5 Artis Top Dunia yang Pernah Sakit Jiwa

artis top gangguan jiwa

infoBaswara.com, Jakarta – Masih banyak orang yang memandang sebelah mata orang yang mengalami gangguan kesehatan mental atau jiwanya.

Sekadar info, gangguan jiwa adalah gangguan pada satu atau lebih fungsi jiwa. Gangguan jiwa adalah gangguan otak yang ditandai oleh terganggunya emosi, proses berpikir, perilaku, dan persepsi (penangkapan panca indera).

Gangguan mental atau kejiwaan yang dimaksud di sini tidak identik dengan penderita skizofrenia (gila). Gangguan mental itu dapat diminimalkan, dikontrol bahkan ditiadakan. Ada beberapa jenis gangguan mental yang sebenarnya sadar atau tidak dimiliki banyak orang, seperti Gangguan Bipolar, Bulimia, Depresi, Gangguan ADD, dan Gangguan OCD.

Ke-5 penyanyi top dunia ini pernah dan bahkan masih mengalami gangguan kejiwaan sebagaimana yang tersebut di atas. Namun, hal itu tidak membuat mereka mati gaya dan kreativitas. Justeru, ketika gangguan kejiwaan itu mampu mereka kontrol dan abaikan, kreativitas bermusik mereka mencapai puncaknya.

Inilah 5 Artis Top Dunia yang Pernah Sakit Jiwa, yang dihimpun infoBaswara.com dari berbagai sumber:

 

1. Demi Lovato

Demetria Devonne “Demi” Lovato, lahir di Albuquerque, New Mexico, Amerika Serikat, 20 Agustus 1992. Demi Lovato adalah selebriti Amerika yang serba bisa. Selain sebagai penyanyi, Lovato pun sukses sebagai penulis lagu, model dan bintang film.

Penyanyi top dunia berumur 24 tahun ini mulai dikenal publik setelah memerankan tokoh Mitchie Torres dalam film Camp Rock dan Sonny Munroe dalam serial Sonny with a Chance yang ditayangkan di Disney Channel.

demi lovato sukses hits let it go
demi lovato sukses hits let it go theodysseyonline.com

 

Sebagai penyanyi, Demi Lovato merilis album debutnya bertajuk: Don’t Forget, pada 23 September 2008. Album ini langsung mencapai peringkat nomor dua di Billboard 200, dan meraup penjualan 89.000 kopi hanya dalam seminggu. Sejak itu, lagu-lagu dalam album yang dirilisnya selalu berada di top ten tangga lagu dunia.

Siapa sangka, Demi Lovato ternyata menderita gangguan bipolar (bipolar disorder) sekaligus gangguan bulimia (eating disorder).

Gangguan bipolar atau gangguan manik depresi adalah gangguan pada fungsi otak yang menyebabkan perubahan yang tak biasa pada suasana perasaan seseorang dan proses berpikirnya. Disebut dengan bipolar, karena penyakit kejiwaan ini didominasi adanya fluktuasi periodik dua kutub, yakni kondisi manik (bergairah tinggi yang tidak terkendali) dan depresi.

Sedangkan bulimia adalah gangguan makan pada diri seseorang, dimana adanya nafsu melahap makanan dalam jumlah sangat banyak, tapi kemudian makanan itu dimuntahkan secara paksa atau dengan menggunakan obat pencahar. Gangguan mental ini terkait dengan rasa rendah diri parah, kecanduan minuman keras, depresi, bahkan kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri.

Kendatipun menderita kedua gangguan kejiwaan tersebut, Lovato sukses menulis dan menyanyikan sejumlah lagu hits, seperti: Let It Go, Made in The USA, Don’t Forget, Give Your Heart a Break, La La Land, dll.

Demi Lovato mengakui, pernah ketika gangguan bipolar-nya ada pada fase manik, dia dapat terjaga (melek) sampai jam 5 pagi, dan sukses menulis 7 lagu bagus, yang kemudian menjadi hits. Hebat!

 

2. Justin Timberlake

Justin Timberlake, lahir di Memphis, Tennessee, 31 Januari 1981. Bersama dua artis wanita pop papan atas, Britney Spears dan Christina Aguilera, Justin Timberlake mengawali karier dengan mengikuti ajang pencarian bakat Star Search dan The New Mickey Mouse Club. Timberlake mulai dikenal publik sejak menjadi anggota boyband ‘N Sync.

Guna mewujudkan impiannya sebagai solois, tahun 2002 Timberlake merilis album berjudul Justified. Album perdana itu berhasil terjual lebih dari 8 juta kopi di seluruh dunia. Atas prestasi debutnya itu, pada 2004, Timberlake mendapatkan Grammy untuk kategori Album Terbaik (Justified) dan Lagu Terbaik (Penyanyi Pria) untuk lagu Cry Me A River featuring dengan Timbaland.

justin timberlake populerkan mirror
justin timberlake populerkan mirror (via zeenews.india.com)

 

Kekasih dari Jessica Biel ini, nyatanya memiliki gangguan psikologis OCD dan ADD.

Gangguan jiwa OCD (Obsessive Compulsive Dissorder) adalah salah satu gangguan kecemasan yang sangat aneh. Orang yang memiliki OCD seringkali melakukan suatu hal yang berulang-ulang dan tidak terkontrol. Terkadang penderita OCD bahkan tak menginginkan perilaku mengulang-ulang tersebut, namun hal itu tetap dilakukan tanpa alasan yang jelas.

Tanda seseorang yang memiliki OCD, misalnya ketika ia harus mencuci tangan berkali-kali padahal tangannya sudah dicuci dan bersih. Hal inilah yang membuat penderita OCD, oleh sebagian orang dianggap aneh bahkan gila.

Tak hanya OCD, Justin Timberlake juga memiliki gangguan ADD (Attention Deficit Disorder). Gangguan ADD adalah gangguan kejiwaan terhadap kegagalan fokus/konsentrasi yang buruk. Dalam sejumlah kasus, penderita ADD kadang bersifat sangat impulsif dan overaktif.

Meskipun Justin Timberlake mengalami OCD sekaligus ADD, mantan kekasih Cameron Diaz, Britney Spears dan Rihanna ini, sukses sebagai salah satu penyanyi top pria. Lagu Suit & Tie dan Mirrors merupakan dua dari sejumlah lagu hits Justin Timberlake.

Tak hanya sukses berkarya lewat musik, Justin Timberlake pun sukses berakting dalam sejumlah film yang ikut dimainkannya, seperti: Edison Force, Alpha Dog, Black Snake Moan, The Love Guru dan In Time.

 

Lihat 18 Ciri-Ciri Psikopat

 

3. Jason Mraz

Jason Mraz, lahir 23 Juni 1977 di Mechanicsville, Virginia. Ia adalah seorang penyanyi dan penulis lagu berkebangsaan Amerika Serikat.

Sepanjang karir bermusiknya, Jason Mraz telah berkolaborasi dengan sejumlah artis dan musisi top dunia, seperti: James Blunt, Alanis Morissette, Jack Johnson, Dave Matthews Band, Gavin DeGraw, Paula Cole, John Popper, The Ohio Players, Rachael Yamagata, Tristan Prettyman, James Morrison, Lisa Hannigan, John Mayer, Jewel, Colbie Caillat, dan Ingrid Michaelson.

jason mraz bangkit dengan i won't give up
jason mraz bangkit dengan i won’t give up (via mtv.com)

 

Penyanyi berumur 39 tahun ini ternyata pernah mengalami depresi berat. Ya, Jason Mraz depresi parah karena putus dengan sang tunangan, yang sangat dicintainya, Tristan Prettyman. Depresinya itu nyaris mengandaskan karir bermusiknya.

Depresi adalah suatu kondisi yang lebih dari suatu keadaan sedih. Apabila kondisi depresi seseorang sampai menyebabkan terganggunya aktivitas sosial sehari-harinya, maka hal itu disebut sebagai suatu Gangguan Depresi Mayor.

Titik balik Mraz terjadi ketika ia berhasil mengontrol depresinya. Ia tumpahkan isi hatinya ke dalam musik. Maka, jadilah sejumlah lagu Mraz yang asik abis, yang kadang membuat kita terbuai romansa, dan seringkali mengajak kita bersemangat hingga berdansa.

Inilah lagu-lagu hits Jason Mraz: I Won’t Give Up, I’m Yours, Lucky, Make It mine, The Remedy, dll. Lagu I Won’t Give Up, sangat khusus bagi Jason Mraz. Lagu khusus, karena itulah lagu representasi atas kondisi mentalnya yang berjuang melawan depresi.

 

4. Kurt Cobain

Vokalis band rock Nirvana, Kurt Cobain, lahir di Aberdeen, 20 Februari 1967. Sayangnya, vokalis hebat ini meninggal pada usia muda, 27 tahun. Cobain bunuh diri. Di puncak karirnya, Cobain menembak kepalanya sendiri dengan senapan, pada 5 April 1994.

Kurt Cobain merupakan seorang musisi komplit. Komplit, karena di samping sebagai vokalis, ia pun penulis lagu dan gitaris hebat bandnya, Nirvana.

Melejitnya lagu Cobain yang paling terkenal pada tahun 1991, Smells Like Teen Spirit, menjadi awal perubahan besar dalam musik pop (jenis musik populer era 1980-an), glam metal, arena rock, dan dance-pop menjadi grunge dan rock alternatif.

kurt cobain tembak diri sendiri kala di puncak sukses
kurt cobain tembak diri sendiri kala di puncak sukses (via vocativ.com)

 

Bagi penyuka rock alternatif, lagu-lagu yang ditulis Kurt Cobain ini tentu tidak asing lagi: About a Girl, Come as You Are, In Bloom, Lithium, Heart-Shaped Box, All Apologies, dan Rape Me.

Salah satu ikon grup band rock ini menderita depresi berat, overdosis obat-obatan/narkoba dan alkohol, serta memiliki gangguan ADD. Gangguan ADD Cobain tergolong yang overaktif/hiperaktivitas. Kurt Cobain juga sempat mengalami gangguan bipolar ketika remaja.

Penderita ADD itu telah tiada, tetapi Kurt Cobain tetap abadi dikenang dan dikenal sebagai maskot musik grunge sedunia. Aliran musik yang dipopulerkannya, dengan ciri khas pada distorsi gitar yang kencang, riff gitar yang disebut ‘kotor’, beat drum yang kencang, dan suara vokal yang berat.

 

5. Elton John

Sir Elton Hercules John, lahir pada 25 Maret 1947. Elton John merupakan penyanyi berkebangsaan Inggris. Ia terkenal sebagai pelantun lagu Candle In The Wind yang populer di pertengahan tahun 70-an.

Lagu Candle In The Wind aslinya dipersembahkan untuk Norma Jean alias Marilyn Monroe, yang kemudian pasca wafatnya Lady Di (Putri Diana) pada 31 Agustus 1997, Elton John mengubah lagu itu menjadi Candle In The Wind 1997, dan dipersembahkan untuk Mawar Inggris alias Diana Spencer.

Karya Elton John selain Candle In The Wind, ada hits I’m Still Standing, Saturday Night’s Alright for Fighting, Your Song, dan Tiny Dancer, sangat membius para fansnya di seluruh dunia. Tapi ternyata, penyanyi, penulis lagu dan pemain piano hebat berusia 69 tahun itu, harus berjuang keras melawan penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan juga bulimia yang dimilikinya.

elton john bernyanyi sembari bermain piano
elton john bernyanyi sembari bermain piano (via wsfm.com.au)

 

Kendati dipandang terlambat, penyanyi papan atas dunia ini diketahui tetap aktif mengikuti rehabilitasi.

Gangguan kejiwaan beragam yang dialami para pesohor di atas bukan tidak bisa sembuh. Dalam konteks psikologis, kesembuhan yang dimaksud adalah kemampuan mereka dalam mengelola atau mengontrol ‘gangguan’ tersebut. Dengan kondisi jiwa yang terkontrol itulah, mereka sukses menghasilkan karya-karya besar yang akan abadi sepanjang masa.

Jika ke-5 Artis Top Dunia yang Mengalami Gangguan Kejiwaan itu mampu dan sukses berkarya, maka kita yang normal kejiwaan pun harusnya punya kesempatan mengukir kesuksesan sendiri di jalan kita, masing-masing. Yang penting, action dan konsisten. Sampai jumpa di puncak sukses! [CT]

 

 

https://www.satulangkah.com

Digital Marketer, SEO-SMO Expert, Content Creator, Web Developer, Ghostwriter, Political Marketing Strategy, Trader | Driven by Heart | 0881 0244 23948 (WA only) | "Sepanjang masih hidup & kuatnya ikhtiar, anda bisa berubah untuk maju; anda dapat lakukan apapun yang anda mau, & menjadi apapun yang anda ingin jadi" (Calvyn Toar - Jan 2016).

Leave a Reply

*