Pidato Perpisahan Obama Emosional

pidato terakhir barack obama 2017

infoBaswara.com, Chicago – Presiden Amerika Serikat (AS) ke-44, Barack Hussein Obama, menyampaikan pidato perpisahannya di Chicago, Selasa (10/1/17) malam waktu setempat, atau hari Rabu (11/1/17) pagi waktu Indonesia.

Pemilihan kota Chicago bukan tanpa arti. Alasan Barry – nama masa kecil Obama sewaktu bersekolah di Menteng Dalam, Jakarta, karena kehidupan dan karir politik Obama bermula dari Chicago. 

Pidato Obama berlangsung sekitar satu jam. Inti pidato perpisahan Obama adalah menyatukan rakyat Amerika yang terpecah dan terpolarisasi sejak masa kampanye Presiden AS, yang mempertemukan Donald Trump melawan Hillary Rodham Clinton – hasilnya, suara elektoral memenangkan Donald Trump, kendatipun hampir 3 juta warga AS memilih Hillary Clinton.

Di luar penekanan tentang persatuan Amerika, Obama pun menyampaikan beberapa prestasinya memimpin AS selama 8 tahun, seperti ObamaCare, penarikan mundur pasukan AS dari Irak, penangkapan Osama bin Laden, dll.

Momen emosional terjadi ketika Obama menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Michelle LaVaughn Robinson atau Michelle Obama, istrinya, yang disebutnya sebagai ibu yang hebat dari kedua anaknya Malia (18) dan Sasha (15), dan teman sejatinya, yang selalu membantunya dengan atau tanpa diminta – Obama sempat menyeka air matanya dalam momen ini. Mata Michelle Obama dan berkaca-kaca, sedangkan Malia tak dapat menahan air matanya.

obama menangis
obama menangis (via youtube.com)

 

Emosi Obama pun masih terlihat ketika ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Presiden AS Joe Biden dan Jill Biden, yang disebutnya sebagai teman dan saudara sampai selamanya.

Lihat Pidato Lengkap Obama

Animo warga AS mengikuti pidato perpisahan Obama sungguh luar biasa. Tiket pidato Obama dibagikan secara gratis pada Sabtu (7/1), dan habis dalam tempo 30 menit. Bahkan, beberapa hari sebelum acara itu berlangsung di McCormmick Place, ada orang yang sengaja menjual lagi tiketnya secara online dengan harga mencapai 10 ribu dolar.

Antusias warga Amerika begitu tinggi hingga rela bertahan cukup lama di luar convention center terbesar di kawasan Amerika Utara itu, demi menyaksikan langsung pidato terakhir Obama. Dilaporkan media setempat, sekitar 20 ribu orang hadir untuk mendegarkan pidato presiden berkulit hitam pertama di Amerika Serikat itu. [CT]

 

featured img: thestar.com

 

 

 

https://www.satulangkah.com

trader, digital marketer, SEO-SMO expert, content creator, web developer, ghostwriter, political marketing strategy | driven by heart | 0881 0244 23948 (WA only) "Sepanjang masih hidup & kuatnya ikhtiar, Anda bisa berubah untuk maju; Anda dapat lakukan apapun yang Anda mau, & menjadi apapun yang Anda ingin jadi" (calvyntoar/jan 2016)

Related posts

Leave a Reply

*