CPC Google Adsense Indonesia Kecil, Ini Alasannya

increase google adsense tips

infoBaswara.com, Jakarta  Apakah anda sedang memburu dolar melalui blog/web yang telah dimonetize? Informasi berikut sangat tepat untuk menjawab beberapa hal penting seputar Google Adsense. 

Google Adsense adalah program pengiklan yang paling digemari oleh para blogger dunia, selain karena iklan Google Adsense tidak mengganggu pengunjung, iklan yang tampil pun cukup relevan dengan topik yang dibahas di blog. Alasan utama banyak orang memilih adsense sebagai cara untuk memonetize blog adalah karena penghasilan yang didapat lumayan besar.

Google Adsense menggunakan sistem pembagian komisi dengan hitungan Banyak-nya klik yang terjadi pada iklan. Semakin banyak klik yang terjadi, semakin banyak juga penghasilan yang didapat. Namun, selain banyaknya klik yang terjadi pada sebuah iklan, yang menentukan banyak sedikitnya penghasilan publisher Adsense adalah CPC.

Apa itu CPC? CPC singkatan dari Cost per Click. CPC disebut pula dengan BPK (Biaya per klik). Jadi, CPC dan BPK memiliki arti yang sama, yakni harga yang diberikan untuk setiap klik yang terjadi pada sebuah iklan.

Berikut beberapa hal penting seputar CPC Google Adsense, berdasarkan hasil vote pada sebuah situs teknologi internet:

Tidak, semua ukuran iklan dihargai sama (ditentukan oleh pengiklannya dan Google memberikan batas harga terkecil). Jadi, jika misalkan seorang pengiklan beriklan di Google, iklannya tersebut bisa saja muncul kedalam ukuran 250×300, 280×336, 728×90, 300×600 dan format lainnya (berdasarkan kebutuhan pengiklan).

Jadi, jika seorang pengiklan menghargai iklannya seharga $0,04 per kliknya, harga ini juga berlaku untuk seluruh bentuk/dimensi iklan.

Ya, penulis mencoba membandingkan CPC Google Adsense berniche anime, per hari hanya mendapatkan $0,03-$0,04 per kliknya, sedangkan blog lain yang berniche teknologi mendapatkan $0,04-$0,06 per harinya. Anda tahu apa penyebabnya?

Hal ini karena iklan yang tayang di blog anda tampil serelevan mungkin dengan topik yang dibahas pada blog. Jadi, Google akan tetap menayangkan iklan kendatipun tidak ada iklan yang relevan untuk ditampilkan di blog anda, dengan catatan, CPC/harga per klik iklan yang diberikan dikurangi, hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada pengiklan.

Hal ini sendiri tidak begitu menentu, karena setiap musimnya pengiklan yang beriklan di Adsense silih berganti. Untuk mengetahui niche blog apa yang memiliki CPC terbesar, anda dapat melakukan survey ke blog lain, dan lihat iklan seperti apa yang paling sering muncul.

cara mendapat uang via google adsense

Berdasarkan survey penulis, berikut adalah urutan jenis iklan yang paling sering muncul pada blog publisher:

  1. Kesehatan
  2. Gaming
  3. SEO
  4. Teknologi
  5. Pariwisata
  6. Anime/Jejapangan

Secara garis besar, ada 4 faktor yang dapat besar kecil-nya CPC sebuah blog, yaitu:

  1. Jumlah Trafik
    Semakin besar traffic yang dimiliki oleh seseorang, semakin banyak pula harga per klik yang diberikan (hal ini masih sekadar rumor).

    Namun jika dipikirkan lagi, hal tersebut dapat terbilang logis, karena umumnya blog yang memiliki traffic besar adalah blog-blog yang terpercaya dan memiliki popularitas-nya sendiri, jadi rasanya cukup adil jika memberikan prioritas dengan harga iklan yang lebih mahal terhadap blog-blog besar.

  2. Harga Iklan
    Harga iklan yang dimaksudkan di sini adalah harga yang disepakati oleh pengiklan (advertiser) dengan pihak ke-3 (Google Adsense). Semakin besar harga yang disepakati, semakin banyak pula CPC yang diterima publisher.
  3. Relevansi Iklan
    Seperti yang penulis sebutkan pada poin ke-2 dan 3, Relevansi iklan juga ikut ambil bagian dalam penentuan besar-kecilnya CPC yang diberikan. Semakin relevan iklan yang ditampilkan dengan topik yang dibahas di blog anda, semakin besar pula CPC yang diberikan.
  4. Performa Iklan
    Performa iklan yang dimaksudkan di sini adalah persentase terlihatnya iklan di blog anda. Dalam kasus ini, “Terlihat” yang dimaksud adalah berapa lama pengunjung mendapatkan kesempatan untuk melihat iklan ketika membaca artikel di blog anda.

    Performa Iklan menjadi salah satu faktor penentu besar-kecilnya CPC Adsense, karena di halaman dashboard adsense juga menampilkan pilihan ini di menu Performance Report.

Dari pengalaman para blogger Indonesia yang telah berhasil mengumpulkan pundi-pundi Google Adsense, dapat ditarik benang merah, bahwa di akhir tahun pendapatan CPC biasanya lebih tinggi ketimbang di awal tahun baru. Hal itu terjadi karena di akhir tahun banyak orang yang memasang iklan di Google. Nilai CPC di akhir tahun dapat mencapai angka $0,5 – $0,7.

Isu lain yang amat penting soal pendapatan CPC yang tinggi adalah bergantung pada bahasa yang dipakai dalam blog kita. Blog berbahasa Inggris, dengan target pembaca Amerika atau bahkan Australia, pendapatan CPC yang diperoleh bisa berkisar $0,2 – $1.

So, jangan patah semangat jika income Google Adsense anda belum seperti yang diimpikan. Terus berkreasi. Terus menulis. Terus menjaga asa. Blogger yang sabar dan ulet berusaha, pasti akan meraih untung dolar yang melimpah! [CT]

 

sumber

featured img: moneybies.com 

 

 

https://www.satulangkah.com

trader, digital marketer, SEO-SMO expert, content creator, web developer, ghostwriter, political marketing strategy | driven by heart | 0881 0244 23948 (WA only) "Sepanjang masih hidup & kuatnya ikhtiar, Anda bisa berubah untuk maju; Anda dapat lakukan apapun yang Anda mau, & menjadi apapun yang Anda ingin jadi" (calvyntoar/jan 2016)

Leave a Reply

*