandhi menyatakan perlawanan pasif terhadap britania (via pinterest.com)

7 Oktober 1941

Pengeboman malam besar RAF di Berlin, Ruhr, dan Cologne, tetapi dengan kekalahan yang banyak juga.

8 Oktober 1941

Atas penyerbuannya di selatan Uni Soviet, Jerman mencapai Laut Azov dengan pendudukan Mariupol. Tetapi, terdapat tanda bahwa penyerangan dibatalkan karena cuaca berhujan membuat jalan berlumpur bagi kedua tank dan pasukan.

10 Oktober 1941

Angkatan Jerman mengepung sekitar 660.000 tentar Rusiadekat Vyasma (timur Smolensk); beberapa orang memperkirakan akhir perang.

12 Oktober 1941

HMS Ark Royal mengirim satu skuadron pesawat tempur Hurricane ke Malta.

13 Oktober 1941

Jerman melakukan penyerbuan ke Moskow setelah tanah berlumpur mengeras.

14 Oktober 1941

Temperatur jatuh di front Moskow; salju lebat mengikuti dan menghambat tank Jerman.

15 Oktober 1941

Jerman bergerak ke Moskow

16 Oktober 1941

Pemerintah Uni Soviet mulai bergerak ke timur menuju Kuibyshev, sebuah kota di Volga, tetapi Stalin tetap di Moskow. Warga Moskow membuat jebakan tank dan pertahanan lainnya untuk pengepungan yang akan datang.

17 Oktober 1941

Kapal penghancur USS Kearney diserang dan terdampar dekat Islandia, menewaskan sebelas pelaut, ini merupakan kematian militer Amerika pertama sepanjang perang.

18 Oktober 1941

Bantuan tentara Rusia tiba di Moskow dari Siberia; Stalin menjamin bahwa Jepang tidak akan menyerang USSR dari Timur.

Jenderal Hideki Tojo menjadi Perdana Menteri Jepang ke-40.

19 Oktober 1941

“Keadaan pengepungan” resmi diumumkan di Moskow; kota itu berada dibawah UU Keadaan Perang.

20 Oktober 1941

Letkol Fritz Hotz, komandan Jerman di Nantes, dibunuh oleh Pemberontak; 50 sandera ditembak mati. Insiden ini akan menjadi bentuk kebijakan pendudukan masa depan.

21 Oktober 1941

Tentara Selandia Baru mendarat di Mesir dan menduduki Benteng Capuzzo.

Negosiasi di Washington antara AS dan Jepang mengarah kepada kegagalan.

22 Oktober 1941

Rostov-on-Don, sebuah hub penting bagi front Selatan, diduduki oleh Jerman.

23 Oktober 1941

Pertempuran besar gurun di Libya, Rommel menyerukan “Operasi Crusader” dekat Tobruk.

24 Oktober 1941

Kharkhov, Rusia, sebuah pusat pertambangan dan industri terpenting, jaruh kepada pasukan “Selatan” Jerman.

26 Oktober 1941

Tentara Italia terakhir menyerah di Ethiopia.

27 Oktober 1941

Pasukan “Selatan” Jerman mencapai Sevastopol di Crimea, tetapi tank pasukan “Utara” melambat atau berhenti karena lumpur. Tank terdepan berada di luar Moskow.

30 Oktober 1941

Franklin Delano Roosevelt menyetujui anggaran US$1 miliar sebagai bantuan Lend-Lease bagi Uni Soviet.

31 Oktober 1941

Kapal perusak USS Reuben james ditenggelamkan oleh sebuah U-Boat Jerman dekat Islandia, dan menewaskan lebih dari 100 pelaut Angkatan Laut Amerika Serikat. Hal itu menjadi berita utama karena merupakan kegagalan pertama “kapal perang netral” Amerika.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada November 1941

2 November 1941

Konflik politik di Yugoslavia setelah pihak berhaluan radikal di bawah Tito (Josip Broz) bersaing dengan pihak konservatif Serbia di bawah Draja Mihaelovch.

3 November 1941

Jerman menduduki Kursk.

6 November 1941

Pemimpin Soviet Joseph Stalin membentuk lagi Uni Soviet untuk kedua kalinya selama pemerintahan tiga dasawarsanya (pertama kali tanggal 2 Juli). Ia menyatakan bahwa meskipun 350.000 tentara tewas dalam serangan Jerman sejauh ini, pihak Jerman sendiri kehilangan 4.5 juta tentara (sengaja dilebih-lebihkan) dan kemenangan Soviet sudah dekat.

7 November 1941

Pengeboman malam besar RAF di Berlin, Ruhr, dan Cologne, tetapi dengan kekalahan besar.

12 November 1941

Pertempuran Moskow – Temperatur di sekitar Moskow jatuh hingga minus 12°C dan Uni Soviet mengirim tentara ski untuk pertama kalinya melawan pasukan Jerman yang kedinginan dekat kota.

HMS Ark Royal mengirim satu skuadron pesawat tempur Hurricane ke Malta.

13 November 1941

Jerman memulai pertahanan baru terhadap Moskow setelah tanah berlumpur mengeras kembali.

Kapal pengangkut pesawat HMS Ark Royal diserang oleh U-Boat U-81.

14 November 1941

HMS Ark Royal oleng dan tenggelam, setelah diserang U-81.

15 November 1941

Jerman melaju ke Moskow.

17 November 1941

Joseph Grew, duta besar Amerika Serikat untuk Jepang, mengutip Departemen Luar Negeri bahwa Jepang memiliki rencana untuk melancarkan serangan terhadap Pearl Harbor, Hawaii (pernyataan itu tidak ditanggapi AS).

18 November 1941

Operasi Crusader: Tentara Britania memasuki Libya dan menghidupkan kembali Pengepungan Tobruk.

19 November 1941

Kapal jelajah ringan HMAS Sydney dan kapal jelajah pembantu Kormoran tenggelam di pesisir pantai Australia Barat.

21 November 1941

Tentara Italia terus menyerah di Ethiopia; penyerahan berakhir pukul 11:26.

22 November 1941

Rostov-on-Don, sebuah hub penting bagi front selatan diduduki Jerman.

Britania mengirimkan ultimatum kepada Finlandia untuk mengakhiri perang dengan Rusia atau diperangi oleh Sekutu.

Rommel memulai pertahanan balasan, menduduki kembali Sidi Rezegh (selatan Tobruk) yang pernah diduduki Britania beberapa hari sebelumnya. Kebanyakan tank Britania hancur.

23 November 1941

Serangan Rommel berlanjut di sekitar Sidi Rezegh; kegagalan Britania terus meningkat.

24 November 1941

Amerika Serikat menyetujui Lend-Lease kepada Perancis Merdeka.

Rommel memulai penyerbuan 15 mil mendadak ke Mesir; ia tidak menemui pihak apapun.

26 November 1941

Jepang menyerang armada 33 kapal perang dan kapal bantuan, termasuk enam kapal pengangkut pesawat yang berlayar dari utara Jepang ke Kepulauan Hawaii; Ultimatum hull note dikirim kepada Jepang oleh Amerika Serikat.

Setelah penyerbuannya ke Mesie, Rommel mundur ke Bardia untuk mengisi bahan bakar; selama pemunduran ini Tobruk dihidupkan sementara ketika Angkatan ke-8 Britania bertemu dengan yang dikepung.

27 November 1941

Pertempuran Moskow – Panzer Jerman berada di luar Moskow.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Desember 1941

1 Desember 1941

Malta “merayakan” pengeboman ke-1000.

2 Desember 1941

Perdana Menteri Tojo menolak “ajakan damai” dari AS.

3 Desember 1941

Wajib militer di Britania Raya sekarang meliputi lelaki antara 18 dan 50 tahun. Wanita tidak akan dipilih sejak mereka melayani pemadam kebakaran dan grup bantuan.

4 Desember 1941

Pasukan darat dan laut Jepang terus bergerak ke Pearl Harbor dan Asia Tenggara.

5 Desember 1941

Jerman memundurkan serangan ke Moskow, sekarang 11 mil jauhnya; Rusia balas menyerang selama badai salju.

Britania Raya mengumumkan perang terhadap Finlandia, Hungaria dan Rumania.

7 Desember 1941

Jepang melancarkan serangan udara terhadap Pearl harbor, Guam dan Pulau Wake. Jepang menyerang Siam (Thailand) dan Malaya; Jepang mengumumkan perang melawan Amerika Serikat dan Britania Raya. Serangan udara juga terjadi di Hongkong, Singapura, Filipina, dan Shanghai. Kanada menyatakan perang melawan Jepang (Perdana Menteri King menyatakannya pada malam tanggal 7, parlemen Kanada membenarkan deklarasi tersebut pada pagi berikutnya.)

“Dekret Malam dan Kabut” Jerman yang berarti pembersihan anti-Nazi di Eropa Barat.

8 Desember 1941

Jepang menyerang Malaya; Amerika Serikat dan Britania Raya menyatakan perang terhadap Jepang; Belanda menyatakan perang terhadap Jepang.

Pasukan Jepang menduduki Kepulauan Gilbert (termasuk Tarawa). Pangkalan Clark di Filipina dibom, dan banyak pesawat Amerika yang hancur.

9 Desember 1941

Cina secara resmi menyatakan perang terhadap Jepang.

10 Desember 1941

Kapal perang HMS Repulse dan HMS Prince of Wales Britania ditenggelamkan oleh serangan udara Jepang.

11 Desember 1941

Jerman dan Italia menumumkan perang terhadap Amerika Serikat. Pasukan AS menggagalkan pendaratan Jepang di Pulau Wake.

Jepang menyerang Burma.

12 Desember 1941

Pendaratan Jepang di Kepulauan Filipina Selatan – Samar, Jolo, Mindanao.

Amerika Serikat dan Britania Raya mengumumkan perang terhadap Rumania dan Bulgaria setelah mereka menyatakan hal yang sama terhadap Amerika Serikat dan Britania Raya; India mengumumkan perang terhadap Jepang, Amerika Serikat menghadang kapal Perancis Normandie.

13 Desember 1941

Hungaria mengumumkan perang terhadap Amerika Serikat dan Britania Raya; Amerika Serikat dan Britania Raya mengumumkan hal yang sama terhadap Hungaria.

Jepang di bawah Jenderal Yamashita melanjutkan penyerangannya ke Malaya. Di bawah Jenderal Homma pasukan Jepang ditetapkan di utara Filipina. Hongkong terancam.

14 Desember 1941

Kapal jelajah Britania HMS Galatea ditenggelamkan U-557 di lepas pantai Alexandria, memulai sejumlah penyerangan laut kepada Sekutu.

15 Desember 1941

“Torpedo manusia” Italia menenggelamkan dua kapal perang Britania, HMS Queen Elizabeth dan HMS Valiant di pelabuhan Alexandria.

Tentara Sekutu memundurkan Rommel hingga ke jalur Gazala.

16 Desember 1941

Rommel memerintahkan penarikan tentara hingga El Agheila, dimana ia telah mulai sejak Maret. Ia menunggu bantuan tentara dan tank.

Jepang menyerang Borneo.

Pertahanan Jerman di sekitar Moskow berada dalam halangan penuh.

17 Desember 1941

Pertempuran Sevastopol dimulai.

18 Desember 1941

Tentara Jepang mendarat di Pulau Hongkong.

19 Desember 1941

Hitler menjadi Panglima Tertinggi Angkatan Jerman.

20 Desember 1941

Pertempuran Pulau Wake berlanjut dengan beberapa kapal Jepang tenggelam atau rusak.

“Pertemuan Arcadia”: Churchill menjadi tamu di Gedung Putih. Strategi untuk pertempuran dalam Perang disetujui.

21 Desember 1941

Kematian karena pengepungan Leningrad berlanjut; ribuan orang tewas karena kelaparan dan berbagai penyakit. Diperkirakan 3.000 orang sekarat setiap hari.

22 Desember 1941

Jepang mendarat di Teluk Lingayan, di bagian utara Luzon di Filipina.

23 Desember 1941

Usaha pendaratan kedua Jepang di Pulau Wake berhasil, dan Amerika menyerah setelah berjam-jam bertempur.

Jenderal MacArthur mengumumkan Manila sebagai “Kota Terbuka.”

Pasukan Jepang mendarat di Sarawak (Borneo).

Pasukan Amerika mundur hingga Semenanjung Bataan.

24 Desember 1941

Jepang mengebom Rangoon.

25 Desember 1941

Pada Hari Natal, Hongkong menyerah.

Sekutu menduduki kembali Benghazi.

Pasukan amfibi Rusia mendarat di Kerch, Crimea; pendudukan mereka hanya bertahan hingga April.

27 Desember 1941

Komando Britania menyerang pelabuhan Vaagso di Norwegia, menyebabkan Hitler mendirikan kembali pertahanannya.

28 Desember 1941

Penerjun payung Jepang mendarat di Sumatera.

30 Desember 1941

“Kapal Kebebasan” pertama, SS Patrick Henry diluncurkan. Kapal Kebebasan akan menjadi sistem penyediaan terbesar bagi Sekutu.

 

Perang Dunia 2 di Tahun 1942

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Januari 1942

1 Januari 1942

“Perserikatan Bangsa-Bangsa” diresmikan: 26 negara Sekutu menandatangani Deklarasi Bersama terhadap Axis. nama “Perserikatan Bangsa-Bangsa” digunakan secara resmi untuk menggambarkan perjanjian Sekutu.

2 Januari 1942

Manila diduduki pasukan Jepang. Mereka juga mengambil alih pangkalan laut Cavite, dan tentara Amerika dan Filipina terus mundur hingga Bataan.

5 Januari 1942

Mulainya pertahanan besar Rusia di bawah Jenderal Zhukov.

6 Januari 1942

Serangan Britania berlanjut hingga El Agheila, di ujung barat Libya.

Dalam pidato Persatuan Negara, Presiden Roosevelt menjanjikan bantuan lebih untuk Britania, termasuk pesawat dan tentara.

7 Januari 1942

Pengepungan Semenanjung Bataan dimulai.

Serangan udara besar di Malta; diperkirakan bahwa tonase bom yang dijatuhkan di pulau itu dua kali lebih besar dari yang dijatuhkan di London.

9 Januari 1942

Serangan Jepang di Borneo mendapat perlawanan kecil.

11 Januari 1942

Tentara Jepang menduduki Kuala Lumpur, Malaya; Jepang mengumumkan perang kepada Belanda dan menyerang Hindia Timur Belanda.

12 Januari 1942

Jepang menyerang Indonesia, mendarat di pulau Sulawesi.

13 Januari 1942

Angkatan Rusia menduduki Kirov dan Medya, sementara pertahanan balasan berlanjut.

Pertahanan U-Boat Jerman lebih dekat dengan pesisir AS.

19 Januari 1942

Pasukan Jepang menawan banyak tentara Britania di utara Singapura.

20 Januari 1942

Nazi di konferensi Wannsee di berlin memutuskan bahwa “solusi akhir bagi masalah Yahudi” adalah relokasi, dan pembantaian.

Jepang mengebom Singapura sementara tentara mereka mendekati kota.

21 Januari 1942

Rommel memulai pertahanan balasan yang mengejutkan di El Agheila, tentaranya, dengan bantuan dan tank baru, menduduki Agedabia, kemudian bergerak ke utara menuju Beda Fomm.

23 Januari 1942

Pertempuran Rabaul, Guinea Baru dimulai.

24 Januari 1942

Tentara Amerika mendarat di Samoa, sebagai bagian dari strategi penghentian serangan Jepang di Pasifik.

25 Januari 1942

Thailand mengumumkan perang terhadap Amerika Serikat dan Britania Raya; tentara Jepang menyerang Kepulauan Solomon.

26 Januari 1942

Pasukan Amerika pertama tiba di Eropa dengan mendarat di Irlandia Utara.

27 Januari 1942

Britania menarik semua pasukannya hingga Singapura.

28 Januari 1942

Brazil memutuskan hubungan dengan kekuatan Axis.

29 Januari 1942

Rommel memasuki Benghazi, Libya dalam pergerakannya di timur. Untuk beberapa bulan berikutnya, kedua sisi akan beristirahat dan membangun kekuatan kembali.

erwin rommel jenderal gurun pasir di afrika dikagumi prajurit nazi jerman
erwin rommel jenderal gurun pasir di afrika dikagumi prajurit nazi jerman

30 Januari 1942

Hitler berbicara di Istana Olahraga Berlin dan mengancam Yahudi di seluruh dunia dengan pembantaian; ia juga menyalahkan kegagalan pertahanan di Rusia karena cuaca.

31 Januari 1942

Jepang menduduki pelabuhan Moulmein, Burma; mereka mengancam Rangoon sebagaimana Singapura.

Di front Rusia, Jerman mundur di beberapa titik.

Pasukan Sekutu terakhir meninggalkan Malaya, mengakhiri pertempuran 54 hari.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Februari 1942

1 Februari 1942

Vidkun Quisling menjadi Menteri-Presiden Norwegia mengalahkan oposisi kuat lainnya.

Pasukan Rommel mencapai El Gazala, Libya dekat perbatasan dekat Libya; selama “serangan Musim Dingin” ia akan menetap di sana.

2 Februari 1942

Jenderal Joseph (“Vinegar Joe”) Stilwell diangkat menjadi Pimpinan Staf untuk Chiang Kai-Shek dan Pimpinan Tertinggi pasukan Sekutu di Cina.

3 Februari 1942

Kekuatan udara Jepang ditunjukkan di Jawa, khususnya pangkalan laut di Surabaya. Port Moresby, Nugini dibom, menambah ancaman ke Australia.

7 Februari 1942

Amerika melanjutkan pertahanannya di Bataan terhadap tentara Jenderal Homma.

8 Februari 1942

Angkatan Jerman di Rusia telah diusir dari Kursk, sebuah titik penting bagi strategi Jerman.

9 Februari 1942

Tentara Britania dimundurkan secara penuh hingga Singapura untuk pertahanan akhir.

Pemimpin militer tertinggi Amerika Serikat menyelenggarakan pertemuan formal pertamanya untuk membicarakan strategi militer Amerika dalam perang.

10 Februari 1942

Kapal jelajah “Normandia” terbakar dan terbalik di pelabuhan New York. Meskipun penyebabnya kemungkinan obor pengelas, beberapa konspirasi tercantum di media.

11 Februari 1942

“Gerakan Channel”. Scharnhorst dan Gneisenau dan Prinz Eugen kabur dari Brest melalui Selat Inggris menuju pelabuhan utara, termasuk Wilhelmshaven, Jerman; satuan laut Britania gagal menenggelamkan mereka.

13 Februari 1942

Pertempuran Bataan berlanjut.

15 Februari 1942

Singapura tunduk kepada pasukan Jepang; ini merupakan kegagalan yang paling buruk dalam sejarah militer Britania.

16 Februari 1942

Sedang dibicarakan pada lingkaran pemerintahan tinggi Amerika adalah rencana untuk penahanan terhadap Jepang-Amerika yang tinggal di barat AS.

17 Februari 1942

Rencana diberikan kepada Rangoon untuk dievakuasi sementara pasukan Jepang mendekat.

19 Februari 1942

Pesawat Jepang menyerang Darwin, di Teritori Utara Australia.

Presiden Franklin D. Roosevelt menandatangani Perintah Eksekutif 9066 yang membolehkan Militer Amerika Serikat menetapkan wilayah sebagai zona pengecualian. Zona itu akan mengancam Jepang di Pantai Barat, dan Jerman dan Italia di Pantai Timur.

Sebuah hukum wajib militer disahkan di Kanada.

20 Februari 1942

Tentara Jepang melintasi Sungai Salween di Burma.

Jepang menyerang Bali dan Timor dengan perpaduan penerjun payung dan tentara amfibi.

21 Februari 1942

Korps Udara Amerika didirikan di basis-basis di Britania.

22 Februari 1942

Presiden Franklin Delano Roosevelt memerintahkan Jenderal Douglas MacArthur keluar dari Filipina sementara pertahanan Amerika di negara itu jatuh.

23 Februari 1942

Sebuah kapal selam Jepang (I-17) membuat serangan pertama terhadap tanah Amerika dengan menyerang pertambangan minyak di Ellwood, California.

25 Februari 1942

Penahanan warga Jepang-Amerika di Barat Amerika Serikat dimulai sementara kekhawatiran penyerangan meningkat.

Putri Elizabeth mendaftar untuk ikut berperang.

27 Februari 1942

Pertempuran Laut Jawa. Dibawah Laksamana Belanda, pasukan yang digabung kehilangan satu kapal angkut pesawat (Langley), enam kapal perusak, dan lima kapal jelajah di lepas pantai Jawa.

28 Februari 1942

Pasukan darat Jepang menyerang Jawa.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Maret 1942

1 Maret 1942

Sebuah pertahanan Rusia di Crimea dimulai; di utara, pengepungan Leningrad berlanjut dan semakin memburuk.

3 Maret 1942

Pesawat Jepang membuat penyerangan mendadak terhadap pangkalan udara dan pelabuhan di Broome, Australia Barat.

4 Maret 1942

Dengan keputusan Eksekutif, semua Jepang-Amerika, khususnya di pantai Barat, direlokasi ke kamp khusus.

5 Maret 1942

Hukum wajib militer di Britania Raya telah meliputi wanita dan lelaki berusia 45 tahun.

6 Maret 1942

Rangoon jatuh ke tangan Jepang.

Malta menerima pesawat tempur lainnya untuk pertahanannya.

8 Maret 1942

Jepang mendarat di Lae dan Salamaua di Teluk Huon, Nugini, memulai pergerakannya menuju Port Moresby, Nugini, dan kemudian Australia.

9 Maret 1942

Sudah jelas bahwa Jepang mengatur Jawa, Burma, dan Nugini.

Sekretaris Perang membentuk kembali Angkatan Bersenjata Amerika Serikat menjadi tiga bagian besar – Pasukan Angkatan Darat, Pasukan Angkatan Udara, dan Angkatan Penyediaan, kemudian diubah menjadi Pasukan Angkatan Penyedia.

11 Maret 1942

Jenderal MacArthur diminta Presiden Roosevelt untuk meninggalkan Filipina; ia akan pergi ke Australia dengan perahu dan pesawat PT. Ia mengatakan kepada Jenderal Wainwright dan penduduk Filipina “Saya harus kembali.”

Jepang mendarat di Mindanao, pulau paling selatan di Filipina.

12 Maret 1942

Tentara Amerika mulai mendarat di Noumea, Kaledonia Baru; akan menjadi basis penting untuk penyerangan Guadalcanal.

13 Maret 1942

RAF melancarkan sebuah serangan udara besar di Essen, Jerman.

14 Maret 1942

Jepang mendaratkan tentara di Solomon, mengancam Australia khususnya. Semakin jelas, sebuah pangkalan udara dibangun di Guadalcanal.

Pertahanan Rusia dimulai untuk merebut kembali Kharkov, jatuh kepada Jerman sekitar sebulan yang lalu.

Jepang sekarang mengancam pasukan Amerika di sekitar Teluk Manila; pemunduran hingga Corregidor dimulai.

17 Maret 1942

Jenderal Douglas MacArthur AS tiba di Australia, setelah meninggalkan kantornya di Filipina.

Penjatahan institut Britania Raya terhadap listrik, batu bara, dan gas, pembagian pakaian dikurangi.

20 Maret 1942

Pengeboman Malta yang dimulai pada Desember berlanjut; penyerangan merupakan kemungkinan.

22 Maret 1942

Sebuah konvoi yang rusak mencapai Malta, setelah diserang Luftwaffe dan pasukan laut Italia. Pengeboman besar berlanjut di pulau itu dengan lawan kecil dari pasukan udara RAF.

26 Maret 1942

Yahudi di Berlin mudah mengenali rumah mereka.

28 Maret 1942

RAF mengirim serangan raksasa terhadap Lübeck, menghancurkan 30% kota, dan 80% pusat kesehatan. Hitler dicemari.

Komando Britania melancarkan serangan di Saint-Nazaire. HMS Campbeltown, diisi dengan peledak waktu, menghantam gerbang dermaga dan komando menghancurkan bagian lainnya area pelayanan kapal. Pelabuhan tersebut hancur sepenuhnya dan tidak melanjutkan operasi hingga 1947; tetapi, sekitar dua-pertiga pasukan penyerang hilang.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada April 1942

2 April 1942

Hampir 24.000 tentara yang sakit dan kelaparan (Amerika dan Filipina) terperangkap di Bataan.

Jepang melakukan pendaratan di Nugini, khususnya di Hollandia (Jayapura).

3 April 1942

Pasukan Jepang memulai serangan terhadap tentara Amerika Serikat dan Filipina di Semenanjung Bataan.

4 April 1942

Rencana Jerman “serangan ke Baedeker” terhadap tempat-tempat terkenal atau bersejarah Britania, sebagai balasan atas pengeboman Lubeck.

5 April 1942

Di Bataan, Jepang berkumpul di Gunung Samat, sebuah titik penting jalur pertahanan Sekutu.

Angkatan Laut Jepang menyerang Kolombo di Ceylon (Sri Lanka). Kapal jelajah HMS Cornwall dan HMS Dorsetshire Angkatan Laut Kerajaan tenggelam di baratdaya pulau.

6 April 1942

Pasukan laut Jepang disebarkan di Samudera Hindia; mereka mendaratkan tentara di pesisir Kepulauan Solomon.

8 April 1942

Pengeboman besar RAF di Hamburg.

Pertahanan musim panas Jerman di Crimea dijalankan.

Pasukan Amerika bertahan dengan satu pertahanan terakhir di Bataan.

9 April 1942

Angkatan Laut Jepang melancarkan serangan udara terhadap Trincomalee di Ceylon (Sri Lanka); kapal angkut pesawat HMS Hermes Angkatan Laut Kerajaan dan kapal perusak HMAS Vampire ANgkatan Laut Kerajaan Australia tenggelam di lepas Pantai Timur negara itu.

Bataan jatuh ke Jepang. “Pembantaian Bataan” dimulai, para tawanan dibawa ke kamp penahanan di utara. Corregidor, di tengah Teluk Manila, menjadi titik akhir perlawanan.

10 April 1942

Jepang mendarat di Pulau Cebu, sebuah pulau besar di tengah Filipina.

15 April 1942

Malta diberi penghargaan George Cross oleh Raja George VI untuk “kepahlawanan dan pengabdian”.

18 April 1942

Serangan Doolittle di Nagoya, Tokyo dan Yokohama; pesawat B25 lepas landas dari USS Hornet. Serangan tersebut merupakan dorongan moral bagi warga Amerika dimana kematian menjadi berita buruk.

19 April 1942

Dalam sebuah konferensi pers, Presiden Roosevelt menjelaskan dengan beberapa hiburan bahwa pengebom Doolittle lepas landas dari “Shangri-La”, sebuah kiasan terhadap novel populer dari James Hilton.

23 April 1942

Awal Serangan Baedeker oleh Luftwaffe di beberapa kota di Inggris seperti Bath, Norwich, dan York; serangan berlanjut secara menyebar hingga 6 Juni.

Pengeboman besar Rostock. Jerman oleh RAF.

26 April 1942

Hitler menerima serjenis otoritas tertinggi di Jerman.

27 April 1942

Rostock dibom untuk malam keempat berturut-turut.

Sebuah pemungutan suara nasional diadakan di Kanada mengenai wajib militer. Warga Kanada-Perancis merupakan yang pertama, meskipun tidak satu-satunya, penentang draf tersebut.

29 April 1942

“Serangan Baedeker” berlanjut, difokuskan di Norwich dan York.

Jepang memotong Jalan Burma dengan pendudukan Lashio.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Mei 1942

1 Mei 1942

Rommel siap untuk pertahanan baru selama hari-hari awal bulan ini.

Jepang menduduki Mandalay dan pelabuhan lainnya di Burma.

3 Mei 1942

Pasukan Jepang mendarat di Pulau Tulagi di Kepulauan Solomon, tidak jauh dari Guadalcanal.

4 Mei 1942

Pertempuran Laut Koral dimulai: berjalan selama empat hari dan merupakan yang pertama dimana kapal dari kedua belah pihak tidak berdekatan satu sama lain; USS Lexington tenggelam, tetapi Amerika meraih kemenangan.

5 Mei 1942

Artileri berat Jepang menyerang di Corregidor.

Pasukan Britania memulai “Operasi Ironclad”: penyerangan ke Madagaskar untuk menjaga teritori Vichy Perancis dari serangan Jepang.

Kota Exeter dibom oleh Luftwaffe, “Serangan Baedeker” lainnya.

6 Mei 1942

Di Corregidor, pasukan Amerika Serikat terakhir di Filipina menyerah kepada Jepang. Sekitar 12.000 orang dijadikan tawanan.

8 Mei 1942

Pertempuran Laut Koral berakhir. Ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah perkapalan dimana dua armada musuh berperang tanpa melihat satu sama lain. Selain tenggelamnya Lexington, Yorktown rusak parah; kapal itu kembali ke Pearl Harbor untuk perbaikan.

Jerman menduduki semenanjung Kerch di timur Crimea, Rusia.

9 Mei 1942

Pada malam 8/9 Mei 1942, penembak dari Asrama Artileri Ceylon di Pulau Horsburgh di Kepulauan Cocos memberontak. Pemberontakan mereka dipatahkan dan tiga orang dari mereka dieksekusi, tentara Persekutuan Britania satu-satunya yang dieksekusi untuk pemberontakan selama Perang Dunia Kedua.

11 Mei 1942

Pertama lainnya: Sebuah kapal sekutu di Sungai St. Lawrence, kanada ditenggelamkan oleh U-Boat.

u-boat jerman - kapal selam mematikan bagi kapal-kapal sekutu
u-boat jerman – kapal selam mematikan bagi kapal-kapal sekutu (via cnn.com)

12 Mei 1942

Pertempuran Kharkov Kedua – Di timur Ukraina, Angkatan Darat Soviet melakukan pertahanan besar. Selama pertempuran Soviet akan merebut kota Kharkov dari Angkatan Darat Jerman, hanya dikepung dan dihanurkan.

15 Mei 1942

Di Amerika Serikat, sebuah undang-undang menetapkan Korps Angkatan Darat Bantuan Wanita (WAAC) dimasukkan ke dalam hukum.

18 Mei 1942

Rusia berada dalam pemunduran besar di Kerch, setelah sejumlah besar tentaranya menyerah.

20 Mei 1942

Pendudukan Jepang di Burma selesai; disebut sebagai “bencana militer.”

21 Mei 1942

Penyerangan ke Malta ditunda tak terbatas.

22 Mei 1942

Pertempuran Kharkov berlanjut; untuk Jerman itu merupakan tahap penting dalam perjalanaan menuju Stalingrad.

Meksiko mengumumkan perang terhadap Axis.

25 Mei 1942

Dalam persiapan untuk pertempuran berikutnya, penyusun strategi angkatan laut Jepang mengirim pasukan yang terpisah ke Kepulauan Aleut.

26 Mei 1942

Perjanjian Inggris-Soviet: sekretaris luar negeri mereka setuju bahwa tidak ada perdamaian akan disetujui oleh seseorang tanpa persetujuan dari yang lainnya. (Sebuah perjanjian penting sejak Himmler dan lainnya akan memisahkan kedua negara di akhir perang.)

Rommel memulai pertahanan Musim Semi di jalur Gazala (barat Tobruk). Pertempuran itu berlanjut hingga Juni dan berakhir dengan kemenangan besar bagi Rommel.

27 Mei 1942

Reinhard Heydrich, kepala Keamanan Reich, terluka di Praha karena bom dan tembakan dalam penyergapan oleh prajurit Ceko; ia akan meninggal pada 4 Juni akibat lukanya.

Britania menggunakan tank Sherman Amerika dengan tujuan menghentikan serangan Rommel di jalur Gazala.

USS Yorktown, yang rusak di Laut Koral, tiba di Pearl Harbor; diminta untuk diperbaiki dan siap secepat mungkin untuk pertempuran yang akan datang.

29 Mei 1942

Kaum Yahudi di Perancis diminta mengenakan Bintang Daud berwarna kuning.

Pasukan Jepang meraih sukses di selatan Shanghai.

Rommel memindahkan tentaranya ke Bir Hachim di ujung selatan jalur Gazala; setelah diduduki, ia dapat bergerak ke utara dan menghancurkan basis Sekutu di jalur itu.

30 Mei 1942

“Serangan Seribu Pengebom” di Cologne, menciptakan teknik pengeboman baru.

USS Yorktown meninggalkan Pearl setelah perbaikan cepat dan berlayar untuk bergabung dengan USS Enterprise untuk pertempuran berikutnya.

31 Mei 1942

Kesuksesan besar Jerman di Kharkov, dengan pengiriman beberapa angkatan darat Rusia.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Juni 1942

1 Juni 1942

Laporan awal di Barat bahwa gas digunakan untuk membunuh kaum Yahudi yang dikirim ke “Timur.”

Kapal selam Jepang memasuki pelabuhan Sydney dan menenggelamkan sebuah kapal pembantu; kekhawatiran penyerangan meningkat.

Meksiko mengumumkan perang terhadap Jerman, Italia, dan Jepang.

2 Juni 1942

Pengeboman besar lebih lanjur di situs industri di Jerman, dipusatkan khususnya di essen.

Industri batu bara Britania dinasionalisasikan.

4 Juni 1942

Pertempuran Midway dimulai; Jepang menyerang instalasi di pulau itu, tetapi gagal mendeteksi kapal-kapal Amerika terdekat.

Reinhard Heydrich meninggal di Praha setelah dibunuh oleh prajurit Ceko (Operasi Anthropoid).

5 Juni 1942

Amerika Serikat mengumumkan perang terhadap Bulgaria, Hungaria, dan Rumania.

7 Juni 1942

Pasukan Jepang menyerang Attu dan Kiska. Penyerangan pertama di tanah Amerika selama 128 tahun, tetapi hanya berupa pemisahan dari basis laut utama di lepas pantai Pulau Midway.

Pertempuran Midway semakin dekat; USS Yorktown tenggelam; empat kapal angkut Jepang dan satu kapal jelajah tenggelam. Pertempuran ini dipandang sebagai titik awal perang Pasifik.

8 Juni 1942

Malta menerima satu skuadron pesawat Spitfire.

Sebuah kapal selam Jepang menembakkan beberapa proyektil ke daerah penghunian di Sydney tetapi dengan akibat kecil.

9 Juni 1942

Nazi membakar desa Lidice di Ceko sebagai balasan atas pembunuhan Reinhard Heydrich. Para lelaki dibunuh dan wanita dibawa ke kamp konsentrasi.

10 Juni 1942

Rommel mendorong pasukan Perancis Merdeka keluar Bir Hakeim, sebuah benteng di baratdaya Tobruk.

12 Juni 1942

Anne Frank, seorang perempuan Yahudi di Amsterdam, menerima diary untuk ulang tahun ke-13.

Pertempuran besar di Sevastopol dengan kematian yang serius dari kedua pihak.

Rommel akhirnya mendorong Sekutu keluar dari jalur Gazala.

13 Juni 1942

Amerika Serikat membuka Kantor Informasi Perang, sebuah pusat untuk membuat propaganda.

16 Juni 1942

Dua konvoi yang bergerak menuju Malta mengalami kegagalan besar; pasukan udara Jerman terus mengebom pulau.

17 Juni 1942

Britania keluar dari wilayah yang disebut “Knightsbridge” dan “the Cauldron” di daerah gurun Barat antara Tobruk dan El Gazala. Tobruk sekarang dikepung.

18 Juni 1942

Proyek Manhattan dimulai, permulaan penelitian senjata nuklir.

Winston Churchill tiba di Washington untuk bertemu dengan Roosevelt.

Pengepungan Tobruk semakin hebat; beberapa pasukan yang bertahan dimundurkan ke Mesir.

21 Juni 1942

Afrika Korps menduduki kembali Tobruk, dengan 35.000 tawanan, jalan menuju Mesir terbuka sebagai pemunduran Britania hingga Mesir. Kejatuhan Tobruk merupakan peristiwa yang memberatkan semangat Britania. Pasukan darat Jerman telah dibantu oleh serangan Luftwaffe.

23 Juni 1942

Mersa Matruh, Mesir jatuh ke Rommel, sekitar 140 mil dari Alexandria.

24 Juni 1942

Britania mundur hingga El Alamien, 60 mil dari Alexandria, sebagai “pertahanan terakhir.”

25 Juni 1942

Jenderal Eisenhower tiba di London untuk menjamin pengiriman Pemimpin pasukan Amerika di Eropa.

Serangan “Seribu Pengebom” besar lainnya, kali ini di Bremen; para penyerang mendapat kekalahan yang telak.

26 Juni 1942

Jerman bergerak menuju Rostov, Rusia.

27 Juni 1942

Konvoi PQ17 yang berlayar dari Islandia diserang; hanya 11 dari 37 kapal selamat.

28 Juni 1942

Operasi Biru, rencana Jerman untuk menduduki Stalingrad dan ladang minyak Rusia di Kaukasus, dimulai. Pasukan dipindahkan ke Selatan.

30 Juni 1942

Rommel mencapai El Alamein.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Juli 1942

1 Juli 1942

Pertempuran El Alamein Pertama dimulai dengan Rommel yang memulai penyerangan pertama terhadap pertahanan Britania.

Sevastopol jatuh ke Jerman; akhir perlawanan Rusia di Crimea.

2 Juli 1942

Churchill melakukan gerakan mengkritik di Balai Umum.

Sekutu mengalami kegagalan besar Juni terhadap perkapalannya oleh U-Boat, termasuk PQ17.

3 Juli 1942

Guadalcanal berada di tangan Jepang.

4 Juli 1942

Misi udara pertama oleh Angkatan Udara Amerika di Eropa.

6 Juli 1942

Keluarga Anne Frank berlindung di loteng di atas kantor ayahnya di sebuah gudang di Amsterdam.

11 Juli 1942

Pasukan Rommel diberhentikan sebelum tiba di El Alamein, khususnya karena keterbatasan proyektil.

12 Juli 1942

Sudah jelas bahwa Stalingrad merupakan tantangan besar bagi para penyerang.

15 Juli 1942

Aksi yang dilakukan di sekitar El Alamein hanya pertempuran kecil.

16 Juli 1942

Atas perintah dari pemerintah Vichy Perancis yang diketuai Pierre Laval, petugas polisi Perancis mengumpulkan 13.000-20.000 kaum Yahudi dan mengurung mereka di Velodrome Musim Dingin.

18 Juli 1942

Jerman mengujicoba Messerschmitt Me-262 menggunakan mesin jet-nya untuk pertama kali.

19 Juli 1942

Pertempuran Atlantik – Panglima Tertinggi Jerman, Karl Dönitz memerintahkan U-Boat terakhir meninggalkan posisi pesisir Atlantik Amerika Serikat-nya sebagai tindakan atas sistem konvoi Amerika yang semakin efektif.

20 Juli 1942

Setelah pendaratan di wilayah Buna-Gona, Jepang di Nugini bergerak melintasi jejaring pegunungan Owen Stanley menuju Port Moresbu di bagian tenggara pulau, dekat dengan Australia; sekelompok pasukan kecil Australia memulai aksi penjagaan belakang di Jalur Kokoda.

22 Juli 1942

Deportasi sistematis Yahudi dari Perkampungan Yahudi dimulai. Treblinka, “suatu model” kamp konsentrasi dibuka di Polandia.

24 Juli 1942

Jerman menduduki Rostov-on-Don; Rusia mengalami kemunduran di sepanjang Sungai Don.

26 Juli 1942

Serangan kedua oleh Britania dibawah Auchinleck gagal melawan Rommel. Pertempuran El Alamein Pertama dapat dikatakan berakhir.

27 Juli 1942

Serangan hasutan di Hamburg oleh RAF.

29 Juli 1942

Jepang menduduki Kokoda, setengah jalan sepanjang celah Owen Stanley menuju Port Moresby.

30 Juli 1942

Penghentian lebih lanjut di El Alamein antara Rommel dan Auchinleck.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Agustus 1942

1 Agustus 1942

Jerman terus menuai sukses dalam penyerangan terhadap Stalingrad.

3 Agustus 1942

Sebuah konvoi menuju Malta dihancurkan oleh Luftwaffe dan U-Boat.

5 Agustus 1942

Tim perencanaan AS untuk Operasi Torch, yang melibatkan George S. Patton; James Doolittle; Kent Lambert; dan Hoyt S. Vandenberg, bertemu di Washington, Distrik Columbia untuk bergabung dengan tim perencanaan dari London, Inggris.

7 Agustus 1942

“Operasi Watchtower” memulai Kampanye Guadalcanal sementara pasukan Amerika menyerang Gavutu, Guadalcanal, Tulagi dan Tanambogo di Kepulauan Solomon.

Jenderal Bernard Montgomery mengambil kepemimpinan Angkatan Darat ke-8 Britania di Afrika Utara.

8 Agustus 1942

Di Washington DC, enam penyabot Jerman dieksekusi (dua lainnya menerima kurungan seumur hidup).

Pertempuran Pulau Savo, dekat Guadalcanal; Amerika kehilangan tiga kapal jelajah, Australia satu kapal.

9 Agustus 1942

Dalam penarikannya dari semenanjung Crimea, Rusia menghancurkan pertambangan minyak.

Berbagai kerusuhan menuntut kemerdekaan India; Mahatma Gandhi ditahan.

10 Agustus 1942

Rommel memulai serangan di sekitar El Alamein, tetapi pada bulan September ia kembali ke jalur aslinya.

11 Agustus 1942

HMS Eagle, sebuah kapal angkut dalam tugas konvoi menuju Malta, diserang dan tenggelam dengan korban jiwa yang cukup banyak.

12 Agustus 1942

Dalam pertemuan di Moskow, Churchill memberitahu Stalin bahwa daerah tersebut tidak akan menjadi “front kedua” tahun 1942.

Pasukan Amerika mendirikan basis di kepulauan Hebrida Baru.

Pertempuran meningkat sementara Jerman mendekati Stalingrad.

13 Agustus 1942

Jenderal Bernard Montgomery ditunjuk sebagai komandan Angkatan Darat kedelapan Britania di Afrika Utara; Churchill khawatir melihat aksi pertahanan lainnya dari pihak Britania.

Akhir yang buruk bagi konvoi Malta, tetapi satu kapal minyak dan empat kapal bantuan berhasil melewatinya.

15 Agustus 1942

Operasi Pedestal tiba di benteng pulau Malta.

17 Agustus 1942

Pengeboman besar Angkatan Udara AS di Rouen, Perancis dan jaringan relnya.

18 Agustus 1942

Jepang memperkuat Nugini; Australia juga mendaratkan tentara di Port Moresby. Sementara itu, pesawat Amerika telah menghancurkan kekuatan udara Jepang di Wewak, Nugini.

19 Agustus 1942

Operasi Jubilee, sebuah penyerangan oleh britahia tetapi banyak pasukan Kanada di Dieppe, Perancis, berakhir buruk, mereka diserang dan kebanyakan tewas atau ditawan oleh Jerman.

21 Agustus 1942

Serangan balasan Jerman di Pangkalan Henderson; dalam pertempuran lainnya di Sungai Tenaru (atau Ilu), banyak tentara Jepang tewas dalam serangan langsung.

22 Agustus 1942

Brasil mengumumkan perang terhadap negara Axis, sebagai respon atas berbagai kerusuhan oleh penduduk yang marah karena penenggelaman kapal-kapal Brazil.

23 Agustus 1942

Jerman semakin dekat dengan Stalingrad.

24 Agustus 1942

Pertempuran laut di Kepulauan Solomon Timur; USS Enterprise rusak parah dan Jepang kehilangan satu kapal angkut ringan.

26 Agustus 1942

Pertempuran Teluk Milne dimulai: Pasukan Jepang mendarat dan melancarkan serangan besar terhadap basis Australia dekat ujung timur Nugini.

27 Agustus 1942

Marsekal Georgi Zhukov ditunjuk untuk memimpin pertahanan Stalingrad; Luftwaffe mengirim serangan besar-besaran terhadap kota itu.

28 Agustus 1942

Bom hasutan dijatuhkan oleh pesawat terapung Jepang dan menyebabkan kebakaran hutan di Oregon.

30 Agustus 1942

Pertempuran Alam Halfa, Mesir, beberapa mil di selatan El Alamein dimulai. Ini akan menjadi kesempatan terakhir Rommel untuk memasuki jalur Inggris; superioritas udara Britania memainkan peran besar.

Luksemburg secara formal dianeksasi dan dimasukkan ke dalam Reich Jerman.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada September 1942

3 September 1942

Pertempuran Stalingrad dapat dikatakan mulai pada tanggal ini, dengan tentara Jerman di pinggiran kota; bahkan pria dan anak-anak terpaksa dimasukkan dalam militer Rusia guna membantu pertahanan.

4 September 1942

Terdapat kerusuhan IRA di Belfast pada malam ini.

Distrik Pembangunan Manhattan secara formal dibentuk, produksi bom atom dimulai.

5 September 1942

Pasukan Australia dan AS mengalahkan pasukan Jepang di Teluk Milne, Papua – itu merupakan kekalahan untuk pasukan darat Jepang pertama dalam Perang Pasifik. Evakuasi mereka dan kegagalan mendirikan basis udara meringankan ancaman terhadap Australia.

6 September 1942

Pelabuhan Novorossisk di Laut Hitam diduduki oleh Jerman.

9 September 1942

Sebuah pesawat Jepang menjatuhkan bom hasutan lainnya di Oregon, tetapi dengan akibat kecil.

10 September 1942

RAF meledakkan Düsseldorf dengan pengeboman hasutan besar.

10-14 September 1942

Pertempuran “Bukit Berdarah”, Guadalcanal: Amerika mendorong pasukan Jepang yang berusaha menduduki kembali Pangkalan Henderson.

12 September 1942

RMS Laconia, mengangkut warga sipil, tentara Sekutu dan tahanan Italia, diserang di lepas pantai Afrika Barat dan tenggelam.

12-16 September 1942

Pertemuan Quebec Kedua: Roosevelt dan Churchill setuju untuk menyudahi perang di zona-zona pendudukan di Jerman dan penyusunan Lend-Lease lebih jauh.

13 September 1942

Pertempuran Stalingrad berlanjut; kota itu dikepung seluruhnya oleh Jerman. Pada sisi Rusia, Jenderal Vasily Chukov ditugaskan untuk pertahanan.

14 September 1942

Jepang mundur kembali dari Pangkalan Henderson, Guadalcanal.

Jepang berada 30 mil dari Post Moresby, Nugini, di jalur Kokoda.

Penenggelaman konvoi berlanjut di Atlantik.

15 September 1942

Amerika mengirim tentara ke Port Moresby sebagai bantuan bagi pasukan Australia.

Kapal angkut ringan USS Wasp tenggelam oleh kapal selam Jepang di lepas pantai Guadalcanal.

18 September 1942

Pertempuran “lumbung gandum” di Stalingrad; Jerman dikalahkan. Rusia mulai mengirim tentara Angkatan Darat Merah pada malam hari melintasi Volga.

20 September 1942

RAF mengebom Munich dan Saarburcken.

23 September 1942

Jenderal Rommel meninggalkan Afrika Utara untuk menjalani perawatan medis di Jerman.

27 September 1942

Pertempuran Sungai Matanikau, Guadalcanal; Pengeboman oleh angkatan laut Jepang dan pasukan yang mendarat hampir menghancurkan Pangkalan Henderson dan berusaha mendudukinya, tetapi pasukan darat segera dimundurkan.

28 September 1942

Jepang melanjutkan pemundurannya di jalur Kokoda di Nugini.

30 September 1942

Skuadron Elang (relawan Amerika di RAF) secara resmi dikirim ke Angkatan Udara AS.

Hitler berbicara kepada negaranya dan bersikeras bahwa Stalingrad akan diduduki.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Oktober 1942

3 Oktober 1942

Peluncuran sukses roket-A4 di Peenemünde, Jerman. Roket tersebut terbang sejauh 147 kilometer dan mencapai ketinggian 84.5 kilometer, dan merupakan benda buatan manusia pertama yang mencapai luar angkasa.

4 Oktober 1942

Komando Britania menyerang Sark, sebuah Pulau Channel, menangkap seorang prajurit Jerman.

6 Oktober 1942

Dengan penyusunan yang berhubungan, Sekutu setuju pada suatu strategi dimana Amerika akan mengebom pada siang hari dan RAF pada malam hari.

11 Oktober 1942

Pertempuran Tanjung Esperance – Di pantai Barat Laut Guadalcanal, kapal Angkatan Laut Amerika Serikat menghalang dan mengalahkan sebuah armada Jepang dalam perjalanan mereka untuk membantu tentaranya di pulau itu. Dengan bantuan radar mereka menenggelamkan satu kapal jelajah dan beberapa kapal perusak Jepang.

12 Oktober 1942

Sistem pengantaran tentara Rusia melintasi Volga dan menuju Stalingrad berhasil, sementara serangan Jerman semakin terhalang.

13 Oktober 1942

Pengeboman besar Pangkalan Henderson, Guadalcanal oleh angkatan laut Jepang.

14 Oktober 1942

Sebuah U-Boat Jerman menenggelamkan kapal feri SS Caribou, menewaskan 137 orang.

18 Oktober 1942

Hitler mengeluarkan Perintah Komando, meminta semua komando yang ditangkap agar dieksekusi segera.

Laksamana William “Bull” Halsey ditugaskan memimpin pasukan laut Pasifik Selatan.

21 Oktober 1942

Aktivitas besar RAF di El Alamein.

22 Oktober 1942

Usia wajib militer di Britania di kurangi hingga 18 tahun.

Jenderal Amerika Mark Clark secara terang-terangan mendarat di Aljazair untuk bergabung dengan petinggi Vichy dan grup Pemberontak dalam persiapan serangan Sekutu selanjutnya.

23 Oktober 1942

Pertempuran El Alamein Kedua dimulai dengan pengeboman besar Sekutu terhadap posisi Jerman. Kemudian pasukan Australia, terutama, memulai serangan saat pasukan laut Britania di lepas pantai membantu pengepungan (kemenangan serentak yang terjadi sedang dipersiapkan di Guadalcanal dan Stalingrad).

24 Oktober 1942

Pasukan Tugas 34 Angkatan Laut AS, terdiri dari kapal angkut pesawat, berbagai kapal pembantu, termasuk Kapal Tentara dan kapal lainnya, berlayar dari Hampton Roads, Virginia dengan pasukan Patton untuk Operasi Torch, pendaratan di Afrika Utara. Dua pasukan tugas Operasi Torch lainnya, pasukan pimpinan Amerika pertama berperang pada perang di Eropa dan Afrika, meninggalkan Britania menuju Maroko.

Krisis di El Alamein: Tank Britania selamat dari tembakan 88m Jerman; Montgomery memerintahkan serangan dilanjutkan meskipun banyak yang berguguran.

25 Oktober 1942

Rommel yang terluka kembali dari peristirahatannya di Jerman untuk ikut bertempur di Afrika. (Penggantinya, Jenderal Strumme meninggal karena serangan jantung).

Jepang melanjutkan serangan mereka kepada Angkatan Laut di barat Pangkalan Henderson.

26 Oktober 1942

Pertempuran laut Santa Cruz: Jepang kehilangan banyak pesawat dan dua kapal angkut pesawatnya rusak. USS Hornet tenggelam dan USS Enterprise mengalami kerusakan.

29 Oktober 1942

Jepang terus mengirim tentara sebagai bantuan menuju Guadalcanal.

Di Britania Raya, pemuka jemaat dan figur politik terdepan mengadakan pertemuan umum untuk membicarakan kebiadaban penyiksaan Nazi Jerman terhadap kaum Yahudi.

31 Oktober 1942

Britania membuat terobosan buruk dengan tank di barat El Alamein; ladang minyak Rommel gagal menghentikan pertahanan Sekutu.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada November 1942

1 November 1942

Operasi Supercharge, serangan Sekutu di El Alamein, dimulai.

3 November 1942

Pertempuran El Alamein Kedua berakhir – pasukan Jerman di bawah Erwin Rommel terpaksa mundur pada malam itu.

8 November 1942

Operasi Torch, serangan Sekutu terhadap Maroko dan Aljazair milik Vichy, dimulai; pemberontak Perancis melakukan kudeta di Aljir, melibatkan sekitar 400 penyerang menetralkan Korps Angkatan Darat ke-19 Vichy dan jenderal Vichy (Juin, Darlan, dll.), membantu secara signifikan terhadap kesuksesan operasi ini.

10 November 1942

Dalam pelanggaran gencatan senjata 1940, Jerman menyerang Perancis Vichy, mereka merujuk kepada fakta bahwa Laksamana Perancis François Darlan telah menandatangani sebuah gencatan senjata dengan Sekutu di Afrika Utara.

Oran, Aljazair jatuh ke tentara AS; 17 kapal Perancis tenggelam di Oran, menyebabkan sebuah ketegangan antara Perancis dan Sekutu. Terdapat pendaratan Sekutu lainnya dekat perbatasan Tunisia.

10 November 1942

Montgomery memulai sebuah pertahanan besar Britania di Sollum di perbatasan Libya/Mesir. Britania mencapai Bardia pada tanggal 11, Tobruk tanggal 12, dan Benghazi tanggal 18.

Letnan Jenderal Montgomery disumpah dan dijadikan Jenderal penuh.

Churchill berkata: “Ini bukanlah akhir. Ini juga bukanlah awal dari akhir. Tetapi, mungkin, akhir dari awal.”

11 November 1942

Konvoi mencapai Malta dari Alexandria; sebuah pengumuman resmi menyatakan bahwa pulau itu “dihidupkan dari pengepungan.”

12 November 1942

Pertempuran Guadalcanal – Sebuah pertempuran laut dekat Guadalcanal meletus antara pasukan laut Jepang dan Amerika. Hasilnya, USS Juneau tenggelam dengan banyak kru, termasuk lima Sullivan bersaudara.

Rusia membuat usaha menghidupkan kembali Stalingrad di Kotelnikov.

13 November 1942

Angkatan Darat Kedelapan Britania menduduki kembali Tobruk.

Dalam Pertempuran Guadalcanal – para penerbang dari USS Enterprise menenggelamkan kapal perang Jepang Hiei.

14 November 1942

USS Washington menenggelamkan kapal perang Jepang Kirishima dalam pertempuran kapal perang satu-satunya selama Perang Dunia 2.

15 November 1942

Pertempuran laut Guadalcanal berakhir. Meskipun Angkatan Laut Amerika Serikat mengalami kegagalan, mereka tetap memegang kontrol laut di sekitar Guadalcanal.

Britania bergerak ke barat di Tunisia.

17 November 1942

Jepang mengirim bantuan ke Nugini; Amerika terhalang di Buna.

18 November 1942

Serangan besar RAF Britania di Berlin dengan beberapa pesawat yang jatuh.

19 November 1942

Di Stalingrad, pasukan Uni Soviet di bawah Jenderal Georgy Zhukov melancarkan Operasi Uranus yang ditujukan pada pengepungan Jerman di kota itu dan memutarbalikkan pertempuran dengan cara USSR.

20 November 1942

Sekutu menduduki Benghazi, Libya; Afrika Korps terus mundur ke barat.

21 November 1942

Usaha Rusia dalam pengepungan Stalingrad berlanjut dengan kesuksesan.

Angkatan darat Amerika bergerak untuk mengusir Jepang dari ujung barat Guadalcanal.

22 November 1942

Pertempuran Stalingrad – Situasi bagi penyerang Jerman di Stalingrad menegang setelah serangan balasan Operasi Uranus Soviet, dan Jenderal Friedrich Paulus mengirimkan Adolf Hitler sebuah telegram yang menyatakan bahwa Angkatan Darat ke-6 Jerman dikepung.

Tentara Rusia menyelesaikan pengepungan Jerman di Kalach, barat Stalingrad.

23 November 1942

“Der Kessel” – Cauldron, sebuah gambaran pertempuran besar di Stalingrad, Hitler meminta Jenderal Paulus untuk tidak mundur, hingga kapanpun.

25 November 1942

Pengepungan Stalingrad semakin stabil. Hitler mengulangi permintaannya terhadap Paulus agar tidak menyerah.

27 November 1942

Di Toulon, angkatan laut Perancis meneggelamkan kapal laut (termasuk Dunkerque dan Strasbourg) dan kapal selam mereka agar tidak jatuh ke tangan Jerman; Perancis telah menolak pilihan lainnya – untuk bergabung dengan armada Sekutu di perairan Afrika Utara.

29 November 1942

Pertahanan Sekutu di Tunisia hanya menuai sedikit sukses.

30 November 1942

Pertempuran laut Tanjung Tassafaronga (lepas pantai Guadalcanal); ini merupakan sebuah serangan malam dimana pasukan laut Jepang menenggelamkan satu kapal jelajah Amerika dan merusakan tiga kapal lainnya.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Desember 1942

1 Desember 1942

Penjatahan bensin dimulai di Amerika Serikat.

Kapal jelajah AS Northampton tenggelam setelah kapal perusak Jepang berusaha memasuki “Celah” menuju Guadalcanal.

2 Desember 1942

Pertempuran hebat di Tunisia, sementara pasukan Jerman terdorong hingga ujung akhir Afrika Utara.

Di bawah tempat duduk di Lapangan Stagg di Universitas Chicago, sebuah tim yang dipimpin Enrico Fermi menciptakan reaksi berantai nuklir pertama. Sebuah pesan berkode, “Pemandu Italia telah mendarat di dunia baru” dikirim kepada Presiden Roosevelt.

4 Desember 1942

Pengeboman AS pertama terhadap daratan Italia – Naples.

6 Desember 1942

Pengeboman RAF di Eindhoven di Belanda.

7 Desember 1942

Dalam perayaan serangan Pearl Harbor, USS New Jersey, kapal perang terbesar Amerika diluncurkan (diumumkan lima bulan kemudian).

Komando Britania mencetuskan Operasi Frankton, sebuah serangan terhadap perkapalan di pelabuhan Bordeaux.

9 Desember 1942

Angkatan Laut mengembalikan Guadalcanal kepada angkatan darat Amerika.

12 Desember 1942

Rommel meninggalkan El Agheila dan mundur ke Tripoli; pertahanan terakhir akan dilakukan di jalur Mareth di selatan Tunisia.

Dalam operasi besar bernama “Badai Musim Dingin”, usaha Jerman dalam membantu pasukan yang terperangkap di Stalingrad.

13 Desember 1942

Luftwaffe terbang mengangkut sedikit bantuan untuk tentara Stalingrad yang dikepung.

14 Desember 1942

Serangan laut di lepas pantai Tanjung Bon, utara Tunisia; kapal perusak Britania menenggelamkan dua kapal jelajah Italia.

15 Desember 1942

Tentara Amerika akhirnya mendorong Jepang keluar Buna, Nugini.

22 Desember 1942

Jerman memulai penarikan dari Kaukasus.

Pertempuran “Bukit Longstop” dimulai; sebuah posisi kunci di luar Tunis, Jerman mendudukinya dan mempertahankannya hingga April.

24 Desember 1942

Laksaman Perancis Darlan, mantan pemimpin Vichy yang bergabung dengan Sekutu setelah pendaratan Tirch, dibunuh di Aljir.

25 Desember 1942

Britania menduduki Sirto, Libya.

Pengebom Amerika menyerang Rabaul.

26 Desember 1942

Pertempuran hebat berlanjut di Guadalcanal, sekarang dipusatkan di Puncak Austen di Barat.

31 Desember 1942

Sementara tahun berakhir, semua terlihat cerah bagi Sekutu: Rommel terperangkap di Tunisia, Jerman terkepung di Stalingrad, dan Jepang terlihat siap meninggalkan Guadalcanal.

 

Perang Dunia 2 di Tahun 1943

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Januari 1943

2 Januari 1943

Jepang keluar dari Buna, Nugini setelah pertempuran selama dua bulan; menjadi jelas bahwa kampanye Amerika salah dikelola.

7 Januari 1943

Jepang mendaratkan tentara lainnya di Lae, Nugini.

10 Januari 1943

Tentara Soviet melancarkan sebuah serangan pertahanan di Stalingrad; mereka juga memperbarui serangan di utara (Leningrad) dan di Kaukasus.

13 Januari 1943

Rusia mengumumkan mungkin secara prematur, bahwa pengepungan Leningrad telah dipatahkan.

leningrad yang hancur oleh artileri jerman
leningrad yang hancur oleh artileri jerman

14 Januari 1943

Pertemuan Casablanca oleh pemimpin Sekutu dimulai. Churchill dan Roosevelt membicarakan serangan terhadap daratan Eropa, serangan mendatang di Sisilia dan Italia, dan prinsip “Penyerahan Tanpa Syarat.”

15 Januari 1943

Britania memulai sebuah pertahanan yang ditujukan pada pendudukan Tripoli.

16 Januari 1943

Irak mengumumkan perang terhadap kekuatan Axis.

RAF memulai pengeboman dua malam di Berlin.

18 Januari 1943

Kaum Yahudi di Perkampungan Yahudi memberontak untuk pertama kalinya, memulai Pemberontakan Perkampungan Yahudi.

Pejuang Leningrad yang dikepung terhubung dengan pasukan bantuan, mengakhiri pengepungan 900 hari.

19 Januari 1943

Jenderal Georgy Zhukov dinaikkan pangkatnya sebagai Marsekal, sementara Stalingrad berjuang.

21 Januari 1943

Lapangan terbang terakhir di Stalingrad diduduki oleh pasukan Merah, menjamin bahwa pesawat Goering tidak dapat membantu tentara Jerman lebih jauh; Hitler terus meminta Paulus melanjutkan peperangan.

Angkatan darat Rusia meraih kemenangan di Kaukasus dan juga menduduki Vitebsk.

23 Januari 1943

Sekutu menduduki Tripoli, Libya.

Jepang meneruskan pertempuran mereka di barat Guadalcanal; mereka terlihat telah menyerah dalam kampanye Papua.

24 Januari 1943

Pasukan Jerman di Stalingrad berada dalam tahap terakhir kekalahan.

26 Januari 1943

Pasukan Perancis memasuki Tripoli.

27 Januari 1943

50 pengebom Amerika melakukan serangan udara di Jerman. (Wilhelmshaven, basis laut besar, merupakan tujuan utama).

28 Januari 1943

Sebuah hukum wajib militer baru di Jerman: pria antara 16 dan 35 tahun dan wanita antara 17 dan 45 tahun terbuka untuk masuk militer.

29 Januari 1943

Pertempuran laut Pulau Rennel, dekat Guadalcanal; USS Chicago tenggelam.

Pengeboman dua hari Berlin oleh RAF.

30 Januari 1943

Pasukan Jepang terakhir telah meninggalkan Guadalcanal dengan rencana evakuasi yang sempurna tanpa diketahui Amerika.

31 Januari 1943

Sebagian besar Angkatan Darat Ke-6 Jerman di Stalingrad, termasuk Marsekal Lapangan Paulus, menyerah.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Februari 1943

2 Februari 1943

Di Rusia, Pertempuran Stalingrad berakhir dengan penyerahan resmi Angkatan Darat ke-6 Jerman.

Rommel mundur jauh hingga Tunisia, menetapkan tentaranya di jalur Mareth. Dalam dua hari, tentara Sekutu bergerak menuju Tunisia untuk pertama kalinya.

5 Februari 1943

Sekutu telah menguasai Libya.

Essen dibom, menandai awal serangan empat bulan terhadap wilayah industri Ruhr.

7 Februari 1943

Di Amerika Serikat, diumumkan bahwa pembagian sepatu akan berjalan selama dua hari.

8 Februari 1943

Para Chindit (sebuah “grup penyusup jarak jauh”) di bawah Jenderal Britania Orde Wingate memulai serangan mendadak di Burma.

Nuremberg dibom besar-besaran.

9 Februari 1943

Guadalcanal diamankan seluruhnya; merupakan pencapaian besar pertama bagi pertahanan Amerika di perang Pasifik.

Pertempuran Kurskis dimulai. Rusia menduduki Belgograd.

Munich dan Vienna dibom, bersama Berlin.

11 Februari 1943

Jenderal AS Dwight D. Eisenhower dipilih untuk memimpin pasukan Sekutu di Eropa.

13 Februari 1943

Rommel melancarkan serangan balasan terhadap Amerika di barat Tunisia; ia menduduki Sidi Bou Zid dan Gafsa. Pertempuran Celah Kasserine dimulai: tentara Amerika tanpa pengalaman segera mundur.

14 Februari 1943

Rostov-on-Don, Rusia dibebaskan oleh Angkatan Darat Merah.

16 Februari 1943

Uni Soviet menduduki kembali Kharkov, tetapi dikalahkan dalam Pertempuran Kharkov Ketiga.

18 Februari 1943

Dalam pidato di Sportpalast Berlin, Jenderal Propaganda Jerman Joseph Goebbels mengumumkan: “Perang Penuh” terhadap Sekutu; Nazi menahan anggota pergerakan Mawar Putih, sebuah grup pemuda anti-Nazi.

Chindit di bawah Wingate memutus jalur rel antara Mandalay dan Myitkyina.

21 Februari 1943

Amerika menduduki Kepulauan Russel, bagian dari untaian Solomon.

26 Februari 1943

Rommel mundur ke utara dari jalur Mareth di Tunisia.

28 Februari 1943

SS United Victory, kapal Victory pertama diluncurkan; jenis angkutan ini akan diperlukan untuk mengantar penumpang dan kebutuhan melintasi samudera.

Operasi Gunnerside, 6 orang Norwegia dipimpin oleh Joachim Ronneberg berhasil menyerang perusahaan air Vemork.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Maret 1943

1 Maret 1943

Heinz Guderian menjadi Inspektur-Jenderal Angkatan Bersenjata untuk Angkatan Darat Jerman.

Pertempuran Laut Bismarck. Pasukan laut Amerika Serikat dan Australia, dalam waktu tiga hari, menenggelamkan tiga angkutan tentara Jepang dekat Nugini. Kematian besar rakyat Jepang.

2 Maret 1943

2: Chindit Wingate melanjutkan serangan yang dipusatkan di Burma.

5 Maret 1943

Pada awal Maret, Rommel melancarkan serangan kecil dekat jalur Mareth, selatan Tunisia.

Serangan Jerman di sekitar Kharkov mengancam pencapaian Rusia.

Pengeboman RAF yang berlanjut di bukit Ruhr, umumnya Essen.

6 Maret 1943

Pertempuran Medenine, Tunisia. Inilah keberadaan terakhir Rommel di Afrika, karena ia dipaksa mundur.

7 Maret 1943

Sekutu menguasai Tunisia.

8 Maret 1943

Serangan balasan Jerman di sekitar Kharkov.

10 Maret 1943

Angkatan Udara ke-14 USAAF dibentuk di Cina, di bawah Jenderal Claire Chennault, mantan kepala “Flying Tigers.”

Dewan Perwakilan AS memutuskan untuk memperpanjang rencana Lend Lease.

11 Maret 1943

Jerman memasuki Kharkov dan pertempuran dengan Rusia berlanjut.

13 Maret 1943

Pasukan Jerman memusnahkan perkampungan Yahudi di Kraków.

14 Maret 1943

Jerman berhasil menduduki Kharkov, jatuh ke Angkatan Darat Merah sekitar sebulan yang lalu.

16 Maret 1943

Laporan pertama pembantaian Katyn di Polandia masuk ke Barat; laporan menyatakan bahwa lebih dari 180.000 tahanan perang dibunuh oleh Rusia, yang awalnya menyalahkan pembantaian tersebut kepada Jerman.

Stalin untuk kesembilan kalinya meminta “Front Kedua,” menyalahkan sekutunya sebagai pengkhianat.

17 Maret 1943

Banyak konvoi tenggelam di Atlantik karena aktivitas U-Boat yang meningkat; pertengahan Atlantik tampaknya tidak terlalu dikuasai pesawat atau kapal.

18 Maret 1943

Jenderal Patton memimpin tank dari Korps II menuju Gafsa, Tunisia.

19 Maret 1943

Pemberontakan Warsawa Pertama, dilakukan oleh kaum Yahudi di perkampungan; akibatnya tak dapat dihindari.

Pertemuan Bermuda dimulai, topiknya mengenai masalah kaum Yahudi Eropa; Sekutu tidak dapat mencapai kesepakatan.

20 Maret 1943

Pasukan Montgomery memulai sebuah terobosan di Tunisia, menyerang di jalur Mareth. (Jalur pertahanan dibangun oleh Perancis untuk menahan tank dan infanteri Italia.)

23 Maret 1943

Tank Amerika mengalahkan Jerman di El Guettar, Tunisia.

26 Maret 1943

Terobosan Britania di jalur Mareth di selatan Tunisia, mengancam seluruh angkatan darat Jerman. Jerman bergerak ke utara.

Pertempuran Kepulauan Komandorski. Di Kepulauan Aleut pasukan Angkatan Laut Amerika Serikat mengetahui Jepang untuk membantu pasukannya di Kiska. Persahabatan yang kurang antara kedua pihak membawa kepada kebuntuan, dan Jepang keluar tanpa mencapai tujuan mereka.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada April 1943

1 April 1943

Sekutu terus mendorong Jerman hingga ujung Tunisia; pelabuhan Sfax dibom. Diduduki pada tanggal 10.

6 April 1943

Hitler dan Mussolini bertemu di Salzburg, terutama karena keganjalan perilaku menghilangnya Mussolini.

7 April 1943

Pasukan Sekutu-Amerika dari barat, Britania dari Timur- bertemu dekat Gafsa di Libya.

Bolivia mengumumkan perang terhadap Jerman, Jepang dan Italia.

8 April 1943

Rusia menyerang dalam usaha membebaskan seluruh Crimea dari pasukan Jerman; mereka menduduki Kerch di Timur tanggal 11, dan Jerman mundur ke barat menuju Sevastopol.

11 April 1943

Jerman menawarkan penyerahan resmi Sfax, tetapi pertempuran hebat berlanjut sementara unit bergerak ke utara.

12 April 1943

Unit terakhir Afrika Korps menyerah di ujung utara Tunisia.

13 April 1943

Radio Berlin mengumumkan penemuan oleh Wehrmacht yaitu pemakaman massal tahanan Polandia yang dibunuh oleh Soviet dalam pembantaian di hutan Katyn.

15 April 1943

Serangan besar RAF di Stuttgart.

18 April 1943

Laksamana Yamamoto, arsitek pimpinan strategi laut Jepang, tewas ketika pesawatnya ditembak jatuh oleh P38 Amerika di atas Bougainville, ketika ia sedang melakukan inspeksi.

“Pembantaian Minggu Palem”: sejumlah pesawat pengangkut pesawat Jerman ditembak jatuh sebelum mencapai Tunisia, dimana mereka mengangkut tentara Jerman yang terkepung.

19 April 1943

Pemberontakan Warsawa berlanjut, dengan unit angkatan darat Jerman yang dikirim untuk melawan Pemberontak Yahudi.

26 April 1943

Britania akhirnya menduduki “Bukit Longstop” di Tunisia, sebuah posisi kunci jalan langsung menuju Tunis.

28 April 1943

Sekutu berusaha menutup pintu pertengahan Atlantik dalam perang antara U-Boat dengan pengebom jarak jauh.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Mei 1943

1 Mei 1943

Sekutu dekat dengan Jerman yang terpojok di wilayah Tunis.

2 Mei 1943

Pesawat Jepang mengebom kembali Darwin, Australia.

3 Mei 1943

Pasukan Britania menduduki Rangoon, Burma.

7 Mei 1943

Tunis diduduki oleh Angkatan Darat Pertama Britania sementara Amerika menduduki Bizerte.

9 Mei 1943

Pasukan Jerman dan Italia di Tunisia mengumumkan penyerahan terhadap Britania.

11 Mei 1943

Tentara Amerika menyerang Pulau Attu di Kepulauan Aleut dalam usaha menghalang pendudukan pasukan Jepang. Pertempuran ini sulit, termasuk serangan banzai.

12 Mei 1943

Konferensi Trident dimulai di Washington, D.C. dengan Franklin D. Roosevelt dan Winston Churchill bertemu. Pembicaraan ini kebanyakan mengenai strategi mendatang.

13 Mei 1943

Pasukan Afrika Korps Jerman dan Italia di Afrika Utara menyerah kepada pasukan Sekutu. Sekutu mendapatkan lebih dari 250.000 tahanan.

15 Mei 1943

Perancis membentuk sebuah “Pergerakan Perlawanan.”

16 Mei 1943

Serangan Dambuster oleh Skuadron 617 RAF terhadap dua bendungan Jerman, Mohne dan Eder; industri perang Ruhr kehilangan tenaga listrik.

Pemberontakan Perkampungan Warsawa berakhir. Perkampungan dihancurkan.

17 Mei 1943

Dam Buster RAF yang selamat segera kembali.

19 Mei 1943

Winston Churchill membuat sebuah sesi bersama dengan Kongres AS. Ia memuji persahabatan kedua Sekutu.

Menteri Propaganda Goebbels mengumumkan bahwa semua kaum Yahudi telah meninggalkan Berlin.

22 Mei 1943

Sekutu memulai pengeboman besar Sisilia dan Sardinia, kedua situs pendaratan yang mungkin.

24 Mei 1943

Laksamana Karl Dönitz memerintahkan banyak U-Boat melepaskan diri dari Atlantik, karena banyak di antaranya jatuh ke taktik anti-kapal selam Sekutu yang baru.

Josef Mengele menjadi Pimpinan Medis di Auschwitz.

29 Mei 1943

RAF mengebom Wuppertal, menyebabkan banyak kematian sipil.

30 Mei 1943

Jepang meninggalkan Pulau Attu di Kepulauan Aleut.

31 Mei 1943

B-17 Amerika mengebom Naples.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Juni 1943

4 Juni 1943

Jenderal Henri Giraud menjadi Pimpinan Pasukan Perancis Merdeka di Afrika Utara.

8 Juni 1943

Pasukan Jepang meninggalkan Pulau Kiska di Kepulauan Aleut, pendudukan terakhir mereka di belahan Barat. Peristiwa ini terjadi hampir setahun setelah pendaratan mereka.

11 Juni 1943

Pasukan Britania menduduki Pantelleria dan Lampedusa, kepulauan kecil antara Tunisia dan Sisilia, setelah beberapa hari pengeboman.

13 Juni 1943

Sejumlah pesawat AS jatuh di Kiel.

17 Juni 1943

Sekutu mengebom Sisilia dan daratan Italia, sementara tanda-tanda meningkat untuk penyerangan berikutnya.

20 Juni 1943

Operasi Cartwheel dimula dengan pendaratan oleh Batalion Laut ke-4 Amerika Serikat di Tanjung Segi di Georgia Baru di Kepuluan Solomon. Tidak akan diamankan hingga Agustus.

22 Juni 1943

Pasukan Merah memulai sebuah pertahanan besar.

23 Juni 1943

Tentara Amerika mendarat di Kepulauan Trobriand, dekat Nugini. Strategi Amerika dalam menempatkan pasukan di Pasifik Barat Laut dengan “Pendaratan Pulau” berlanjut.

24 Juni 1943

Serangan berlanjut terhadap pusat industri Ruhr. Akibatnya terjadi evakuasi warga sipil Jerman dari wilayah tersebut.

30 Juni 1943

Tentara Amerika mendarat di Pulau Rendova, Georgia Baru, bagian lainnya dari Operasi Cartwheel.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Juli 1943

3 Juli 1943

Pendaratan Amerika berlanjut di Nugini; tujuannya adalah bandar udara Munda.

4 Juli 1943

Jenderal Władysław Sikorski dan beberapa anggota pemerintah terusir Polandia tewas, karena kecelakaan udara di Gibraltar.

5 Juli 1943

Pertempuran Kursk dimulai; merupakan pertempuran tank terbesar sepanjang sejarah, melibatkan sekitar 6.000 tank. Rusia menghentikan Panzer Jerman, termasuk tank Panther dan Tiger.

Kekuatan udara Sekutu menyerang armada U-Boat di Teluk Biscay.

6 Juli 1943

Armada serangan Sekutu berlayar menuju Sisilia.

Pertempuran Amerika Serikat dan Jepang dalam Pertempuran Teluk Kula di lepas Kolombangara, dekat Kepulauan Solomon. Pasukan Amerika mencoba menghentikan pendaratan pasukan Jepang, tetapi dengan keberhasilan kecil. Kapal jelajah Amerika USS Helena (CL-50) tenggelam.

9 Juli 1943

Serangan Sekutu di Sisilia menandai awal kekalahan Eropa Axis bersekutu. Divisi Infanteri ke-45 memainkan peran penting.

12 Juli 1943

Wehrmacht dan Angkatan Darat Merah berperang dalam Pertempuran Prokhorovka.

Pertempuran Kolombangara (dekat New Georgia). Jepang menggunakan radar untuk merusak tiga kapal jelajah Amerika, dan menenggelamkan sebuah kapal perusak dengan torpedo. Mereka kemudian mendaratkan bantuan lainnya.

13 Juli 1943

Pertempuran Kursk berakhir dengan kekalahan dari kedua belah pihak. Secara keseluruhan tank Rusia kalah. Sementara Rusia melancarkan serangan besar dekat Orel, utara Kursk. Hitler menarik sejumlah pasukan untuk membantu pertahanannya di Sisilia. Telah dikatakan bahwa ancaman Jerman di Timur berakhir.

19 Juli 1943

Roma dibom oleh Sekutu untuk pertama kalinya selama perang.

21 Juli 1943

Sekutu berhasil di Sisilia, menduduki kota dan menawan sejumlah tawanan.

22 Juli 1943

Pasukan Patton menduduki Palermo di Barat Laut Sisilia, kemudian bergerak menuju Messina.

Deportasi kaum Yahudi dari Perkampungan Yahudi dimulai. Kamp pemusnahan Treblinka dibuka.

24 Juli 1943

Benito Mussolini dipecat oleh “dewan Fasis.”

Operasi Gomorrah dimulai: Pesawat Britania dan Kanada mengebom Hamburg di malam hari, sementara Amerika pada siang hari. Di akhir operasi bulan November, 9.000 ton peledak telah menewaskan lebih dari 30.000 orang dan menghancurkan 280.000 bangunan di Jerman.

25 Juli 1943

Di Italia, Gran Consiglio del Fascismo menarik dukungannya terhadap Mussolini. Mussolini ditahan dan kekuasaan diberikan kepada Maresciallo d’Italia Jenderal Pietro Badoglio.

28 Juli 1943

Operasi Gomorrah berlanjut: pesawat Britania mengebom Hamburg, menyebabkan badai api ketiga yang menewaskan 42.000 warga sipil Jerman.

29 Juli 1943

Amerika terus mengebom Kiska, khawatir bahwa Jepang telah menarik diri.

30 Juli 1943

Serangan menyebar di Italia. Pemimpin Fasis cacat fisik dan terdapat beberapa pembantaian.

31 Juli 1943

Sebagian besar angkatan darat Jerman terperangkap di utara Sisilia.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Agustus 1943

1 Agustus 1943

Kapal Torpedo Motor (PT Boat) Letnan John F. Kennedy PT-109 ditenggelamkan oleh kapal perusak Jepang di lepas pantai Kepulauan Solomon.

2 Agustus 1943

Chiang Kai-shek menjadi presiden pemerintahan Nasional Cina.

chiang kai shek pemimpin pemerintahan china
chiang kai shek pemimpin pemerintahan china

3 Agustus 1943

Sebuah “insiden” di rumah sakit Sisilia (bagian kedua tanggal 10 Agustus) ketika Jenderal Patton menampar seorang tentara yang dianggap pura-pura sakit dan tidak dihormati.

5 Agustus 1943

Catania, Sisilia jatuh ke pasukan Britania Montgomery.

6 Agustus 1943

Amerika dan Jepang berperang dalam Pertempuran Teluk Vella di lepas pantai Kolombangara di Kepulauan Solomon. Kapal perusak Amerika menenggelamkan tiga kapal perusak Jepang.

Jerman memasuki Italia sebagai penyerang, setelah munculnya tanda-tanda bahwa Italia di ambang-ambang kekalahan perang.

7 Agustus 1943

Amerika menduduki bandar udara Munda di Georgia Baru.

8 Agustus 1943

Serangan berlanjut oleh tentara Amerika dan Britania terpisah di Sisilia, melanjutkan kompetisi rahasia antara Patton dan Montgomery.

12 Agustus 1943

Jerman memulai evakuasi Sisilia.

14 Agustus 1943

Konferensi Empat di Quebec City. Perdana Menteri Kanada MacKenzie King bertemu dengan Winston Churchill dan Franklin D. Roosevelt.

Jenderal Patton meminta maaf setelah menampar tentara di rumah sakit Sisilia.

15 Agustus 1943

Pertahanan besar Rusia di Kharkov mengancam pengepungan angkatan darat Jerman.

Amerika menduduki Pulau Vella Lavella di Kepulauan Solomon. Mereka juga merebut kembali Kiska, yang telah ditinggalkan pasukan Jepang.

16 Agustus 1943

Portugal mengizinkan Britania mendirikan basis di Kepulauan Azores.

17 Agustus 1943

Angkatan Darat ke-7 AS di bawah Jenderal George S. Patton tiba di Messina, Italia, yang kemudian diikuti oleh Angkatan Darat ke-8 Britania di bawah Marsekal Lapangan Bernard L. Montgomery, menyelesaikan pendudukan Sekutu terhadap Sisilia. Kemenangan belum selesai, tetapi, tentara Jerman berhasil bergerak menuju daratan.

Roosevelt dan Churchill menandatangani Perjanjian Quebec, perjanjian formal untuk mengkoordinasikan penelitian bom atom dan rencana penyerangan Normandia, dan pendirian Komando Asia Tenggara.

Serangan udara Amerika di Schweinfurt dan Regensburg dengan kekalahan besar dari pihak Amerika.

Peenemunde di Pesisir Baltik dibom setelah Sekutu mengetahui situs V-1 pertama yang misterius.

23 Agustus 1943

Pertempuran Kursk berakhir dengan kekalahan pasukan Jerman. Rusia merebut kembali Kharkov.

RAF mengebom kembali Berlin dengan kekalahan besar.

26 Agustus 1943

Lord Louis Mountbatten ditunjuk sebagai komandan pasukan Asia Tenggara.

27 Agustus 1943

Pemberontakan Anti-Jerman di Naples, Italia; sebuah pembantaian warga sipil menyusul.

29 Agustus 1943

Jerman meruntuhkan pemerintahan Denmark setelah menolak berunding dengan berbagai serangan. Bom dipasang di Kopenhagen dan beberapa kapal laut kecil tenggelam.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada September 1943

3 September 1943

Daratan Italia diserang sementara pasukan Sekutu di bawah Bernard L. Montgomery mendarat di Reggio de Calabria. Sebuah Gencatan Senjata Italia ditandatangani dan Italia keluar dari perang.

Nazi Jerman memulai pengosongan warga sipil dari Berlin.

4 September 1943

Rusia mengumumkan perang terhadap Bulgaria.

Resimen Infanteri ke-503 di bawah Jenderal Amerika Serikat Douglas McArthur mendarat dan menduduki Nadzab, di timur kota pelabuhan Lae di Timur Laut Papua Nugini. Lae jatuh ke tangan Amerika, dan tentara Amerika menduduki Salamau.

8 September 1943

Jenderal Amerika Serikat Dwight D. Eisenhower mengumumkan penyerahan Italia kepada Sekutu.

USAAF mengebom Kantor Jenderal Jerman untuk wilayah Mediterania di Frascati.

9 September 1943

Sekutu mendarat di Salerno, Italia; sementara tentara Britania menduduki Taranto setelah Italia menyerah. Strategi Sekutu adalah pada berbagai penyerahan.

Rusia melancarkan pertahanan di Kiev, ibu kota Ukraina.

Iran, melihat kesuksesan Sekutu di Italia, mengumumkan perang terhadap Jerman.

10 September 1943

Jerman menduduki Roma, sekarang Italia telah menyerah kepada Sekutu. Armada Italia menyerah di malta dan pelabuhan Mediterania lainnya.

12 September 1943

Mussolini diselamatkan dari pengurungan puncak gunung oleh Dewan Fasis (lihat entri untuk 24 Juli) oleh penerjun payung Jerman yang dipimpin Otto Skorzeny. Mussolini kemudian dipertemukan dengan Hitler, yang masih setia kepada teman lamanya, dan diangkat menjadi kepala “Salo”, sebuah pemerintahan quasi: “Republik Sosial Italia.”

13 September 1943

Tentara Jerman dan Italia saling berperang di Yunani.

Kepala pantai Salerno terancam, serangan Jerman meningkat.

14 September 1943

Tentara Britania menduduki Bari, sebuah pelabuhan penting di tenggara Italia. Sementara Amerika mendarat di Sardinia dan bersiap-siap mendudukinya.

15 September 1943

Mussolini mengumumkan berdirinya “Republik Sosial Italia” (Lihat entri 15 September)

Chiang Kai-shek, presiden baru Cina, memberitahukan bahwa Jenderal Stillwell, penasihat/komandan militer Amerika, akan dipanggil untuk menyarankan kerjasama dengan Komunis.

16 September 1943

Pasukan Britania menduduki berbagai pulau-pulau Yunani di Laut Aegean.

Tentara Britania dan Amerika tiba dekat kepala pantai Salerno.

20 September 1943

Pasukan Sekutu mendekati Naples.

21 September 1943

Kapal selam Britania menyerang kapal perang Jerman Tirpitz, di Fjord Norwegia, menjebaknya selama enam bulan.

Pertempuran Solomon dapat dianggap berakhir secara tidak resmi.

22 September 1943

Pasukan Australia mendarat di Finschhafen, sebuah pelabuhan kecil di Nugini. Jepang melanjutkan pertempuran hingga Oktober.

25 September 1943

Rusia menduduki Smolensk, sebuah kota penting di barat Moskow; mereka juga mencapai pinggiran kota Kiev.

27 September 1943

Chiang Kai-shek mengeksekusi saudara lelaki Mao Zedong.

28 September 1943

Penduduk Naples, merasakan kedatangan Sekutu, memberontak melawan Jerman. Pemberontakan itu berakhir dengan banyak kematian sipil. Pasukan Sekutu tidak muncul.

Jerman merebut pulau Corfu dari Italia, penduduk sebelumnya.

29 September 1943

Berita disebarkan bahwa Denmark secara rahasia mengirim kaum Yahudi mereka ke Swedia dengan penyeberangan perahu; ribuan orang diselamatkan.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Oktober 1943

1 Oktober 1943

Pasukan Britania dan Amerika memasuki Naples; pelabuhannya rusak parah karena pengeboman Sekutu dan sabotase oleh pasukan Jerman yang menyerah.

Rusia melanjutkan pergerakan mereka di Kiev dengan menyeberangi Sungai Dnieper.

4 Oktober 1943

Korsika dibebaskan oleh pasukan Perancis Merdeka.

Pesawat dan kapal laut Amerika mengebom Pulau Wake.

6 Oktober 1943

Amerika dan Jepang berperang dalam Pertempuran Laut Vella Lavella. Jepang berhasil mengosongkan pulau.

7 Oktober 1943

Lord Louis Mountbatten secara resmi menjadi Komandan Tertinggi Sekutu Asia Tenggara

12 Oktober 1943

Angkatan Darat Kelimabelas AS menyeberangi Sungai Volturno di Italia.

Sebuah serangan bom besar di Rabaul, Britania Baru.

13 Oktober 1943

Pemerintahan baru di Italia, dipimpin Marsekal Badoglio, mendukung Sekutu dan mengumumkan perang terhadap Jerman.

14 Oktober 1943

“Kamis Hitam”: serangan Schweinfurt Kedua dimana pengebom Amerika gugur.

18 Oktober 1943

Chiang Kai-shek memasuki kantornya sebagai Presiden Cina.

19 Oktober 1943

Pertemuan Menteri Luar Negeri di Moskow: Anthony Eden (Britania Raya), Cordell Hull (AS) dan V Molotov (USSR) memulai diskusi mengenai bagaimana perdamaian dilakukan.

Lord Mountbatten bertemu dengan Chiang Kai-shek untuk memberikan bantuan di Cina.

20 Oktober 1943

MacArthur kembali: ia mendarat dengan pasukannya di Leyte.

22 Oktober 1943

RAF mengirim serangan udara besar di pusat industri Jerman, Kassel.

Banyak pesawat Jepang di pangkalan Rabaul dihancurkan oleh pesawat Sekutu .

25 Oktober 1943

Rusia melintasi Sungai Dnieper dan menduduki Dneporpetrovsk.

29 Oktober 1943

Pekerja pelabuhan Britania berdemo di London; tentara menggantikan pekerjaan mereka.

31 Oktober 1943

Hujan lebat di Italia memperlambat serangan Sekutu terhadap Roma.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada November 1943

1 November 1943

Dalam Operasi Goodtime, Angkatan Laut Amerika Serikat mendarat di Bougainville di kepulauan Solomon. Pertempuran untuk pulau ini akan berlanjut hingga akhir perang.

2 November 1943

Pada jam-jam pertama, kapal Amerika dan Jepang bertempur dalam Pertempuran Teluk Empress Augusta di lepas pantai Bouganville, tetapi Jepang gagal mendaratkan bantuan.

Tentara Britania, di Italia, mencapai Sungai Garigliano.

6 November 1943

Angkatan Darat Tentara Merah membebaskan kota Kiev. Ini merupakan perayaan Revolusi Rusia tahun 1917.

9 November 1943

Sekutu menduduki Castiglione, Italia.

Jenderal De Gaulle menjadi Presiden Komite Perancis untuk Kemerdekaan Nasional.

11 November 1943

Kekuatan udara Amerika terus menyerang Rabaul.

12 November 1943

Jerman mengalahkan pasukan Britania di kepulauan Dodecanese, lepas pantai Turki.

14 November 1943

Pengeboman besar di Tarawa, di Kepulauan Gilbert di Samudera Pasifik.

15 November 1943

Pasukan Penjelajah Sekutu untuk serangan di Eropa secara resmi dibentuk.

Pemimpin SS Jerman, Heinrich Himmler memerintahkan bahwa Gipsi dan “setengah-Gipsi” diletakkan “sederajat kaum Yahudi dan ditampung di kamp konsentrasi.”

16 November 1943

Pemberontakan Anti-Jerman di Italia meningkat; terdapat ledakan di kota Milan.

160 pengebom Amerika menyerang sebuah fasilitas pembangkit hidro-elektrik dan pabrik air keras di Vemork milik Jerman, Norwegia.

Kapal selam Jepang menenggelamkan kapal selam AS USS Corvina di permukaan laut dekat Truk.

18 November 1943

440 pesawat Angkatan Udara Kerajaan mengebom Berlin, menyebabkan kerusakan ringan dan menewaskan 131 orang. Sedangkan pihak RAF kehilangan 9 pesawat dan 53 penerbang.

20 November 1943

Pertempuran Tarawa dimulai – Angkatan Laut Amerika Serikat mendarat di atol Tarawa dan Makin di Kepulauan Gilbert dan diserang dari tentara pesisir Jepang. Amerika dikejutkan dengan keguguran yang banyak.

Tentara Britania di bawah Montgomery melanjutkan serangannya di bagian timur Italia.

22 November 1943

Presiden AS Franklin D. Roosevelt, Perdana Menteri Britania Winston Churchill, dan pemimpin RC (Republik Tiongkok) Chiang Kai-Shek, bertemu di Kairo, Mesir, untuk membicarakan cara mengalahkan Jepang.

23 November 1943

Kerusakan besar dari pengeboman Sekutu di Berlin. Deutsche Opernhaus di Bismarckstraße di distrik Charlottenburg, Berlin, dihancurkan.

24 November 1943

Pengeboman besar terhadap Berlin berlanjut.

25 November 1943

Amerika dan Jepang bertempur dalam Pertempuran Tanjung St. George antara Buka dan Irlandia Baru. Kapal perusak Admiral Arleigh Burke mengeluarkan diri.

Rangoon dibom oleh pengebom Amerika.

26 November 1943

Pertahanan Rusia di Ukraina berlanjut.

27 November 1943

Konferensi Casablanca (“Sextant”) berakhir; Roosevelt, Churchill, dan Chiang Kai-shek menyelesaikan Deklarasi Kairo, yang menghasilkan rencana strategi melawan Jepang.

Kematian warga sipil besar di Berlin, sementara serangan bom berlanjut.

28 November 1943

Konferensi Teheran: Presiden AS Franklin D. Roosevelt, Perdana Menteri Britania Winston Churchill dan Pemimpin Soviet Joseph Stalin bertemu di Teheran untuk membicarakan strategi perang; (tanggal 30 November mereka mengeluarkan perjanjian mengenai serangan Juni 1944 ke Eropa dengan nama Operasi Overlord). Stalin memiliki janji bahwa ia akan menunggunya.

29 November 1943

AVNOJ bagian kedua, dewan Anti-fasis kemerdekaan nasional Yugoslavia, diadakan di Jajce, Bosnia dan Herzegovina, membicarakan peraturan sebelum perang di negara itu.

30 November 1943

Di Malaya, jepang mengeluarkan PERINGATAN PEMERINTAH No. 41 untuk membantu keluarga menanami ladangnya. Keluarga yang berhasil akan diberikan hadiah sementara keluarga yang gagal memenuhinya atau meninggalkan tanahnya tanpa ditanami, akan dihukum. Peringatan ini ditulis oleh ITAMI MASAKICHI (Penang Shu Chokan) pada tanggal 25 November 2603/1943.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Desember 1943

3 Desember 1943

Edward R. Murrow menggelar “Orchestrated Hell” klasiknya yang disiarkan oleh CBS Radio, yang menggambarkan pengeboman malam Angkatan Udara Kerajaan di Berlin.

4 Desember 1943

Bolivia mengumumkan perang terhadap seluruh kekuatan Axis.

Di Yugoslavia, pimpinan pemberontak Marsekal Tito mengumumkan sebuah pemerintahan terusir demokratis Yugoslavia.

12 Desember 1943

Rommel ditunjuk sebagai kepala “Fortress Europa”, kepala perencana serangan terhadap pertahanan Sekutu selanjutnya.

16 Desember 1943

Kalinin direbut kembali dalam pertahanan besar-besaran Rusia.

24 Desember 1943

Jenderal AS Dwight D. Eisenhower menjadi Komandan Tertinggi Sekutu di Eropa.

26 Desember 1943

Kapal perang jelajah Jerman Scharnhorst tenggelam di Tanjung Utara (di Arktik) oleh serangan torpedo kapal jelajah dan perusak Britania.

Angkatan Laut Amerika mendarat di Tanjung Gloucester, Britania Baru.

27 Desember 1943

Jenderal Eisenhower secara resmi menjadi ketua Overlord, serangan ke Normandia.

28 Desember 1943

Di Burma, tentara Cina menuai sukses melawan Jepang.

 

Perang Dunia 2 di Tahun 1944

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Januari 1944

4 Januari 1944

Pertempuran Monte Cassino dimulai

Rusia menyeberang ke Polandia dari front Ukraina

9 Januari 1944

Pasukan Britania menduduki Maungdaw, Burma, sebuah pelabuhan penting bagi persediaan Sekutu.

11 Januari 1944

Pertempuran pertama Monte Cassino. Amerika dikalahkan.

12 Januari 1944

Count Ciano, Menteri Luar Negeri Italia dan anak tiri Mussolini dieksekusi oleh simpatisan pemerintah Fasis Mussolini.

17 Januari 1944

Pasukan Britania, di Italia, menyeberangi Sungai Garigliano.

19 Januari 1944

Tentara Rusia didorong ke barat menuju negara-negara Baltik.

20 Januari 1944

Angkatan Udara Kerajaan menjatuhkan 2.300 ton bom di Berlin.

Divisi Infanteri ke-36 Angkatan Darat AS, di Italia, berusaha menyeberang Sungai Rapido tetapi banyak yang gagal.

22 Januari 1944

Sekutu memulai Operasi Shingle, pendaratan di Anzio, Italia. Divisi Infanteri ke-45 AS menetapkan basis di Anzio melawan berbagai kerusuhan selama 4 bulan. Artileri Jerman dan serangan tentara hampir menduduki tepi pantai.

24 Januari 1944

Pasukan Sekutu mundur besar-besaran di Sungai Rapido.

29 Januari 1944

Tentara Amerika mendarat di Kepulauan Admiralty, bagian dari Nugini.

30 Januari 1944

Tentara Amerika Serikat menyerang Majuro, Kepulauan Marshall.

31 Januari 1944

Pasukan Amerika mendarat di Atol Kwajalein dan pulau lainnya di Kepulauan Marshall milik Jepang.

Amerika berusaha menjaga tepi pantai Anzio.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Februari 1944

1 Februari 1944

Angkatan Laut Amerika Serikat mendarat di Roi dan Namur di Kepulauan Marshall.

Pertempuran di Monte Cassino dan Anzio meningkat.

2 Februari 1944

Pasukan Rusia bergerak ke Estonia.

3 Februari 1944

Pendudukan Amerika Serikat terhadap Kepulauan Marshall hampir berhasil.

Rusia menawan dua korps Angkatan Darat Jerman di “kantung” Korsun, selatan Kiev.

Pesawat Amerika mengebom Eniwetok di Kepulauan Marshall, yang kemudian menjadi basis B-29.

4 Februari 1944

Kwajalein, atol terbesar di dunia dan basis laut besar Jepang diamankan.

5 Februari 1944

Angkatan Laut Amerika mengebom Kepulauan Kurile, wilayah paling utara di negara Jepang.

6 Februari 1944

Jerman terus menuai sukses menyerang Sekutu di Cassino.

7 Februari 1944

Di Anzio, Sekutu terus diancam dengan serangan artileri Jerman.

8 Februari 1944

Rencana penyerangan ke Perancis, Operasi Overlord, dikonfirmasikan.

14 Februari 1944

Kantor pusat SHAEF didirikan di Britania oleh Jenderal Dwight D. Eisenhower.

Kerusuhan anti-Jepang di Jawa.

15 Februari 1944

Pertempuran Monte Cassino “kedua” dimulai. Kuil bersejarah di atas Monte Cassino hancur setelah dibom Sekutu. Pengeboman ini kontroversial sejak Jerman menolak pernyataan Sekutu bahwa tanah itu digunakan sebagai pos observasi.

16 Februari 1944

Jerman melancarkan serangan balasan di Anzio, mengancam tepi pantai yang diduduki Amerika.

Jerman, dengan pasukan Panzer, gagal menduduki kantung Korsun.

Diplomat dari USSR dan Finlandia bertemu untuk menandatangani gencatan senjata.

17 Februari 1944

Angkatan Laut Amerika mendarat di Atol Eniwetok.

18 Februari 1944

Monte Cassino diduduki dalam penyerangan terakhir dimana tentara Polandia membakar dirinya sendiri.

Serangan udara Angkatan Laut Amerika di kepulauan Truk, basis laut besar Jepang, tetapi akan menjadi salah satu benteng bypass lingkaran pertahanan luar Jepang.

19 Februari 1944

Leipzig, Jerman dibom selama dua malam. Ini menandai awal kampanye pengeboman “Minggu Besar” terhadap kota industri Jerman oleh pengebom Sekutu.

23 Februari 1944

Pesawat AL Amerika menyerang Kepulauan Mariana di Saipan, Guam, Tinian.

26 Februari 1944

Kampanye pengeboman “Minggu Besar” berhasil; pesawat tempur Amerika P-51 Mustang jarak jauh membuktikan berhasil menjaga pengebom Amerika di Jerman.

Rusia terus mengebom Helsinki, Finlandia sementara rencana perdamaian berlanjut.

28 Februari 1944

Kepulauan Admiralty diserang oleh pasukan AS, ditandai oleh Pertempuran Los Negros dan Operasi Brewer. Pertahanan untuk armada penting ini akan berlanjut hingga Mei. Rabaul seluruhnya dikepung.

 

Peristiwa Perang Dunia 2 pada Maret 1944

1 Maret 1944

Bagian bawah USS Tarawa dan USS Kearsarge mengalami kebocoran.

Serangan anti-fasis terjadi di Italia utara.

6 Maret 1944

Chindit Wingate melakukan beberapa serangan berhasil di Burma.

6-7 Maret 1944

Angkatan udara Soviet mengebom Narva, kota ini hancur.

7 Maret 1944

Jepang memulai usaha serangan ke India, memulai pertempuran empat bulan di sekitar Imphal.

tentara india masa perang dunia 2
tentara india masa perang dunia 2 (via wikipedia.com)

8 Maret 1944

Pasukan Aemrika diserang tentara Jepang di Hill 700 dalam Bougainville; pertempuran yang akan berjalan selama lima hari.

Ofensif Angkatan Bersenjata Merah di front lebar di barat Dnieper di Ukraina memaksa Jerman mundur besar-besaran.

9-19 Maret 1944

Angkatan udara Soviet melakukan serangan udara di Tallinn, sekitar 800 orang tewas.

12 Maret 1944

Pembentukan Komite Politik Pembebasan Nasional di Yunani.

13 Maret 1944

Di Pulau Bougainville, tentara Jepang mengakhiri serangannya terhadap pasukan Amerika di Hill 700.

15 Maret 1944

Dewan Nasional Pemberontakan Perancis menyetujui program Pemberontakan.

Pertempuran “ketiga” Cassino dimulai dengan kota Cassino yang dihancurkan.

Amerika menduduki Pulau Manus di kumpulan pulau Admiralty.

17 Maret 1944

Terjadi Pengeboman besar di Vienna.

18 Maret 1944

Pasukan Jerman menduduki Hungaria. Angkatan Bersenjata Merah mendekati perbatasan Rumania.

19 Maret 1944

Partisan Yugoslavia menyerang Trieste, di perbatasan Italia dan Kroasia.

20 Maret 1944

Serangan Angkatan Bersenjata Merah di Ukraina berlanjut dengan kesuksesan besar.

21 Maret 1944

Finlandia menolak tawaran perdamaian Soviet.

22 Maret 1944

Pasukan Jepang melintasi perbatasan India bersama front Imphal.

Frankfurt dibom, mengakibatkan kematian dalam jumlah besar.

24 Maret 1944

Pembantaian Fosse Ardeatine di Roma, Italia. 335 orang Italia tewas, termasuk 75 Yahudi dan lebih dari 200 anggota kelompok berbeda dalam Pemberontakan Italia; ini merupakan respon Jerman terhadap ledakan bom yang menewaskan tentara Jerman

Orde Wingate tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat.

Pengeboman besar terhadap kota-kota Jerman dalam berbagai lokasi strategis selama 24 jam.

25-26 Maret 1944

Angkatan udara Soviet mengebom Tartu.

28 Maret 1944

Tentara Jepang mundur di Burma.

30 Maret 1944

RAF mengalami kegagalan dalam serangan udara besar di Nuremberg.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada April 1944

3 April 1944

Pengebom Sekutu menyerang Budapest di Hungaria, sekarang diduduki Jerman, dan Bukarest di Rumania, dengan Angkatan Bersenjata Merah yang sedang memasuki kota.

4 April 1944

Jenderal Charles de Gaulle menjadi pimpinan seluruh pasukan Perancis Merdeka.

5 April 1944

Angkatan Udara AS mengebom ladang minyak Ploesti di Rumania, dengan kegagalan besar.

6 April 1944

Jepang bergerak di Dataran Imphal, seharusnya dihalang – itu membuktikan Jepang cukup kuat mengepung pasukan Britania di Imphal dan Kohima, India.

7 April 1944

Angkatan Bersenjata Merah menduduki Kerch di timur Crimea, dan bergerak ke Sevastopol

12 April 1944

Tentara Jerman memulai evakuasi Crimea.

14 April 1944

Crimea dan Odessa dibebaskan oleh pasukan Soviet.

15 April 1944

Serangan udara besar terhadap ladang minyak Ploesti oleh RAF dan Angkatan Udara AS.

17 April 1944

Amerika mendarat di Mindanao, di selatan Filipina.

Jepang melancarkan ofensif besar di tengah Cina, mengarah ke pangkalan udara tenggara Cina dimana pengebom Amerika dipusatkan. Di hari berikutnya mereka menuai keberhasilan.

Yalta, sebuah pelabuhan penting di tenggara Crimea, diduduki oleh Angkatan Bersenjata Merah.

21 April 1944

Sebuah serangan udara di Paris menewaskan sejumlah besar warga sipil.

22 April 1944

Pesawat laut Amerika melakukan serangan tersebar di Nugini. Tentara AS mendarat di Hollandia dan Aitape di utara Nugini. Pasukan Jepang di Nugini akan ditarik.

24 April 1944

Tentara Britania membuka jalan dari Imphal ke Kohima di India.

27 April 1944

Tragedi Slapton Sands: Tentara Amerika tewas dalam latihan untuk persiapan D-Day (Hari-H) di Slapton di Devon.

30 April 1944

Persiapan besar-besaran untuk D-Day dilakukan di seluruh selatan Inggris.

Serangan udara laut Amerika berlanjut di Kepulauan Carolina, termasuk Truk.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Mei 1944

6 Mei 1944

Pengeboman Sekutu besar-besaran di Benua Eropa dalam persiapan D-Day.

8 Mei 1944

D-Day untuk Operasi Overlord ditetapkan tanggal 5 Juni.

9 Mei 1944

Angkatan Darat Jerman mengevakuasi Sevastopol kota terbesar dan pelabuhan penting di Crimea; Angkatan Bersenjata Merah bergerak masuk.

Pertempurang di “jalur Gustav” dekat Monte Cassino berlanjut tanpa keputusan.

11 Mei 1944

Britania melintasi Sungai Rapido. Pertempuran “keempat” Monte Cassino dimulai, bersamaan dengan pembukaan kampanye ofensif terhadap Roma.

12 Mei 1944

Tentara Soviet mengakhiri pembebasan Crimea.

Sejumlah besar tentara Cina menyerang Burma utara.

13 Mei 1944

Jembatan di Sungai Rapido dijaga ketat.

18 Mei 1944

Pertempuran Monte Cassino berakhir dengan kemenangan Sekutu; tentara Polandia mengibarkan bendera merah dan putih di reruntuhan Monte Cassino. Jerman telah meninggalkannya.

Tentara Sekutu menduduki pangkalan udara di Myitkyina, Burma, sebuah pangkalan penting; pertempuran merebut kota itu sendiri akan berlanjut selama tiga bulan.

Perlawanan Jepang terakhir di Kepulauan Admiralty, lepas Nugini berakhir.

21 Mei 1944

Pengeboman Sekutu yang ditingkatkan terhadap target-target di Perancis dalam persiapan D-Day.

23 Mei 1944

Serangan Sekutu terhadap Roma, setelah bergabungnya korps II dan III Amerika.

25 Mei 1944

Jerman mundur di wilayah Anzio. Pasukan Amerika mendarat di kepala pantai dan terhubung dengan Angkatan Darat Kelima; keduanya memulai serangan terhadap Roma.

27 Mei 1944

Amerika mendarat di Biak, Nugini Belanda, sebuah pangkalan udara penting Jepang; perlawanan Jepang berlanjut hingga Agustus.

31 Mei 1944

Jepang mundur dari Imphal (India) dengan kekalahan besar; serangannya terhadap India berakhir.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Juni 1944

1 Juni 1944

Pemerintah Eamon de Valera terpilih kembali di Irlandia.

2 Juni 1944

Pemerintahan provisional Perancis dibentuk.

3 Juni 1944

Pengeboman harian terhadap semenanjung Cherbourg dan wilayah Normandia.

4 Juni 1944

Operasi Overlord ditunda 24 jam karena badai.

Tentara Amerika, Inggris dan Perancis memasuki Roma.

5 Juni 1944

Roma jatuh pada Sekutu. Merupakan ibukota negara Sentral yang jatuh. Lebih dari 1000 pengebom Britania menjatuhkan 5000 ton bom pada pabrik senjata Jerman di pantai Normandia dalam persiapan D-Day.

Tentara Sekutu pertama mendarat di Normandia – para penerjun disebar dari selatan Caen.

6 Juni 1944

Pertempuran Normandia dimulai. Operasi Overlord D-Day, dimulai dengan pendaratan 155.000 tentara Sekutu di pantai Normandia di Perancis. Tentara sekutu langsung menghancurkan Dinding Atlantik dan masuk ke daratan dalam operasi militer amfibi terbesar sepanjang sejarah.

7 Juni 1944

Bayeux dibebaskan oleh tentara Britania.

9 Juni 1944

Tidak ada perjanjian yang tercapai di antara kedua negara, Stalin melancarkan ofensif terhadap Finlandia dengan keinginan mengalahkan Finlandia sebelum masuk ke Berlin.

10 Juni 1944

642 pria, wanita dan anak dibunuh di Oradour-sur-Glane (sebuah kota dekat Limoges) Perancis, sebagai respon Jerman terhadap aktivitas perlawanan lokal.

218 warga sipil tewas dalam pembantaian Distomo di Yunani.

11 Juni 1944

Pesawat laut Amerika menyerang Kepulauan Mariana, termasuk Saipan, bersiap untuk penyerangan.

13 Juni 1944

Jerman melancarkan serangan V1 Flying Bomb terhadap Inggris, dalam pandangan Hitler sebagai balasan untuk serangan. Ia yakin akan kemenangan Jerman dengan “senjata rahasia” ini. Serangan V-1 akan berlanjut hingga Juni.

15 Juni 1944

Amerika Serikat menyerang Saipan.

17 Juni 1944

Tentara Perancis Merdeka mendarat di Elba.

18 Juni 1944

Elba diumumkan dibebaskan.

Sekutu menduduki Assisi, Italia.

19 Juni 1944

Pertempuran Laut Filipina. Dikenal oleh pilot laut Amerika sebagai “Perburuan Kalkun Kepulauan Mariana Besar” dimana banyak pesawat dan pilot Jepang dikalahkan dan dua kapal angkut Jepang tenggelam.

Beberapa badai Channel menghancurkan salah satu pelabuhan Mulberry Sekutu di Normandia.

Angkatan Bersenjata Merah bersiap untuk “Operasi Bagration”, sebuah ofensif besar-besaran di Byelorussia (Rusia Putih).

20 Juni 1944

Britania menduduki Perugia, Italia.

Pengepungan Imphal diakhiri setelah tiga bulan.

21 Juni 1944

Ofensif Sekutu di Burma.

22 Juni 1944

V-1 terus menyerang Inggris, khususnya London, kadang-kadang dengan kematian yang besar.

Operasi Bagration: Serangan oleh Soviet, memaksa pengosongan pasukan Jerman dari Belarus. Ini menyebabkan penghancuran Pusat Grup Angkatan Darat Jerman, inilah kemungkinan kekalahan terbesar Wehrmacht selama Perang Dunia 2.

Kampanye Burma: Pertempuran Kohima berakhir dengan kemenangan Britania.

23 Juni 1944

Komite Nasional Republik Estonia mengeluarkan deklarasi “untuk orang Estonia”. Deklarasi ini diumumkan oleh pers dunia di Stockholm pada Juli 1944 dan Tallinn pada 1 Agustus 1944.

25 Juni 1944

Pertempuran Tali-Ihantala antara tentara Finlandia dan Soviet dimulai. Pertempuran terbesar yang pernah dilakukan di negara Nordik.

26 Juni 1944

Cherbourg dibebaskan oleh tentara Amerika.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Juli 1944

2 Juli 1944

V-1 terus merusak, dengan kehancuran material dan kematian.

3 Juli 1944

Minsk di Byelorussia dibebaskan oleh pasukan Soviet.

Sekutu terlibat dalam “pertempuran pagar tanaman”, setelah dihalang oleh pagar pertanian di Perancis Barat dimana penelitiannya belum sepenuhnya dipastikan.

Siena, Italia jatuh ke tentara Aljazair dalam pasukan Perancis.

6 Juli 1944

Serangan Banzai terbesar dalam perang: 4.300 tentara Amerika dipenggal di Saipan.

7 Juli 1944

Tentara Soviet memasuki Vilna, Lithuania.

9 Juli 1944

Setelah perlawanan besar Caen, Perancis dibebaskan oleh tentara Britania seusai serangan Sekutu.

Saipan diumumkan aman, Jepang kehilangan 30.000 tentara; pada saat-saat terakhir sejumlah warga sipil bunuh diri dengan kekalahan militer Jepang.

10 Juli 1944

Jepang masih melawan di Nugini.

Tokyo dibom untuk pertama kalinya sejak serangan Doolittle pada April 1942.

11 Juli 1944

Presiden Roosevelt mengumumkan, bahwa ia akan menjalani jabatannya yang keempat sebagai presiden.

12 Juli 1944

Hitler menolak proposal Marsekal Lapangan Walther Model untuk menarik pasukan Jerman dari Estonia dan Latvia Utara, dan mundur ke Sungai Daugava.

13 Juli 1944

Soviet menduduki Vilna, Lithuania.

Ofensif Lvov-Sandomierz dimulai.

16 Juli 1944

Tentara pertama Pasukan Ekspedisi Brazil (FEB) tiba di Italia

17 Juli 1944

Marsekal Lapangan Rommel luka parah ketika mobilnya ditembak dari udara di Perancis.

18 Juli 1944

St. Lo, Perancis diduduki, dan serangan Sekutu dari wilayah pertanian di Normandia dimulai.

Jenderal Hideki Tojo mundur sebagai menteri tertinggi pemerintah Jepang setelah kekalahan pasukan militer Jepang terus berlanjut. Kaisar Hirohito meminta Jenderal Kuniaki Koiso membentuk pemerintahan baru.

19 Juli 1944

Pasukan Amerika menduduki Leghorn (Livorno), Italia jauh di atas semenanjung Italia.

20 Juli 1944

Plot 20 Juli dilakukan oleh Kol. Claus von Stauffenberg dalam usaha gagal membunuh Hitler. Hitler sedang mengunjungi kantor di Rastenburg, Prusia Timur. Pengadilan dilakukan terhadap pelaku plot dan keluarga mereka, dan bahkan Rommel.

21 Juli 1944

Marinir AS mendarat di Guam.

22 Juli 1944

Hitler memberikan izin mundur dari Sungai Narva ke garis pertahanan Tannenberg di bukit Sinimäed 20 km Barat dari Narva.

24 Juli 1944

Angkatan Bersenjata Soviet melakukan serangan di sepanjang Sungai Merah. Pasukan Jerman mulai mundur ke garis Tannenberg.

Kamp Konsentrasi Majdanek dibebaskan pasukan Soviet, merupakan yang pertama. Uni Soviet sekarang memerintah beberapa kota besar di Polandia, termasuk Lublin.

Pesawat pengebom AS salah mengebom tentara Amerika dekat St. Lo, Perancis.

Marinir mendarat di Pulau Tinian, yang terakhir dari Kepulauan Mariana (setelah Saipan dan Guam); Tinian akan menjadi pangkalan B-29, dan pangkalan dimana pesawat bom atom berangkat.

“Operasi Cobra” dilakukan sepenuhnya: serangan di St. Lo di Normandia dengan tentara Amerika menduduki Coutances.

26 Juli 1944

Pasukan Jerman, termasuk formasi tentara Estonia mundur dari pertahanan kota Narva ke Garis Tannenberg.

27 Juli – 10 Agustus 1944

Pertempuran di Garis Tannenberg. Pada awal pertempuran terdapat 25 batalion infanteri Estonia dan 24 dari Belanda, Denmark dan Flandria di sisi Jerman di Front Narva. Pasukan artileri, dan tank, tukang mesin dan unit khusus terdiri dari Jerman. Serangan oleh Angkatan Bersenjata Soviet dihentikan, puluhan ribu orang tewas di kedua pihak.

28 Juli 1944

Angkatan Bersenjata Merah menduduki Brest-Litovsk, situs perjanjian damai Rusia-Jerman dalam Perang Dunia I.

29 Juli 1944

Hari penentuan dalam Pertempuran Narva, membolehkan pasukan Jerman, termasuk formasi tentara Estonia, menunda Ofensif Baltik selama tiga bulan berikutnya.

 

Peristiwa Perang Dunia 2 pada Agustus 1944

1 Agustus 1944

Pemberontakan Warsawa Kedua, kali ini oleh Angkatan Darat Rumah Polandia; orang Polandia memberontak, mengharapkan bantuan dari pasukan Uni Soviet yang sedang memasuki kota. Peristiwa ini akan berlangsung selama 63 hari.

Angkatan Bersenjata Merah mengisolasi Negara Baltik dari Prusia Timur dengan menduduki Kovno.

Amerika menyelesaikan pendudukan pulau Tinian.

2 Agustus 1944

Pertempuran untuk Guam, pulau lain di Kepulauan Mariana, berlanjut.

3 Agustus 1944

Myitkyina di utara Burma, jatuh kepada Sekutu (Cina dan Amerika di bawah Stilwell), setelah pertahanan besar oleh Jepang.

4 Agustus 1944

Florence dibebaskan oleh Sekutu, terutama tentara Britania dan Afrika Selatan; sebelum keluar, Jerman di bawah Jenderal Kesselring menghancurkan beberapa jembatan bersejarah dan bangunan bernilai sejarah.

Pengadilan pelaku bom terhadap Hitler dilakukan di sebuah pengadilan yang dipimpin Hakim Roland Freisler.

Rennes dibebaskan pasukan Amerika.

8 Agustus 1944

Pelaku plot bom terhadap Hitler digantung, badannya digantung pada gantungan daging; pengadilan terhadap keluarganya berlanjut. Rommel diberikan pemakaman khusus.

10 Agustus 1944

Guam dibebaskan tentara Amerika dan seluruh Kepulauan Mariana berada dalam pengawasan Amerika. Semua pulau akan dijadikan pangkalan angkatan udara dan laut melawan Jepang.

11 Agustus 1944

Pemberontakan Warsawa berlanjut; Angkatan Bersenjata Merah menetap di sisi barat Vistula, tidak ingin membantu sekutu melawan Jerman.

14 Agustus 1944

Kegagalan Sekutu mendekati Celah Falaise di Perancis, memberikan keuntungan terhadap Jerman untuk kabur ke timur yang selamat dari serangan Sekutu.

15 Agustus 1944

Sekutu mencapai “Jalur Gothic”, posisi strategis Jerman terakhir di Italia Utara.

Operasi Dragoon dimulai, ditandai oleh pendaratan amfibi Sekutu di selatan Perancis.

16 Agustus 1944

Angkatan Bersenjata Merah mendekati Warsawa.

18 Agustus 1944

Angkatan Bersenjata Merah mencapai perbatasan Prusia Timur.

19 Agustus 1944

Pemberontakan Perancis mengawali perlawanan di Paris, karena pergerakan Sekutu ke Sungai Seine.

Dalam siaran radio, Jüri Uluots, Kepala Negara Estonia, meminta tentara Estonia menahan Angkatan Bersenjata Soviet hingga perjanjian dengan Jerman ditandatangani.

20 Agustus 1944

Angkatan Bersenjata Merah melintasi perbatasan menuju Rumania.

21 Agustus 1944

Konferensi Dumbarton Oaks dimulai, menetapkan struktur dasar Perserikatan Bangsa-Bangsa.

22 Agustus 1944

Jepang mundur total dari India.

23 Agustus 1944

Rumania keluar dari Blok Sentral, menyerah pada Uni Soviet, dan bergabung dengan Sekutu.

25 Agustus 1944

Paris dibebaskan; De Gaulle dan Perancis Merdeka melakukan parade kemenangan di Champs-Élysées. Militer Jerman menolak perintah Hitler untuk membakar kota. Sementara itu pasukan Sekutu selatan bergerak dari Riviera, menduduki Grenoble dan Avignon.

28 Agustus 1944

Jerman menyerah di Toulon dan Marseille, di selatan Perancis.

29 Agustus 1944

Perlawanan anti-Jerman dimulai di Cekoslovakia.

30 Agustus 1944

Sekutu memasuki Rouen, di baratlaut Perancis.

31 Agustus 1944

Pasukan Soviet memasuki Bukares.

Pasukan Amerika mengembalikan pemerintah Perancis kepada tentara Perancis Merdeka.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada September 1944

1 September 1944

Tentara Kanada menduduki Dieppe, Perancis, yang dikuasai Jerman pada Agustus 1942.

2 September 1944

Tentara Sekutu memasuki Belgia.

Finlandia menyetujui gencatan senjata dengan Uni Soviet dan meminta penarikan tentara Jerman.

3 September 1944

Brussels dibebaskan oleh Angkatan Darat Kedua Britania, sementara Lyon dibebaskan tentara Perancis dan Amerika.

5 September 1944

Antwerp dibebaskan oleh Divisi Bersenjata ke-11 Britania.

Pemberontakan di Warsawa berlanjut; pasukan Angkatan Bersenjata Merah tersedia sebagai bantuan, tetapi tak dapat bergerak tanpa perintah Stalin.

6 September 1944

“Pemadaman lampu” dikurangi dengan “peredupan” sementara ancaman invasi dan pengeboman lanjutan sangat tidak mungkin.

Ghent dan Liège dibebaskan oleh tentara Britania.

8 September 1944

Ostend dibebaskan oleh tentara Kanada.

Uni Soviet menyerang Bulgaria.

9 September 1944

Roket V-2 pertama menghantam London.

De Gaulle membentuk pemerintah provisional di Perancis, dan Bulgaria melakukan perdamaian dengan USSR kemudian mengumumkan perang terhadap Jerman.

10 September 1944

Luksemburg dibebaskan oleh Angkatan Darat Pertama AS.

Dua pasukan Sekutu bertemu di Dijon, memotong Perancis menjadi setengah.

Tentara Sekutu pertama masuk ke Jerman, memasuki Aachen, kota di perbatasan.

Pekerja kereta Belanda mengadakan pemogokan. Respon Jerman mengakibatkan Kelaparan Belanda 1944.

13 September 1944

Tentara Amerika mencapai jalur Siegfried, dinding Barat sistem pertahanan Jerman.

15 September 1944

Marinir Amerika mendarat di Peleliu di Kepulauan Palau; pertempuran berdarah ini berlanjut selama dua setengah bulan.

16 September 1944

Angkatan Bersenjata Merah memasuki Sofia, Bulgaria dan juga membuka ofensif besar-besaran di negara Baltik.

17 September 1944

Operasi Market Garden, usaha pembebasan Arnhem dan pemunduran Jerman dimulai.

18 September 1944

Brest, Perancis, sebuah pelabuhan Channel penting, jatuh kepada Sekutu.

19 September 1944

Nancy dibebaskan oleh Angkatan Darat Pertama AS; gencatan senjata ditandatangani antara Uni Soviet dan Finlandia.

21 September 1944

Pasukan Britania menduduki Rimini, Italia.

Konferensi Dumbarton Oaks kedua dimulai: akan menetapkan garis besar Perserikatan Bangsa-Bangsa.

22 September 1944

Angkatan Bersenjata Merah menduduki Tallinn, ibukota Estonia.

Jerman menyerah di Boulogne.

23 September 1944

Amerika menduduki atol Ulithi di kepulauan Carolina; merupakan atol raksasa yang kemudian menjadi pangkalan laut penting.

24 September 1944

Angkatan Bersenjata Merah memasuki Polandia.

25 September 1944

Tentara Britania ditarik dari Arnhem dengan kegagalan Operasi Market Garden. Hampir 6.000 penerjun payung ditangkap. Harapan berakhirnya perang telah tidak ada.

26 September 1944

Terdapat tanda-tanda perang saudara di Yunani ketika Front Pembebasan Nasional pro-Komunis dan pemerintahan pro-Britania tidak dapat saling akur.

30 September 1944

Garnisun Jerman di Calais menyerah pada tentara Kanada. Pada satu waktu, Hitler menganggapnya sebagai fokus serangan melintasi Channel.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Oktober 1944

1 Oktober 1944

Tentara Soviet memasuki Yugoslavia.

tentara soviet memasuki serbia
tentara soviet memasuki serbia (via serbianna.com)

2 Oktober 1944

Jerman berhasil memadamkan Pemberontakan Warsawa oleh Angkatan Darat Rumah Polandia. Pasukan Soviet tidak pernah bergerak untuk membantu Angkatan Darat Rumah Polandia.

Tentara Amerika menyerang habis-habisan “Dinding Barat” Jerman.

Pasukan Sekutu mendarat di Kreta.

5 Oktober 1944

Tentara Kanada melintasi perbatasan menuju Belanda.

Angkatan Bersenjata Merah memasuki Hungaria; sementara itu mereka melancarkan ofensif untuk menduduki Riga, Latvia.

6 Oktober 1944

Tentara Soviet dan Cekoslovakia memasuki timurlaut Slowakia.

Pertempuran Debrecen dimulai setelah pasukan Jerman dan Soviet bertempur satu sama lain di timur Hungaria.

9 Oktober 1944

Konferensi Sekutu (“Tolstoy”) di Moskow: Churchill dan Stalin mendiskusikan lingkaran pengaruh setelah perang Balkan.

10 Oktober 1944

Angkatan Bersenjata Merah mencapai Sungai Niemen di Prusia dan meneruskan pertempuran di sekitar Riga.

Sekutu menggabungkan pasukan untuk menduduki Corinth, di selatan Yunani.

12 Oktober 1944

Kapal angkut pesawat Angkatan Laut AS menyerang Formosa (Taiwan).

Konferensi Quebec Kedua (“Octagon”). Presiden Roosevelt dan Churchill mendiskusikan kerjasama militer di Pasifik, dan pembagian Jerman.

14 Oktober 1944

Athena dibebaskan oleh tentara Britania yang memasuki kota.

Marsekal Lapangan Rommel, dibawah tuduhan sebagai salah seorang “pelaku plot bom” bunuh diri untuk menyelamatkan keluarganya.

15 Oktober 1944

Pengeboman Sekutu di Aachen berlanjut, pertempuran besar pertama di tanah Jerman.

16 Oktober 1944

Jerman menggulingkan Admiral Horthy, pangeran dan diktator Hungaria; pernah menjadi sekutu Jerman, ia kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah Jerman.

Angkatan Bersenjata Merah dan partisan Yugoslavia dibawah komando Josip Broz Tito membebaskan Belgrade. Pasukan Angkatan Bersenjata Merah juga berada di Prusia Timur.

18 Oktober 1944

Hitler memerintahkan pengumpulan semua pria dari 16 hingga 60 tahun untuk tugas Penjaga Rumah.

21 Oktober 1944

Aachen diduduki Angkatan Darat Pertama AS; merupakan kota besar Jerman pertama yang diduduki.

23 Oktober 1944

Sekutu mengakui Jenderal de Gaulle sebagai kepala pemerintah provisional Perancis.

Pertempuran Teluk Leyte dimulai. Pertempuran laut terbesar sepanjang sejarah. Amerika mengalami lebih banyak serangan Kamikaze dari pesawat Jepang; USS Princeton rusak parah.

Pertempuran Selat San Bernardino; usaha Jepang menghentikan pendaratan MacArthur di Leyte. Beberapa pesawat angkut pesawat kecil berhasil menyelamatkannya setelah Admira Halsey dipancing ke luar pertempuran di utara.

B-29 sekarang menggunakan Pulau Tinian, di Kepulauan Mariana, sebagai pangkalan untuk pengeboman sistematis di Jepang.

25 Oktober 1944

Rumania dibebaskan sepenuhnya oleh Angkatan Bersenjata Merah dan tentara Rumania.

27 Oktober 1944

Pertempuran Hutan Hurtgen dimulai, dan akan berlanjut selama Oktober dan November dan berakhir pada Desember.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada November 1944

1 November 1944

Pasukan Britania menduduki Salonika di utara Yunani. Situasi warga sipil di Athena sangat terancam.

“Operasi Infatuate”: Sebuah usaha Sekutu untuk memudahkan pergerakan ke Antwerp; terdapat banyak pendaratan amfibi di Pulau Walcheren.

2 November 1944

Tentara Kanada menduduki Zeebrugge di Belgia; Belgia saat ini dibebaskan sepenuhnya.

4 November 1944

Pasukan Sentral tersisa ditarik dari daratan Yunani. Pasukan pendudukan Jerman akan menetap di beberapa pulau Yunani hingga penyerahan diri.

5 November 1944

Pesawat AS mengebom Singapura, yang berada dibawah kontrol Jepang sejak 1942.

Teroris zionis membunuh perwakilan pemerintah Britania di Timur Tengah.

6 November 1944

Franklin Delano Roosevelt menempati jabatan keempat sebagai presiden.

Kapal angkut pesawat Lexington rusak parah akibat serangan Kamikaze.

9 November 1944

Tentara Jenderal Patton dan tank melintasi Sungai Moselle dan mengancam kota Metz.

jenderal patton
jenderal patton (via history.com)

10 November 1944

Roket V-2 terus menghantam Britania, sekitar delapan per hari.

12 November 1944

Setelah sejumlah pengeboman ketika bersandar di fjord di Tromso, Norwegia, kapal perang Jerman Tirpitz tenggelam.

17 November 1944

Jerman menyerahkan Tirana, Albania, dan negara itu dibebaskan Sekutu.

20 November 1944

Hitler meninggalkan kantor perangnya di Rastenberg, Prusia Timur, tidak pernah kembali; ia pergi ke Berlin, dimana kemudian menetap di bunker.

23 November 1944

Metz, Perancis diduduki, dan Strasbourg, di timur Perancis, dibebaskan oleh tentara Perancis.

24 November 1944

B-29 pertama berangkat dari Tinian, di Kepulauan Mariana, menyerang Tokyo.

USS Intrepid diserang Kamikaze untuk ketiga kalinya; kapal Amerika lainnya rusak parah.

25 November 1944

Jepang menduduki Nanning di selatan Cina, sementara perang di wilayah itu berlanjut.

26 November 1944

Perang di Italia berakhir buntu, karena hujan lebat.

28 November 1944

Antwerp sekarang menjadi pelabuhan suplai besar untuk tentara Sekutu yang sedang bergerak.

30 November 1944

Kunming, Cina, sebuah pangkalan udara penting, diancam oleh serangan Jepang.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia pada Desember 1944

3 Desember 1944

Dekemvriana (“peristiwa Desember”) dimulai di ibukota Yunani, Athena, antara anggota sayap kiri Front Pembebasan Nasional dan pasukan pemerintah, pro-Britania. Pertempuran ini hanya terjadi di Athens, dan seluruh negara dalam keadaan damai.

Penjaga Rumah Britania Raya didirikan.

5 Desember 1944

Sekutu menduduki Ravenna, Italia.

8 Desember 1944

Pengeboman perlahan Iwo Jima dimulai.

pengeboman iwo jima oleh sekutu
pengeboman iwo jima oleh sekutu (via pinterest.com)

15 Desember 1944

Amerika mendaratkan tentara di Mindoro, Filipina.

Pertempuran Bulge dimulai dengan pasukan Jerman berusaha memasuki region Ardennes. Obyek utama rencana Hitler adalah menduduki Antwerp.

17 Desember 1944

Sebuah taifun menyerang Armada Ketika Admiral Halsey; tiga kapal perusak tenggelam.

Pembantaian Malmedy: tentara SS mengeksekusi 86 tawanan Amerika di ofensif Ardennes. Tentara SS dipimpin oleh komandan SS Jochen Peiper.

18 Desember 1944

Bastogne, sebuah jalan lintas penting, dikepung.

20 Desember 1944

Pesan terkenal Jenderal McAuliff, “Nuts” dikirim kepada pimpinan Jerman di Bastogne yang menuntut penyerahan diri.

22 Desember 1944

Pertempuran Bastogne memuncak, dengan Amerika kehabisan amunisi.

23 Desember 1944

Langit cerah di Ardennes, membolehkan pesawat Sekutu memulai serangan terhadap ofensif Jerman, satu faktor yang ditakutkan Hitler dalam rencananya.

24 Desember 1944

Serangan balasan Amerika di “Bulge” dimulai.

Kapal angkut Belgia S.S. Leopoldville, tenggelam di lepas pantai Perancis. Lebih dari 800 orang, kebanyakan prajurit pembantu Amerika, tewas.

26 Desember 1944

Pengepungan Bastogne digagalkan, dan dengan itu ofensif Ardennes mengalami kegagalan.

28 Desember 1944

Churchill dan Sekretaris Luar Negeri Anthony Eden berada di Athena untuk merukunkan kembali pihak yang bertentangan.

29 Desember 1944

Soviet melancarkan Pertempuran Budapest melawan pasukan Jerman dan Hungaria di sekitar ibukota Hungaria.

31 Desember 1944

Hungaria, sekarang dipimpin pemerintah Soviet, mengumumkan perang terhadap Jerman.

 

Perang Dunia 2 di Tahun 1945

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Januari 1945

1 Januari 1945

Jerman memulai ofensif kejutan Operasi Nordwind di sepanjang Saar dan ditujukan untuk merebut kembali Strasbourg.

2 Januari 1945

Jepang terus menggunakan taktik Kamikaze terhadap pasukan laut AS di sekitarnya.

pasukan kamikaze jepang dipuja rakyat jepang sebagai pahlawan
pasukan kamikaze jepang dipuja rakyat jepang sebagai pahlawan (via wikipedia.com)

3 Januari 1945

Sekutu melakukan ofensif di timur Bulge, tetapi mereka gagal mendekati musuh (yang mungkin dilindungi oleh sejumlah besar warga Jerman) dengan tank Jenderal Patton.

4 Januari 1945

Serangan udara angkatan laut Amerika di Formosa (Taiwan)

5 Januari 1945

Ofensif Jerman “North Wind” melintasi perbatasan ke Alsace.

Jepang mundur sepanjang Sungai Irrawaddy di Burma, dengan tentara Jenderal Slim mengejar mereka.

6 Januari 1945

B-29 Amerika mengebom kembali Tokyo.

7 Januari 1945

Jerman, sebagai bagian dari rencana merebut kembali Strasbourg, memasuki “Kantung Colmar”, sebuah kepala jembatan di Rhine, dan mengarah ke timur.

8 Januari 1945

Pertempuran Strasbourg berlangsung, dengan Amerika bertahan di sana setelah pendudukan.

9 Januari 1945

Amerika mendarat di Luzon, pulau tengah Filipina; di sini terdapat lebih banyak serangan Kamikaze terhadap angkatan laut Amerika.

12 Januari 1945

Konvoi pertama bergerak di jalan Ledo (atau “Stilwell”) di utara Burma, menghubungkan India dan Cina.

Ofensif besar-besaran Angkatan Bersenjata Merah di Prusia Timur dimulai.

14 Januari 1945

Pasukan Britania mengosongkan Segitiga Roer selama Operasi Blackcock; wilayah ini terkenal karena bendungan industrinya.

15 Januari 1945

Hitler saat ini telah berlindung di bunker di Berlin dengan istrinya, Eva Braun.

Komandan Britania di Athena, Jenderal Ronald Scobie, menerima permintaan gencatan senjata dari Angkatan Bersenjata Pembebasan Rakyat Yunani. Ini menandakan akhir dari Dekemvriana, menyebabkan kekalahan pada Sayap Kiri Yunani.

16 Januari 1945

Angkatan Darat Pertama dan Ketiga Amerika Serikat bergabung setelah Pertempuran Bulge; tentara Soviet melakukan pengepungan Budapest.

17 Januari 1945

Warsawa dibebaskan oleh tentara Angkatan Bersenjata Merah. Pemerintah yang tunduk pada Komunis didirikan.

Diumumkan secara resmi bahwa Pertempuran Bulge segera berakhir.

Kamp konsentrasi Auschwitz dibebaskan oleh tentara Soviet.

18 Januari 1945

Amerika bergerak menuju Manila.

20 Januari 1945

Angkatan Bersenjata Merah bergerak ke Prusia Timur. Jerman semakin terdesak.

Franklin D. Roosevelt disumpah sebagai Presiden (untuk keempat kalinya); Harry Truman disumpah sebagai Wakil Presiden.

25 Januari 1945

Angkatan laut Amerika mengebom Iwo Jima dalam persiapan penyerangan.

28 Januari 1945

Angkatan Bersenjata Merah menyelesaikan pendudukan Lithuania.

31 Januari 1945

Angkatan Bersenjata Merah menyeberang Sungai Oder ke Jerman dan sekarang kurang dari 50 mil dari Berlin.

Serangan kedua di Luzon oleh Amerika, kali ini di pantai barat.

Keseluruhan Jalan Burma dibuka setelah hubungan Jalan Ledo dengan India selesai.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Februari 1945

2 Februari 1945

Ekuador mengumumkan perang terhadap Jerman.

Dok kapal di Singapura dihancurkan oleh serangan B-29 milik AS.

3 Februari 1945

Pasukan AS memasuki Manila, pasukan Jepang di kota membantai 100.000 warga sipil Filipina. Pertempuran urban kejam terjadi, selama beberapa minggu.

Pengeboman besar terhadap Berlin.

4 Februari 1945

Konferensi Yalta: (“Argonaut” Roosevelt, Chuchill, dan Stalin) dimulai; subyek utama diskusi adalah lingkaran pengaruh setelah perang.

Belgia diumumkan bebas dari seluruh pasukan Jerman.

8 Februari 1945

Paraguay mengumumkan perang terhadap Jerman.

9 Februari 1945

“Kantung Colmar”, pertahanan terakhir Jerman di barat Rhine, dihancurkan.

12 Februari 1945

Peru mengumumkan perang terhadap Jerman.

13 Februari 1945

Pertempuran Budapest berakhir dengan kemenangan Soviet, setelah pertahanan lama oleh Jerman.

13-14 Februari 1945

Pengeboman kontroversial Dresden; dibom oleh angkatan udara Sekutu dan sebagian besar kota bersejarah itu hancur. Sekutu mengklaimnya penting secara strategis.

14 Februari 1945

Pengeboman Praha; kemudian disebut kesalahan perintah pengeboman Dresden.

16 Februari 1945

Kapal laut Amerika mengebom Tokyo dan Yokohama.

Penerjun payung Amerika mendarat di Pulau Corregidor, di Teluk Manila. Pernah menjadi tempat perlawanan Amerika pada awal 1942, sekarang menjadi tempat perlawanan Jepang.

19 Februari 1945

Marinir AS menyerang Iwo Jima.

21 Februari 1945

Pertempuran di sekitar Manila.

23 Februari 1945

Marinir AS mengibarkan bendera Amerika di Gunung Suribachi di Iwo Jima.

24 Februari 1945

Mesir mengumumkan perang terhadap Blok Sentral.

Pengeboman besar-besaran terhadap Jerman oleh sekitar 9.000 pesawat pengebom.

25 Februari 1945

Serangan terbesar AS di Jepang.

Turki mengumumkan perang terhadap Jerman.

Setelah sepuluh hari bertempur, tentara Amerika merebut kembali Corregidor.

26 Februari 1945

Syria mengumumkan perang terhadap Jerman dan Jepang.

28 Februari 1945

Angkatan Darat Keenam Amerika Serikat menduduki Manila, ibukota Filipina setelah pasukan pertahanan Jepang yang tak peduli. Pemerintahan Filipina didirikan.

Amerika menambah pangkalannya di Filipina dengan menyerang Palawan, sebuah pulau di barat kepulauan.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Maret 1945

3 Maret 1945

Pertempuran Meiktila, Birma berakhir dengan tentara Jenderal Slim mengalahkan Jepang; jalan ke Rangoon dibebaskan.

4 Maret 1945

Finlandia mengumumkan perang terhadap Jerman, dimundurkan hingga 15 September 1944.

6 Maret 1945

Jerman melancarkan ofensif terhadap pasukan Soviet di Hungaria.

7 Maret 1945

Ketika tentara Jerman gagal meruntuhkan Jembatan Remagen di Sungai Rhine, Amerika mulai melintasi Rhine ke Jerman.

Jerman mulai mengevakuasi Danzig.

9 Maret 1945

AS mengebom sejumlah kota di Jepang, termasuk Tokyo, dengan jumlah kematian yang besar

Karena rumor kemungkinan serangan Amerika, Jepang menjatuhkan Pemerintahan Decoux Perancis Vichy yang telah beroperasi secara independen sebagai pemerintah kolonial Vietnam: mereka memproklamirkan “kemerdekaan” Kekaisaran Việt Nam, dengan Kaisar Bảo Đại sebagai kepala negara. Perdana Menteri Trần Trọng Kim membentuk pemerintah pertama Vietnam.

11 Maret 1945

Kota Nagoya, Jepang dibom oleh ratusan B-29.

15 Maret 1945

Roket V-2 terus menyerang Inggris dan Belgia.

rudal v2 milik nazi jerman adalah rudal jarak jauh pertama di dunia
rudal v2 milik nazi jerman adalah rudal jarak jauh pertama di dunia (via jejaktapak.com)

16 Maret 1945

Ofensif Jerman di Hungaria berakhir dengan kemenangan Soviet.

Iwo Jima akhirnya dibebaskan setelah satu bulan bertempur; satu-satunya pertempuran, dalam perang itu jumlah kematian Amerika lebih banyak dari Jepang. Pertempuran tersebar akan berlanjut sementara pejuang Jepang keluar dari gua-gua dan terowongan.

18 Maret 1945

Angkatan Bersenjata Merah memasuki Danzig (setelah Gdansk).

19 Maret 1945

Pengeboman besar terhadap pangkalan laut penting di Jepang, Kobe dan Kure.

20 Maret 1945

Jenderal Jerman Heinrich Himmler sebagai komandan Grup Angkatan Darat Vistula, grup ini menentang serangan Soviet ke Berlin.

Mandalay dibebaskan oleh Divisi Infanteri ke-19 India.

Tokyo dibom kembali.

Tentara Patton menduduki Mainz, Jerman.

Mandalay, di tengah Burma, sekarang berada dalam pengawasan Britania dan India.

22-23 Maret 1945

Pasukan AS dan Britania melintasi Rhine di Oppenheim.

23 Maret 1945

Pada saat ini sudah jelas bahwa Jerman sedang diserang dari segala penjuru.

24 Maret 1945

Tentara Montgomery melintasi Rhine di Wesel.

27 Maret 1945

Sekutu Barat melambatkan serangan dan membolehkan Angkatan Bersenjata Merah menduduki Berlin.

28 Maret 1945

Argentina mengumumkan perang terhadap Jerman, negara belahan Barat yang melakukan hal itu; kebijakannya untuk melindungi Nazi yang kabur juga dibatalkan. Argentina tidak menyatakan perang sebelumnya karena keinginan Britania bahwa pengapalan Argentina netral (dan sebelumnya bantuan Argentina dapat mencapai Britania tanpa gangguan), hal ini, menentang rencana AS, yang melaksanakan tekanan politik terhadap Argentina.

29 Maret 1945

Angkatan Bersenjata Merah memasuki Austria. Sekutu lainnya merebut Frankfurt; Jerman sedang dalam pemunduran besar di seluruh bagian tengah negara.

30 Maret 1945

Pasukan Angkatan Bersenjata Merah menduduki Danzig.

31 Maret 1945

Jenderal Eisenhower menyiarkan permintaan kepada Jerman untuk menyerah.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada April 1945

1 April 1945

Tentara AS menyerang Okinawa. Akan menjadi basis serangan ke daratan.

Amerika merebut kembali Legaspi di timur Filipina, salah satu tempat pendaratan Jepang pada Desember 1941.

2 April 1945

Soviet melancarkan Ofensif Vienna terhadap pasukan Jerman di dan sekitar ibukota Austria.

Pasukan Jerman dikepung di wilayah Ruhr.

4 April 1945

Bratislava, ibukota Republik Slovak, hancur oleh serangan pasukan Soviet. Sisa anggota pemerintah pro-Jerman Perdana Menteri Jozef Tiso kabur ke Austria.

Kamp kematian Ohrdruf dibebaskan oleh Sekutu.

5 April 1945

Pasukan Amerika bergerak ke Lembah Po di utara Italia.

7 April 1945

Kapal perang Jepang Yamato tenggelam di Laut Cina Timur.

9 April 1945

Pertempuran Königsberg berakhir dengan kemenangan Soviet.

Pengeboman besar di Kiel oleh RAF menghancurkan dua kapal perang besar Jerman terakhir.

Pastur Dietrich Bonhoeffer dieksekusi di penjara Flossenburg.

10 April 1945

Kamp konsentrasi Buchenwald dibebaskan oleh pasukan Amerika.

11 April 1945

Serangan Kamikaze Jepang terhadap kapal laut Amerika berlanjut di Okinawa; kapal angkut pesawat Enterprise dan kapal perang Missouri rusak parah.

12 April 1945

Presiden AS Franklin D. Roosevelt meninggal mendadak, Harry S. Truman menjadi presiden Amerika Serikat.

13 April 1945

Ofensif Vienna berakhir dengan kemenangan Soviet.

14 April 1945

Pengeboman besar-besaran terhadap Tokyo.

15 April 1945

Kamp konsentrasi Bergen-Belsen dibebaskan oleh Angkatan Darat Britania.

16 April 1945

Pertempuran Bukit Seelow dan Pertempuran Oder-Niesse dimulai sementara Soviet terus bergerak ke kota Berlin.

18 April 1945

Ernie Pyle, koresponden perang terkenal untuk GI, tewas oleh seorang penembak jitu di Ie Shima, sebuah pulau kecil dekat Okinawa.

19 April 1945

Sekutu terus bergerak ke Lembah Po.

Soviet bergerak ke kota Berlin dan akan mencapai pinggiran kota.

20 April 1945

Hitler merayakan ulang tahunnya yang ke-56 di bunker di Berlin; laporan menyatakan bahwa ia tidak sehat, gugup, dan depresi.

21 April 1945

Pasukan Soviet di bawah Georgiy Zhukov (Front Belorusia ke-1), Konstantin Rokossovskiy (Front Belorusia ke-2), dan Ivan Konev (Front Ukraina ke-1), melancarkan serangan terhadap pasukan Jerman di sekitar kota Berlin ketika tahap awal Pertempuran Berlin.

Hitler memerintahkan Jenderal SS Felix Steiner menyerang Front Belorusia ke-1 dan menghancurkannya. Unit ragtag “Detasemen Angkatan Darat Steiner” tidak dikelola sepenuhnya.

22 April 1945

Hitler diberitahukan bahwa, dengan persetujuan Gotthard Heinrici, serangan Steiner tak pernah dilancarkan. Sementara itu, pasukan Steiner disarankan untuk mundur.

Sebagai respon atas berita yang membicarakan Steiner, Hitler memarahi para pengkhianat dan ketidakmampuan komandan militer di depan Wilhelm Keitel, Hans Krebs, Alfred Jodl, Wilhelm Burgdorf, dan Martin Bormann. Kemarahan Hitler memuncak hingga ia bersumpah untuk menetap di Berlin guna mempertahankan kota.

Hitler memerintahkan Jenderal Jerman Walther Wenck untuk menyerang ke Berlin dengan Angkatan Darat Keduapuluh, terhubung dengan Angkatan Darat Kesembilan Jenderal Theodor Busse, dan membangkitkan kembali kota, tetapi gagal.

24 April 1945

Sementara itu, Himmler, menolak perintah Hitler, melakukan tawaran penyerahan rahasia kepada Sekutu, (dipimpin oleh Count Bernadotte, pimpinan Palang Merah) membuktikan bahwa Angkatan Bersenjata Merah tak terlibat. Tawaran ditolak; ketika Hitler mendengar pengkhianatan Himmler, ia memerintahkannya agar ditembak mati.

Pasukan Front Belorusia ke-1 dan Front Ukraina ke-1 bergabung dalam pengepungan awal Berlin.

Sekutu mengepung pasukan Jerman terakhir dekat Bologna, dan perang Italia segera berakhir.

25 April 1945

Hari Elbe: Hubungan pertama antara tentara Soviet dan Amerika di sungai Elbe, dekat Torgau di Jerman.

26 April 1945

Hitler melantik Marsekal Lapangan Robert Ritter von Greim dari Munich ke Berlin untuk mengambil alih komando Luftwaffe dari Hermann Goering. Sementar terbang ke Berlin, von Greim luka parah akibat tembakan anti-pesawat Soviet.

27 April 1945

Pengepungan pasukan Jerman di Berlin diselesaikan oleh Front Belorusia ke-1 dan Front Ukraina ke-1.

28 April 1945

Kepala Negara Republik Sosial Italia, Benito Mussolini, bersembunyi, ditangkap di Italia Utara ketika mencoba kabur. Mussolini dan istrinya Clara Petacci, ditembak dan digantung di Milan keesokan harinya. Anggota lain pemerintah bonekanya juga dieksekusi oleh partisan Italia dan jasadnya dipajang di Milan.

29 April 1945

Kamp konsentrasi Dachau dibebaskan oleh Angkatan Darat ke-7 AS. Semua pasukan di Italia secara resmi menyerah dan gencatan senjata diumumkan.

Hitler menikahi Eva Braun.

30 April 1945

Hitler dan istrinya bunuh diri, ia menenggak racun dan menembak mati dirinya. Sebelum meninggal Adolf Hitler menyatakan keinginan terakhir dan pernyataannya. Setelah itu Joseph Goebbels ditunjuk sebagai Kanselir Reich, dan Admiral Besar Karl Dönitz ditunjuk sebagai Presiden Reich.

hitler dan eva braun
hitler dan eva braun (via telegraph.co.uk)

Sementara Donitz memasuki kantornya, Goebbels dan istrinya membunuh enam anaknya dan menenggak racun di bunker.

Peristiwa Perang Dunia 2 pada Mei 1945

1 Mei 1945

Sebagai salah satu peran terakhirnya Kanselir Reich Joseph Goebbels telah mengirim Jenderal Jerman Hans Krebs untuk membicarakan penyerahan kota Berlin dengan Jenderal Soviet Vasily Chuikov. Chuikov, sebagai komandan Angkatan Darat Penjaga ke-8 Soviet, (dan pemimpin pertahanan di Stalingrad) memimpin pasukan Soviet di Berlin tengah. Krebs tidak diizinkan Goebbels untuk menyetujui penyerahan tanpa syarat, sehingga negosiasinya dengan Chuikov berakhir tanpa hasil.

Pemimpin partisan Tito dan tentaranya menduduki Trieste di Barat Laut Italia. Tentara Selandia Baru memainkan peran pembantu.

Perang di Italia berakhir, tetapi beberapa tentara Jerman tidak dihitung.

Tentara Australia mendarat di pulau Tarakan, di lepas pantai Kalimantan

2 Mei 1945

Pertempuran Berlin berakhir ketika Jenderal Jerman Helmuth Weidling, komandan Wilayah Pertahanan Berlin, menyerahkan tanpa syarat di Berlin kepada Jenderal Soviet Vasily Chuikov.

3 Mei 1945

Kapal jelajah Jerman Hipper tenggelam, setelah rusak parah diserang RAF bulan April.

Eamon de Valera, Perdana Menteri Irlandia, menyampaikan dukacita atas kematian Hitler kepada pimpinan Jerman.

Rangoon dibebaskan.

4 Mei 1945

Kamp konsentrasi Neuengamme dibebaskan.

Tentara Jerman menyerah di seluruh Eropa, terutama kepada Montgomery di Utara.

5 Mei 1945

Pejuang Pemberontakan Ceko memulai Pemberontakan Praha.

Soviet memulai Ofensif Praha.

Kamp konsentrasi Mauthausen dibebaskan.

Tentara Jerman di Belanda secara resmi menyerah; Pangeran Bernhard dari Belanda menerima penyerahan itu.

Denmark dibebaskan oleh tentara Sekutu.

Negosiasi formal untuk penyerahan Jerman dimulai di Reims, Perancis.

Keberhasilan Kamikaze di lepas Okinawa.

6 Mei 1945

Tanggal ini menandakan pertempuran akhir tentara Amerika di Eropa.

Prajurit Jerman menyerang khalayak ramai yang sedang merayakan pembebasan di Amsterdam.

7 Mei 1945

Jerman menyerah tanpa syarat kepada Sekutu di Rheims, Perancis pukul 1:41 pagi. Atas perintah dari Presiden Reich Karl Dönitz, Jenderal Alfred Jodl menandatangani untuk Jerman. Rencana untuk penyerahan secara keseluruhan di Berlin diusulkan.

Hermann Goering, untuk sementara di tangan SS, menyerah kepada Amerika.

8 Mei 1945

Penghentian tembak-menembak berlaku satu menit setelah tengah malam; V-E Day di Britania.

Anggota tersisa Republik Slovak pro-Jerman pimpinan Perdana Menteri Jozef Tiso tunduk pada Korps XX Jenderal Amerika Walton Walker di Kremsmünster, Austria.

Jerman menyerah tanpa syarat kepada Sekutu di Berlin, Jerman. Atas perintah Presiden Reich Karl Dönitz, Jenderal Wilhelm Keitel menandatangani untuk Jerman.

Atas perintah Presiden Reich Karl Dönitz, Kolonel-Jenderal Carl Hilpert menyerahkan tanpa syarat tentaranya di Kantung Courland.

Pemberontakan Praha berakhir dengan penyerahan damai, dengan Pemberontakan Ceko yang membolehkan Jerman di Praha meninggalkan kota.

Việt Nam dianggap sebagai masalah kecil dalam agenda; untuk melucuti pasukan Jepang di Việt Nam, Sekutu membelah negara itu setengah di garis paralel ke-16. Nasionalis Cina akan bergerak masuk dan melucuti Jepang di utara paralel, sementara Britania akan bergerak masuk dan melakukan hal yang sama di selatan. Selama konferensi, perwakilan dari Perancis meminta pengembalian semua koloni Perancis sebelum perang di Asia Tenggara (Indocina). Permintaan mereka disetujui. Việt Nam kemudian menjadi koloni Perancis setelah pengosongan tentara Jepang.

9 Mei 1945

Angkatan Bersenjata Merah memasuki Praha sebagai bagian dari Ofensif Praha.

Garnisun Jerman di Kepulauan Channel setuju menyerah tanpa syarat.

11 Mei 1945

Ofensif Praha berakhir dengan pendudukan Soviet di ibukota itu, kota besar terakhir yang dibebaskan, meskipun perang telah berakhir. Eisenhower menghentikan Patton berpartisipasi dalam pembebasan itu.

Pusat Grup Angkatan Darat Jerman di Cekoslovakia menyerah.

Perang di Nugini berlanjut, dengan Australia menyerang Wewak.

14 Mei 1945

Nagoya, Jepang dibom besar-besaran.

15 Mei 1945

Pertempuran di selatan Filipina berlanjut.

18 Mei 1945

Pertempuran berlanjut di Okinawa.

Tentara Britania menyelesaikan pembebasan Kepulauan Channel.

20 Mei 1945

Pemberontakan Georgia di Texel berakhir, menutup semua perang di Eropa.

23 Mei 1945

Pasukan Britania menduduki dan menahan anggota tersisa dari pemerintah Flensburg. Ini merupakan pemerintahan Jerman yang dibentuk oleh Presiden Reich Karl Dönitz setelah Adolf Hitler dan Joseph Goebbels bunuh diri.

Pengeboman besar terhadap Yokohama, sebuah pelabuhan dan pangkalan laut penting.

Heinrich Himmler, kepala SS, meninggal bunuh diri dengan menenggak pil sianida.

29 Mei 1945

Pertempuran pecah di Syria dan Lebanon, setelah pejuang nasionalis meminta kemerdekaan dari Perancis.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Juni 1945

5 Juni 1945

Taifun besar Pasifik menyerang angkatan laut Amerika di bawah Admiral Halsey; armadanya mengalami kerusakan terbesar.

6 Juni 1945

Sekutu setuju membagi Jerman menjadi empat wilayah pengawasan.

10 Juni 1945

Tentara Australia mendarat di Brunei, Kalimantan.

15 Juni 1945

Osaka, Jepang dibom besar-besaran.

16 Juni 1945

Jepang sedang dalam pemunduran besar di tengah Cina.

19 Juni 1945

Britania Raya memulai demobilisasi.

20 Juni 1945

Schiermonnikoog, sebuah pulau Belanda, adalah bagian terakhir Eropa yang dibebaskan tentara Sekutu.

21 Juni 1945

Kekalahan Jepang di Okinawa sudah terlihat.

26 Juni 1945

Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa ditandatangani di San Francisco.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Juli 1945

1 Juli 1945

Tentara Australia mendarat di Balikpapan, Kalimantan dalam operasi darat besar terakhir Sekutu sepanjang perang

4 Juli 1945

Jenderal MacArthur mengumumkan bahwa Filipina telah dibebaskan.

6 Juli 1945

Norwegia mengumumkan perang terhadap Jepang.

10 Juli 1945

Pesawat Angkatan Laut AS berpartisipasi dalam serangan di Tokyo untuk pertama kalinya.

14 Juli 1945

Italia mengumumkan perang terhadap Jepang.

16 Juli 1945

AS melakukan ujicoba Trinity di Alamogordo, New Mexico, ujicoba pertama senjata nuklir.

17 Juli 1945

Konferensi Potsdam dimulai. Pemimpin Sekutu setuju untuk memaksa penyerahan tanpa syarat Jepang.

24 Juli 1945

Truman menunjukkan di Konferensi Potsdam, bahwa Amerika Serikat memiliki senjata nuklir.

26 Juli 1945

Partai Buruh memenangkan pemilu Britania Raya secara kebetulan. Perdana Menteri Britania Raya Clement Attlee menggantikan Churchill pada meja negosiasi di Potsdam.

28 Juli 1945

Kapal perang Haruna ditenggelamkan oleh pesawat dari US Task Force 38.

30 Juli 1945

USS Indianapolis tenggelam setelah lewat tengah malam oleh kapal selam Jerman, usai mengirim material bom atom ke Tinian; karena komunikasi yang buruk, keberadaan kapal tidak diketahui untuk sementara dan banyak orang tenggelam atau diserang hiu pada keesokan harinya, atau dua hari berikutnya.

31 Juli 1945

Serangan udara AS di kota Kobe dan Nagoya di Jepang.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Agustus 1945

2 Agustus 1945

Akhir Konferensi Potsdam: tidak menuai hasil adalah status Jerman yang terpecah dan kelahiran era atom baru.

6 Agustus 1945

Enola Gay menjatuhkan bom atom pertama “Little Boy” di Hiroshima.

8 Agustus 1945

Uni Soviet mengumumkan perang terhadap Jepang; Operasi Ofensif Strategis Manchuria dimulai satu jam kemudian, yang termasuk pendaratan di Kepulauan Kurile.

9 Agustus 1945

Tentara Soviet memasuki Tiongkok dan Korea.

tentara soviet di china dalam perang dunia 2
tentara soviet di china dalam perang dunia 2 (via telegraph.co.uk)

Bockscar menjatuhkan bom atom kedua “Fat Man” di Nagasaki.

14 Agustus 1945

Sebuah usaha kudeta oleh militer Jepang dan sayap kanan untuk menjatuhkan pemerintah dan menolak penyerahan diri.

15 Agustus 1945

Kaisar Hirohito menyiarkan siaran radio yang menyatakan penyerahan Jepang; meskipun penyerahan tersebut terlihat “tanpa syarat”, status Kaisar masih diperbincangkan.

Perayaan VJ Day di seluruh dunia.

16 Agustus 1945

Kaisar Hirohito mengeluarkan Reskrip Kekaisaran yang memerintahkan pasukan Jepang menghentikan tembak-menembak.

17 Agustus 1945

Indonesia memproklamasikan kemerdekaan indonesia.

19 Agustus 1945

Dalam pertemuan non-komunis mendadak di Hà Nội, Hồ Chí Minh dan Việt Minh menjalankan peran utama dalam pergerakan merdeka dari Perancis.

Pertempuran antara Nasionalis Cina dan Komunis Cina pecah.

22 Agustus 1945

Pasukan Jepang menyerah kepada Angkatan Bersenjata merah di Manchuria.

27 Agustus 1945

Pasukan Jepang di Burma menyerah dalam upacara di Rangoon.

30 Agustus 1945

Pasukan Angkatan Laut Kerajaan di bawah Admiral Belakang Cecil Harcourt membebaskan Hongkong.

31 Agustus 1945

Jenderal MacArthur mengambil komando pemerintah Jepang di Tokyo.

jendral douglas macarthur di filipina
jendral douglas macarthur kembali ke filipina

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada September 1945

2 September 1945

Jepang menandatangani surat penyerahan diri di dek USS Missouri, di Teluk Tokyo.

Di Việt Nam, Nasionalis Cina menerima penyerahan Pasukan Pendudukan Jepang di utara garis paralel ke-16. Britania menerima penyerahan di selatan garis di bawah Divisi India ke-20 Jenderal Tertinggi Britania Douglas Gracey, dengan 26.000 personel. Jenderal Britania Gracey tiba di Saigon (Việt Nam Selatan) yang sedang kacau.

5 September 1945

Singapura secara resmi dibebaskan oleh tentara Britania dan India.

16 September 1945

Garnisun Jepang di Hongkong secara resmi menandatangani surat penyerahan diri.

22 September 1945

Britania membebaskan 1.400 Penerjun Payung Perancis dari kamp Jepang di seluruh Saigon.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Oktober 1945

1 Oktober 1945

Di Selatan Việt Nam, sebuah perjanjian bilateral Britania/Perancis mengakui administrasi Perancis di wilayah selatan. Di Utara, 180.000 tentara Cina melakukan “serangan” Việt Minh Hồ harus menerimanya. Hồ Chí Minh menerima kompromi Sekutu untuk pengembalian sementara 15.000 tentara Perancis untuk kembali ke Utara yang anti-komunis. Tentara Cina Chiang kabur ke Taiwan. Setelah Perang Dunia 2 berakhir, kelaparan menewaskan lebih dari 2 juta orang Vietnam.

 

Peristiwa Penting Perang Dunia 2 pada Desember 1945

31 Desember 1945

Penjaga Rumah Britania Raya dihapuskan.

 

Itulah Kronologi Perang Dunia 2 Lengkap yang dihimpun dari wikipedia.com, dan diedit seperlunya. [CT]

 

 

https://www.satulangkah.com

trader, trainer, digital marketer, SEO-SMO expert, content creator, web developer, growth hacker, ghostwriter, political marketing strategy | driven by heart | 0819 0824 5558 (WA only) "Sepanjang masih hidup & kuatnya ikhtiar, Anda bisa berubah untuk maju; Anda dapat lakukan apapun yang Anda mau, & menjadi apapun yang Anda ingin jadi" (calvyntoar/jan 2016)

Related posts

Leave a Reply

*