Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 akan dibahas dalam artikel ini. Nah, supaya tidak ketinggalan info terupdate-nya, yuk baca sampai tuntas.
Piala Dunia 2026 sudah di depan mata! Piala Dunia FIFA edisi ke-23 ini bakal dihelat di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Inilah kali pertama Piala Dunia (Pildun) dilaksanakan secara bersama di tiga negara, sebagai tuan rumah penyelenggara.
Akankah Tim Nasional (Timnas) Indonesia lolos ke ajang empat tahunan kali ini? Sebelum ke jawaban pertanyaan ini, sejumlah pertanyaan publik terkait piala dunia, sebaiknya anda ketahui. Cekidot!
Piala Dunia 2026 di Berapa Kota
Piala Dunia 2026 akan diadakan di 16 Kota, pada tiga negara, sebagaimana yang tersebut di atas. Inilah daftar 16 kota dimaksud:
Amerika Serikat mendapatkan jatah terbanyak, yakni 11 kota: Los Angeles, San Francisco, New York/New Jersey, Boston, Atlanta, Philadelphia, Miami, Dallas, Seattle, Kansas, dan Houston.
Kanada akan memusatkan pertandingan hanya di 2 kota, yakni: Toronto dan Vancouver. Sedangkan, Meksiko akan menyelenggarakan beberapa pertandingan di Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey.
Piala Dunia 2026 Kapan Kick Off
Kick off pesta akbar sepakbola sejagat ini akan dimulai pada 11 Juni 2026, dan berakhir pada 19 Juli 2026. Sebulan lebih.
Piala Dunia 2026 Berapa Negara Peserta
Sejak 28 tahun lalu, yakni pada 1998, Pildun hanya diikuti oleh 32 negara atau tim nasional. Kini, di edisi ke 23, Piala Dunia 2026 akan diikuti oleh 48 tim dari 6 konfederasi.
Piala Dunia 2026 Berapa Pertandingan
Penambahan 16 tim pada Pildun kali ini, tentu saja menambah jumlah pertandingan, yakni semula hanya 64 pertandingan, kini menjadi 104 match.
Piala Dunia 2026 Jatah Asia

Dalam Piala Dunia 2022, Konfederasi AFC (Asia) hanya mendapatkan 6 jatah (slot) ke Putaran Final di Qatar. Kali ini, pada Pildun 2026, Asia memperoleh 8,5 slot – dimana 8 slot yang lolos Babak Kualifikasi, langsung masuk ke Putaran Final di tiga negara tuan rumah. Dan, 1 slot tersisa akan diperebutkan secara play-off antar konfederasi.
Akankah Indonesia Lolos Piala Dunia 2026?
Nah, apakah Indonesia bisa lolos Piala Dunia 2026? Penambahan dua slot plus (play-off), mestinya membuka asa Timnas Indonesia lolos ke Putaran Final untuk pertama kalinya (tidak menghitung keikutsertaan Indonesia pada Pildun 1938, Perancis, yang kala itu menggunakan nama Hindia Belanda).
Untuk diketahui, Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan terdiri dari lima babak, dan akan berlangsung perdana pada Oktober 2023 – Timnas Indonesia akan merangkak dari bawah, alias dari Babak Pertama.
Babak pertama tersebut akan diikuti oleh 22 tim yang berperingkat 26-47 Asia. Sedangkan, tim yang berperingkat 1-25 Asia, otomatis langsung ke Babak Kedua. Tidak melalui babak pertama.
Bisakah Menggusur Timnas Malaysia?
Timnas Indonesia bertengger di peringkat 149 dunia saat ini. Dan, berada di posisi ke-28 untuk Asia. Andai Indonesia berada di posisi ke-25 Asia, yakni posisi yang ditempati Timnas Malaysia (peringkat 138 dunia), maka otomatis bisa langsung berlaga di Babak Kedua Kualifikasi. Apakah hal ini bisa terjadi?
Tidak ada yang tidak mungkin dalam sepakbola!
Itu frase paling optimistis dalam sepakbola. Kita mengamini dan mengimani itu. Sayangnya, waktu untuk mendongkrak kondisi itu tampak sukar menjadi kenyataan. Sangat tipis kemungkinannya. Peringkat final semua negara akan dikeluarkan FIFA pada akhir Juni 2023, yakni usai semua gelaran FIFA Matchday terlaksana.
Timnas Indonesia memang akan melakoni dua kali FIFA Matchday 2023, yakni melawan Timnas Palestina pada 14 Juni, dan versus timnas Argentina pada 19 Juni. Andai memenangkan kedua laga, peluang mencapai peringkat tersebut, masih tipis juga.
Kenapa tipis kemungkinannya? Karena, Malaysia sendiri hanya akan melawan tim yang ranking-nya tidak terpaut jauh pada 19 Juni, yaitu Kepulauan Solomon (peringkat 134 dunia). Lalu, pada tanggal 29 Juni, Harimau Malaya, berhadapan dengan tim yang jauh lebih lemah, yaitu Timnas Papua Nugini (peringkat 159 dunia). Jika tidak ada ‘kecelakaan’, Malaysia berpotensi besar melumat kedua negara tersebut. Artinya, akan ada penambahan poin kemenangan, sehingga ranking Malaysia akan naik beberapa tingkat lagi (di sekitar 135 atau 136 dunia).
Sementara itu, Timnas Indonesia pun bisa jadi melorot cukup jauh rankingnya, apabila kalah dari Palestina dan Argentina. Itu sebabnya, anggaplah ranking Indonesia tidak bergerak maju menggeser Malaysia, artinya skenario pertama akan terjadi, dimana Timnas Indonesia akan berada di Pot 1.
Berikut, pembagian Pot Drawing Babak Pertama Kualifikasi Pildun 2026:
Pot 1: Kuwait, Hong Kong, Timnas Indonesia, Maladewa, Afghanistan, Taiwan, Yaman, Singapura, Myanmar, Nepal dan Kamboja.
Pot 2: Makau, Mongolia, Bhutan, Laos, Brunei Darussalam, Bangladesh, Pakistan, Timor Leste, Guam, Sri Lanka dan Kepulauan Mariana Utara.
Melihat dari pembagian pot di atas, Indonesia akan menjalani pertandingan awal dari peserta Pildun di Pot 2. Di atas kertas, Timnas Indonesia harusnya bisa mengalahkan siapapun tim yang dihadapi dari pot 2 tersebut. Jika demikian, peluang lolos ke Babak Kedua Kualifikasi, terbuka lebar.
Singkatnya, jika berhasil menang agregat terus, Indonesia berpeluang melewati Babak Kelima Kualifikasi, dan lolos ke Putaran Final. Ini misi maha berat. Tidak mudah. Tapi sekali lagi, tidak ada yang tidak mungkin dalam sepakbola!
3 Alasan Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026

Kans Indonesia lolos Piala Dunia 2026 terbuka, dengan setidaknya 3 alasan berikut:
1. Amunisi Naturalisasi Grade A
Ya, desas-desus Shin Tae-yong (STY), Pelatih Timnas Indonesia, dan Erick Thohir, Ketum PSSI, yang berencana mencari pemain keturunan Indonesia berlabel grade A, yang sedang mentas di kompetisi elit Eropa, masih berhembus kencang, usai hal tersebut diungkap pertama kali oleh mantan Exco PSSI, Hasani Abdulgani, pada media Mei 2023.
Dan, beberapa nama dimaksud, bergulir di linimasa berita sepakbola tanah air, yakni: Ragnar Oratmangoen, pemain sayap kiri di klub kasta tertinggi Liga Belanda, FC Groningen. Ada pula nama Jay Idzes. Sama seperti Oratmangoen, Idzes pun merupakan pemain versatile, bisa bermain di beberapa posisi.
Tidak seperti yang lain, secara terus terang, eks Go Ahead Eagles, klub kasta teratas liga Belanda ini, siap dan merasa terhormat jika PSSI serius menaturalisasinya dalam waktu dekat.
Jay Idzes akan memberi beberapa opsi bagi STY, bila bergabung dengan tim Garuda, yakni sebagai bek tengah, gelandang tengah, dan gelandang bertahan.
Nama lain, yaitu Jordy Wehrmann. Pemain keturunan Indonesia ini tercatat milik salah satu klub teratas liga Belanda, ADO Den Haag. Namun kini, Wehrmann bermain bagi klub asal Swiss, FC Luzern, dengan status pinjaman.
Satu lagi nama yang santer terdengar sebagai pemain grade A yang akan dinaturalisasi adalah Emil Audero, kiper Sampdoria. Pemain ini sebenarnya merupakan target awal untuk dinaturalisasi, segerbong dengan Jordy Amat dan Sandy Walsh. Namun, rencana tersebut kemudian ‘menguap’. Apalagi, ditambah dengan sikap arogan ayahnya yang enggan melepas Audero bermain untuk timnas Indonesia.
Andai mereka semua dinaturalisasi jelang dan selama Babak Kualifikasi 5 tingkat itu bergulir, kekuatan timnas Indonesia akan luar biasa. Kuat, berbahaya, dan kompak di semua lini. Dengan kata lain, Indonesia akan menjadi ancama serius bagi partisipan lain. Dan, lolos ke Piala Dunia 2026, sangat bisa terjadi.
2. Pemain Abroad Mumpuni
Akankah Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026? Kenapa tidak! Sejumlah pemain abroad lokal dan yang telah dinaturalisasi, menjadi jaminan itu. Mereka merupakan pemain-pemain mumpuni. Ada Jordy Amat dalam daftar pemain abroad Indonesia itu – ada Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Elkan Baggot, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Saddil Ramdhani, Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, dan Rafael Struick.
Nama-nama tersebut akan berpadu dengan pemain-pemain top Liga 1 Indonesia, yang bertalenta hebat, yakni: Mark Klock, Stefano Lilipaly, Rizky Ridho, Rachmat Irianto, Witan Sulaeman, dll.
Dengan juru taktik sehebat STY, dan komposisi pemain yang tersebut di atas, Indonesia pasti berbicara banyak dan melenggang jauh.
3. Pelatih Level Piala Dunia

Tak bisa dipungkiri, kehadiran STY bagi timnas Indonesia membawa dampak sangat besar. Betapa tidak, dengan berani memangkas satu generasi pemain, pelatih berpaspor Korea Selatan ini mampu melahirkan generasi emas timnas saat ini.
Shin Tae-yong adalah pelatih level piala dunia. Ia mengejutkan dunia, ketika pada Piala Dunia 2018 di Rusia, Timnas Korea Selatan yang dinakhodainya, sukses menjungkalkan Jerman dengan skor 2-0.
Kendatipun, masa depan STY, belum jelas dengan timnas Indonesia, karena belum ada kabar resmi terkait perpanjangan kontraknya, pelatih papan atas ini berkomitmen membawa Indonesia lolos babak fase grup Piala Asia 2023, Januari 2024, dan bahkan lolos ke Putaran Final Piala Dunia 2026 mendatang.
Penutup
Akankah Indonesia lolos Piala Dunia 2026? Waktu yang akan menjawabnya. Namun, persiapan matang menuju ke panggung itu, cukup jelas terlihat. Maka, inilah saatnya Indonesia menggoreskan sejarah.
Ayo, I N D O N E S I A … !

