Timnas Indonesia vs Malaysia: Sejarah Rivalitas Keduanya

timnas indonesia vs malaysia bukan soal skor tapi harga diri

Hari ini, kurang dari dua jam lagi, Timnas Indonesia U22 akan berhadapan dengan Timnas Malaysia, dalam babak Semifinal cabang Sepakbola Sea Games Kuala Lumpur, Malaysia 2017. Timnas Indonesia vs Malaysia adalah partai klasik dalam ajang pesta olahraga Asia Tenggara. Kedua tim nasional akan berhadapan untuk ke-16 kalinya.

The Mansion Kemayoran

Sembari menunggu laga panas itu, mari sejenak melihat catatan sejarah Sea Games Timnas Indonesia vs Malaysia. Kedua timnas sudah bertemu sejak Sea Games 1977, di Kuala Lumpur. Inilah keikutsertaan perdana Timnas Indonesia dalam cabang sepakbola Sea Games. Kala itu Timnas Indonesia yang dimotori Iswadi Idris cs, sukses menekuk tuan rumah 2-1 di fase grup. Indonesia menjadi Juara Grup, sedangkan Malaysia sebagai Runner-up.

Sayangnya, di Semifinal, ketika Timnas Indonesia kontra Thailand, dalam kondisi skor imbang 1-1, terjadi kericuhan di babak ke-2. Timnas merasa dirugikan wasit. Hasilnya, sikap Timnas Indonesia disalahkan komite Sea Games, dan mendiskualifikasi Tim Merah Putih.

adu tajam striker timnas indonesia vs malaysia
adu tajam dua striker, siapa lebih mumpuni?

Oleh banyak pengamat, tuan rumah dianggap berada di balik semua itu. Alasannya, tuan rumah kuatir jika kembali berjumpa dengan Timnas Indonesia di partai Final, sebab kans Iswardi Idris cs sangat besar untuk menjungkalkan Tim Gajah Perang, Thailand di Semifinal.

Timnas Indonesia waktu itu memilih tidak bertanding, bahkan dalam perebutan tempat ke-3 versus Myanmar, timnas pun tidak hadir. Dengan prediksi, kalaupun sukses menggulung Thailand, Timnas akan mendapatkan ‘tekanan’ besar dari penonton, yang sudah ‘panas hati’ sejak Timnas mempermalukan Harimau Malaya di fase grup yang kala itu berstatus Juara Piala Raja.

Harimau Malaya, Malaysia kemudian mencukur Thailand 2-0 tanpa balas, dan menjadi juara sepakbola Sea Games 1977.

Dua tahun kemudian, pada Sea Games 1979 di Jakarta. Indonesia yang diperkuat sejumlah pemain bintang, seperti: Iswadi Idris, Ronny Pattinasarani dan Rully Nere, berhasil mencapai partai puncak, dan bertemu Malaysia. Namun, di hadapan puluhan ribu suporter tanah air, Timnas Indonesia dipermalukan Malaysia dengan skor tipis 1-0. Kekalahan yang sangat menyakitkan!

Pada Sea Games 1985, dalam perebutan tempat ke-3, lagi-lagi Malaysia mengalahkan Indonesia dengan skor 1-0. Perunggu menjadi milik Malaysia, dan Timnas Indonesia cuma bisa gigit jari.

adu tajam dua pelatih timnas indonesia vs malaysia
adu lihai dua pelatih, siapa berjaya?

Dua tahun kemudian, yakni pada Sea Games 1987 di Jakarta, Timnas Indonesia vs Malaysia kembali terjadi di partai Final. Timnas Indonesia yang dimotori Ronny Pattinasarani, akhirnya sukses membalas membekuk Malaysia lewat gol tunggal Ribut Waidi.

Sejak meraih emas cabang sepakbola Sea Games ke-14 Jakarta itu, Timnas Indonesia vs Malaysia bertemu di babak penyisihan, enam kali, dan saling mengalahkan. Skor terbesar Timnas ke gawang Harimau Malaya, terjadi pada Sea Games 1999, dimana 6 gol tanpa balas dilesakkan Tim Garuda.

Sea Games 1989 (penyisihan): Malaysia 2-0 Indonesia

Sea Games 1991 (penyisihan): Indonesia 2-0 Malaysia

Sea Games 1995 (penyisihan): Indonesia 3-0 Malaysia

Sea Games 1997 (penyisihan): Indonesia 4-0 Malaysia

Sea Games 1999 (penyisihan): Indonesia 6-0 Malaysia

Sea Games 2001 (penyisihan): Malaysia 2-1 Indonesia

Pada Sea Games 2005, Timnas Indonesia vs Malaysia kembali terjadi dalam perebutan perunggu. Kala itu Malaysia unggul 1-0 atas Indonesia. Skor dan kemenangan yang sama terjadi lagi pada Sea Games 2011, di babak Penyisihan Grup. Namun, kedua timnas berjumpa lagi di babak Final. Skor 1-1 hingga usai pertandingan, memaksa terjadinya adu penalti. Hasilnya, Malaysia ungguli Indonesia 4-3.

Dua tahun kemudian, pada Sea Games 2013 di Myanmar, Timnas Indonesia vs Malaysia terjadi lagi di babak Semifinal. Skor akhir seri 1-1. Adu penalti pun dilakukan. Dan kali ini, Timnas Indonesia berjaya, mengalahkan Malaysia 4-3. Momen yang tak terlupakan kala itu, ketika kiper Kurnia Meiga sukses menepis bola tendangan 2 pemain Malaysia, Thamil Arasu dan Saad Shahrul. Sayangnya, di partai puncak, Timnas Garuda harus mengakui keunggulan Timnas Thailand.

Jadi, sudah 15 kali Timnas Indonesia vs Malaysia berhadapan dalam ajang Sea Games. Di luar adu penalti, kedua timnas sama-sama meraih enam kemenangan.

Malam ini, Timnas Indonesia vs Malaysia akan kembali tersaji. Siapakah yang akan berjaya untuk ke-7 kalinya?

Seluruh warga negeri, tentu saja mengharapkan Garuda kali ini akan terbang lebih tinggi; Mencukur Harimau Malaya di kandangnya sendiri. Sebab ini, bukan sekadar skor akhir. Ini soal gengsi dan harga diri. Ayo Garuda Muda!

 

 

https://www.satulangkah.com

Digital Marketer, SEO-SMO Expert, Content Creator, Web Developer, Ghostwriter, Political Marketing Strategy, Trader | Driven by Heart | 0881 0244 23948 (WA only) | "Sepanjang masih hidup & kuatnya ikhtiar, anda bisa berubah untuk maju; anda dapat lakukan apapun yang anda mau, & menjadi apapun yang anda ingin jadi" (Calvyn Toar - Jan 2016).

Related posts

Leave a Reply

*