Kelebihan dan Kekurangan Lantai Vinyl

22 kelebihan dan 4 kekurangan lantai vinyl berkualitas

Kelebihan dan Kekurangan Lantai Vinyl, kenapa Lantai Vinyl perlu diulas perihal kelebihan dan kekurangannya? Seberapa bagus produk ini dibanding produk pelapis lantai yang lain? Mari ikuti lebih lanjut artikel ini!

Evolusi penutup lantai yang semaju sekarang, membuat pemilik bangunan mempunyai banyak alternatif untuk memperindah interior dalam ruang, khususnya pada lantai. Dari sekian banyak alternatif pilihan pengindah lantai yang tersedia di pasaran dewasa ini, produk Vinyl Flooring, mendapatkan tempat istimewa bagi pemilik hunian dan praktisi bangunan di seluruh dunia.

Sebernarnya, semua penutup lantai memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Lalu, apa Kelebihan dan kekurangan Lantai Vinyl yang membuatnya istimewa dari produk penutup lantai lain?

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Lantai Vinyl berkualitas nomor satu, sebagaimana dilansir dari laman meiganflooring.

 

1. Tahan terhadap air (water resistant)

Jika ada genangan air yang terbiar dalam waktu yang lama misalnya, tak akan merusak pelapis lantai ini. Meskipun sebaiknya genangan air tersebut segera cepat dikeringkan, agar tidak membahayakan (terpeleset) orang yang melintasinya.

Karena terbukti tahan terhadap air, tak jarang pemilik hunian mengaplikasikan Lantai Vinyl berkualitas nomor satu pada area kamar mandi.

2. Tahan gores (anti-scratch)

Lantai Vinyl sangat tahan terhadap goresan benda (furniture) berat yang berada di atasnya atau yang melintasinya. Ujung kaki almari yang berat tak akan menggores Vinyl, selama almari tersebut tidak dipindahkan dengan cara ditarik langsung. Dalam hal ini, jika almari hendak dipindahkan tempatnya, kaki-kaki almari perlu dilapisi dengan bahan kain bekas atau kertas tebal.

Banyak Rumah Sakit menggunakan Lantai Vinyl. Dan terbukti, hilir mudik roda-roda ranjang rumah sakit, tidak menggores permukaan Vinyl. Demikian pula dengan pelintas wanita yang memakai high heels, sama sekali tidak merusak Vinyl.

3. Tahan paparan sinar matahari

kelebihan dan kekurangan lantai vinyl
sinar matahari tidak mengubah warna dan memuaikan lantai vinyl (via biashara.co.ke)

Vinyl tidak terpengaruh dengan paparan sinar matahari. Warna pelapis lantai ini tidak akan berubah warnanya kendati tersinari matahari dalam waktu yang lama. Sinar matahari tidak pula membuat Vinyl memuai fisiknya.

4. Tahan lama (awet)

Salah satu kriteria kelebihan dan kekurangan Lantai Vinyl dengan kualitas premium, ditentukan pula oleh seberapa lama pelapis lantai ini bertahan. Dan, hal ini sangat terkait dengan tahapan pemasangan yang benar. Jika prosedur pemasangan dilakukan dengan benar, dan pemakaiannya sesuai, maka Vinyl dapat bertahan lama hingga belasan bahkan puluhan tahun.

Untuk mencapai ke-4 poin di atas, lapisan paling atas dari Vinyl yang disebut dengan Wear Layer, harus memiliki thickness di atas 0,3mm. Semakin tebal semakin bagus!

Pada produk Vinyl tertentu, ke-4 poin di atas dapat tercapai, karena wear layer telah include dengan UV Coating.

5. Anti slip

Permukaan Lantai Vinyl tidak licin, karena itu orang yang melintasinya tidak akan slip (terpeleset).

6. Anti bakteri

Tak cuma UV Coating, produk Vinyl tertentu, dilengkapi pula dengan Anti Bakteri pada wear layer-nya. Jadi, anak-anak pun aman bermain berlama-lama pada Lantai Vinyl.

7. Anti rayap

Karena bukan terbuat dari kayu, sampai kapanpun penutup lantai ini tidak bisa dimakan rayap.

8. Tahan api

Di samping tahan terhadap air, Lantai Vinyl pun tahan terhadap api (fire resistant). Sulutan rokok atau api dalam skala tertentu tidak akan meluas pada Lantai Vinyl, apalagi jika api tersebut dapat dicegah membesar.

9. Anti patah (elastis)

Salah satu sifatnya yang elastis membuat Lantai Vinyl berkualitas bagus tidak akan patah kendati dilipat.

10. Dapat diaplikasikan pada dinding dan plafon

kelebihan dan kekurangan lantai vinyl top
produk lantai vinyl berkualitas dapat diaplikasikan sama bagusnya pada dinding dan plafon (via consumingindy.com)

Kriteria lain yang ikut menentukan kelebihan dan kekurangan Lantai Vinyl adalah pada sifat multi aplikasi-nya. Ya, Lantai Vinyl tidak cuma dapat diaplikasikan pada lantai. Lantai Vinyl plank dapat pula dipasang pada tangga, meja, dinding, bahkan plafon (ceiling).

11. Terbuat dari bahan PVC (recycle)

Kendati masih ada yang meragukan material yang terbuat dari PVC (Polyvinyl Chloride), Lantai Vinyl aman terhadap lingkungan dan tidak beracun. Karena dinilai aman, maka banyak rumah sakit dan klinik kesehatan yang menggunakan pelapis lantai ini.

12. Debu, noda dan kotoran mudah dibersihkan

Debu (dan atau pasir), noda dan kotoran tidak akan merusak lapisan Vinyl, meskipun sebaiknya segera dibersihkan jika kedapatan menempel pada permukaan.

13. Tahan terhadap benda berat

Penutup lantai ini terbukti kuat menahan benda berat yang berada di atasnya.

14. Mudah diganti apabila ada kerusakan

lantai vinyl yang rusak dapat diganti dengan mudah
(via meiganflooring.com)

Apabila terjadi kerusakan parah (goresan) pada salah satu plank (lembaran) Vinyl, penggantian lembaran tersebut sangat mudah.

15. Memiliki peredam suara

Peredam suara pada plank Vinyl mencapai 6dB, sedangkan pada Vinyl roll merk berkualitas dapat mencapai 19dB.

16. Banyak pilihan motif

Vinyl mempunyai banyak pilihan motif yang realistik, baik yang menyerupai batu alam dan juga kayu. Begitu realistisnya motif Lantai Vinyl, dengan pandangan mata biasa, akan sulit membedakan apakah itu material kayu asli atau tiruan.

17. Permukaan halus dan nyaman saat dipijak (comfort on foot)

Permukaan yang halus pada Vinyl membuat kaki nyaman saat memijaknya berlama-lama.

18. Mudah perawatan dan nol biaya!

Perawatan Lantai Vinyl sangat mudah. Cukup dengan menyapu dan mengepel seperti biasa, pelapis lantai ini sudah kembali bersih. Tidak perlu bahan chemical khusus untuk perawatan material lantai ini, alias nol biaya perawatan!

19. Dipasang oleh team work handal

pemasangan lantai vinyl di awal sebaiknya dilakukan ahli pasang vinyl
pemasangan lantai vinyl di awal sebaiknya dilakukan ahli pasang vinyl (via meiganflooring.com)

Kelebihan dan kekurangan Lantai Vinyl, selain berdasarkan kualitas produknya, itu ikut pula dipengaruhi oleh tahapan awal pemasangan. Pemasangan Lantai Vinyl untuk kali pertama, sebaiknya tidak dilakukan sendiri. Kecuali, pada masa depan, jika terjadi kerusakan dan karenanya satu atau beberapa plank harus diganti, pemasangan oleh konsumen, dapat dilakukan mandiri.

Produsen atau distributor yang menjual produk Vinyl, umumnya mempunyai team work yang telah terbiasa (ahli) memasang Vinyl.

Setidaknya, ada 4 tahapan utama (SelflevelingBuffingVacum-Pengeleman) yang dilakukan oleh perusahaan/distributor flooring untuk mengaplikasikan Lantai Vinyl pada hunian.

Ke-4 tahapan pemasangan Vinyl tersebut dilakukan dengan quality controlketat, demi hasil akhir yang memuaskan pelanggan dalam jangka waktu yang lama.

20. Tidak merusak lantai dasar

Kelebihan Lantai Vinyl yang dipasang dengan prosedur yang baik dan benar, tak cuma membuatnya berdaya tahan lama (awet), tetapi juga mudah dilepas dari lantai manakala salah satu lembarannya rusak dan perlu diganti. Atau, ketika semua area Vinyl hendak dilepaskan sekaligus guna diganti dengan motif lain – Pelepasan Vinyl dari lantai tidak akan merusak acian/plesteran dan atau keramik lantai, jika di awal pemasangan menggunakan lem khusus produksi Korea.

Untuk hasil akhir yang memuaskan, ada distributor tertentu yang tidak memakai ‘lem kuning’ dalam proses pemasangan Vinyl.

21. Setelah dilepas masih bisa digunakan

inilah akibat menggunakan lem kuning pada awal pemasangan lantai vinyl
inilah akibat menggunakan lem kuning pada awal pemasangan lantai vinyl (via meiganflooring.com)

Produk Vinyl berkualitas mempunyai kelebihan lain, yakni ketika sekian waktu lamanya, penghuni hendak mengganti dengan motif Vinyl lain, Vinyl bekas yang dilepas selain masih dalam kondisi baik (karena tidak menggunakan lem kuning), masih dapat dipakai di area lantai yang lain.

22. Harga Lantai Vinyl Murah?

Di pasaran, harga Lantai Vinyl standard ada dalam range Rp. 120.000 hingga Rp. 150.000 per meter persegi. Bahkan, dalam keyword “Lantai Vinyl Murah” pada mesin pencari Google, ada distributor/supplier yang menjual dengan harga di bawah range tersebut.

Umumnya, dengan range harga itu, lapisan wear layer Vinyl yang dijual ada di bawah ketebalan 0,3mm. Harus diingat, ketebalan wear layer ini sangat berpengaruh besar pada daya tahan atau masa pakai Vinyl. Dengan kata lain, semakin tebal wear layer-nya, semakin berumur panjang penutup Lantai Vinyl tersebut.

Sekadar informasi, ciri-ciri wear layer yang tipis akan tampak mengkilap alias glossy. Semakin tipis semakin glossy terlihat mata. Sebaliknya, semakin tebal Vinyl itu, semakin doff kelihatan.

Jadi, harga Vinyl murah tergantung dari distributor menjual produk dengan kualitas seperti apa. Produk Lantai Vinyl yang berkualitas di atas standard alias di atas rata-rata, memang berharga di atas range tersebut.

Akhirnya, berpulang kepada Anda sebagai konsumen, produk Lantai Vinyl mana yang akan dipilih untuk bangunan/hunian Anda. Jika Anda menginginkan produk berkualitas dalam arti sesungguhnya, maka harga lebih mahal adalah keniscayaan.

Distributor tertentu, seperti Meigan Flooring, menjual Lantai Vinyl dengan harga lebih mahal dari harga pasaran, namun menjanjikan hasil akhir yang memuaskan. Tak sekadar indah dan mewah (luxury) tampak oleh mata, tetapi juga berdaya tahan lama. Anda hanya cukup sekali pengeluaran uang di awal, tanpa kuatir mengeluarkan uang lagi untuk mengganti plank Vinyl yang rusak dalam waktu dekat.

 

Kekurangan Lantai Vinyl

Terakhir, tak ada gading yang tak retak. Frasa ini juga berlaku bagi Lantai Vinyl. Di samping belasan Keunggulan Lantai Vinyl yang tersebut di atas, pelapis lantai ini pun memiliki sejumlah kecil kekurangan, yaitu:

1. Rentan terhadap tusukan benda tajam

Karena bukan terbuat dari kayu solid, maka Vinyl sangat mudah rusak apabila disengaja merusaknya dengan benda tajam (pisau, silet, cutter, dll).

2. Harus diaplikasikan pada bidang rata

Lantai Vinyl akan maksimal penerapannya jika dipasang pada bidang rata dan bebas kotoran (debu dan pasir). Jelas, semua material yang menggunakan lem akan maksimal apabila bidang yang di-lem dalam kondisi rata, bersih dan tidak berair/lembab.

3. Satu plank rusak, harus diganti dengan membeli 1 dus baru

Apabila salah satu lembaran (plank) rusak, kemungkinan besar Anda harus membeli 1 dus serupa. Artinya, sebagian besar lembaran tidak akan digunakan. Tapi, sisi positifnya, Anda dapat menyimpan lembaran tersisa untuk antisipasi kerusakan di bagian lain, jika kelak terjadi.

4. Bahaya Volatile Organic Compounds (VOC) ?

VOC disebut-sebut sebagai bahan berbahaya yang terkandung pada material yang terbuat dari PVC seperti Vinyl. Sebagian kecil orang, katanya sensitif terhadap kandungan VOC yang dilepaskan oleh Vinyl. Namun hal ini perlu kajian medis lebih lanjut.

Jika dilihat dari kelebihan dan kekurangan Lantai vinyl sebagaimana yang dipaparkan, terlihat jelas puluhan kelebihannya, dan sedikit kekurangannya.

Itulah Kelebihan dan Kekurangan Lantai Vinyl berkualitas, ketimbang produk penutup lantai lain. Semoga bermanfaat dalam rangka menata lantai pada bangunan milik Anda!

 

 

Artikel ini sudah tayang sebelumnya dalam laman www.meiganflooring.com, dengan judul: Lantai Vinyl Meigan dengan 22 Kelebihannya

 

 

featured img: PaperToStone.com

 

 

Related posts

Leave a Reply

*