Umumkan Jihad Revolusi Bila Ahok Tidak Ditahan

massa kontra ahok ancam jihad revolusi

infoBaswara.com, Jakarta – Dua kelompok massa mengancam akan melakukan jihad revolusi, menggelar aksinya masing-masing seirama berlangsungnya sidang ke-7 Ahok, perihal dugaan penistaan agama, di Auditorium Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (24/1/17).

Kedua kelompok dipisahkan barikade polisi. Seperti dilansir CNN Indonesia, kelompok kontra Ahok, dengan berani mengancam akan melakukan jihad revolusi apabila Ahok tidak ditahan.

Ancaman itu dilontarkan beberapa ormas yang bergabung dalam aksi kontra Ahok hari ini, dan disampaikan oleh koordinator aksi Sudirman Jaya, salah seorang peserta aksi.

“Kami akan umumkan jihad revolusi jika Ahok tidak ditahan, di belakang kami banyak rakyat, ulama, bahkan senimana dan budayawan. Kami akan gerakan kabupaten dan kota seluruh Indonesia, takbir,” kata Sudirman.

Umat Islam juga tidak ingin revolusi atau aksi-aksi lain, tapi ketika aksi damai saja tidak cukup, maka terpaksa ditempuh cara lain, demikian menurut Sudirman.

Lihat Sidang Ketujuh Ahok Hadirkan Lurah Kepulauan Seribu

”Ya revolusi mau tidak mau harus dilakukan, selama Ahok tidak di penjara,” imbuhnya.

Kelompok kontra Ahok hari ini diikuti oleh beberapa seniman dan budayawan, termasuk penyair Taufik Ismail dan Chavchay Sayifullah, Ketua Departemen Seni dan Budaya Persaudaraan Muslim Indonesia (Permusi).

Baik kelompok pro dan kontra Ahok, hari ini berjumlah tidak sebanyak pada gelaran aksi sebelumnya. Usai menggelar aksinya untuk melakukan jihad revolusi, masing-masing kelompok membubarkan diri, tanpa insiden apapun. [CT]

 

featured img: kompasmetro.com

https://www.satulangkah.com

Digital Marketer, SEO-SMO Expert, Content Creator, Web Developer, Ghostwriter, Political Marketing Strategy, Trader | Driven by Heart | 0881 0244 23948 (WA only) |"Sepanjang masih hidup & kuatnya ikhtiar, anda bisa berubah untuk maju; anda dapat lakukan apapun yang anda mau, & menjadi apapun yang anda ingin jadi" (Calvyn Toar - Jan 2016).

    Leave a Reply

    *