Jakarta Car Free Night Batal Digelar

jakarta car free night batal

infoBaswara.com, Jakarta – Rencana pelaksanaan kegiatan Jakarta Car Free Night (JCFN) jelang tahun baru 2017, yang tadinya hendak dimulai pukul 17.00 WIB, 31 Desember 2016 hingga 02.00 WIB, 1 Januari 2017, batal diadakan. Pembatalan yang tampak mendadak ini disampaikan Andri Yansyah, Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Sabtu (31/12/16).

Menurut Andri, pembatalan dilakukan atas beberapa alasan. Di antaranya, karena ada proyek Jakarta MRT (Mass Rapid Transit) atau Angkutan Cepat Terpadu Jakarta.

“Di situ kan ada pembangunan MRT dan jembatan susun Semanggi,” ucap Ardi, Sabtu (31/12/16).

Lihat 4 Alasan Pembatalan Car Free Night Jelang Tahun Baru 2017

Penumpukan massa pada satu titik di kawasan Sudirman – Thamrin, dikuatirkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mengganggu keamanan pembangunan kedua proyek besar tersebut.

andri yansyah kepala dinas dishubtrans dki
andri yansyah kepala dinas dishubtrans dki (via beritajakarta.com)

 

Kombes RP Argo Yuwono, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya, pun mendukung keputusan pemprov DKI membatalkan car free night.

“Kami tentu mendukung keputusan pemprov DKI. Selain itu, besok paginya kan ada car free day. Jadi malam ini kalau ada yang mau berkendara dan jalan-jalan di Bundaran Hotel Indonesia bisa,” kata Argo.

Sebagai pengganti car free night, Pemprov DKI mendorong digelarnya panggung hiburan rakyat di 5 wilayah ibukota. Dan pusat keramaian jelang tahun baru berlokasi di Ancol. Di Ancol, setidaknya ada 5 panggung hiburan yang dapat dinikmati warga ibukota melepas tahun 2016. [CT]

 

featured img: progres.id

 

 

https://www.satulangkah.com

Digital Marketer, SEO-SMO Expert, Content Creator, Web Developer, Ghostwriter, Political Marketing Strategy, Trader | Driven by Heart | 0881 0244 23948 (WA only) | "Sepanjang masih hidup & kuatnya ikhtiar, anda bisa berubah untuk maju; anda dapat lakukan apapun yang anda mau, & menjadi apapun yang anda ingin jadi" (Calvyn Toar - Jan 2016).

Related posts

Leave a Reply

*