Cagub-Cawagub DKI yang Paling Banyak Dipercakapkan Netizen

agus harimurti yudhoyono dalam debat pilkada dki 2017

infoBaswara.com, Jakarta – Melalui keterangan tertulis kepada media kompas.com, Jumat (13/1/17) malam, pendiri PoliticaWave Yose Rizal, menyampaikan “siapa pasangan cagub-cawagub yang paling banyak dipercakapkan oleh para netizen di medsos, selama Debat Perdana Pilkada DKI berlangsung dua hari yang lalu.

Inilah persentase percakapan para netizen di medsos terkait Debat Pilkada DKI, seperti dilansir kompas.com.

 

Segmen satu

Pada segmen satu, Ahok-Djarot unggul dengan persentase 47 percakapan. Dari 47 persen tersebut, masing-masing percakapan positif dan negatif sebanyak 50 persen.

Pasangan Anies-Sandi berada pada posisi ke-2, dengan persentase percakapan sebanyak 38 persen, dengan persentase positif sebanyak 72 persen dan negatif sebanyak 28 persen.

Pada segmen ini, banyak netizen yang merespons positif gaya penyampaian Anies yang dinilai lebih santai.

Posisi ke-3, pasangan Agus-Sylvi yang meraih jumlah percakapan sebanyak 15 persen dengan persentase positif sebanyak 56 persen dan negatif sebanyak 44 persen.

Dalam segmen ini, tidak sedikit netizen yang mengapresiasi program yang disampaikan oleh Agus.

anies baswedan dan sandiaga uno tampil tenang
anies baswedan dan sandiaga uno tampil tenang (via tempo.co)

 

Segmen dua

Di segmen dua, Ahok-Djarot masih unggul dengan persentase 47 persen, 40 persen di antaranya merupakan percakapan positif dan 60 persen lainnya negatif.

Di segmen ini, para netizen merespons positif program reformasi bersih yang diusung oleh Ahok-Djarot. Sedangkan, Percakapan negatif dipicu oleh isu Ahok yang dinilai kerap berganti partai.

Posisi ke-2 ditempati Anies Sandi yang meraih persentase percakapan sebanyak 37 persen, dengan persentase positif sebanyak 56 persen dan negatif sebanyak 44 persen.

Pada segmen ini, banyak netizen yang memberi dukungan terhadap Anies-Sandi melalui tagar #SalamBersama.

Posisi ke-3 ditempati pasangan Agus-Sylvi yang meraih jumlah percakapan sebanyak 16 persen dengan persentase positif sebanyak 66 persen dan negatif sebanyak 34 persen.

Di bagian ini, netizen mulai merespons positif gaya Agus yang lugas dalam menyampaikan argumen. Sedangkan, respons negatif memuat sindiran terhadap gaya bicara Agus yang dinilai seperti membaca teks.

 

Segmen tiga

Posisi pertama pada segmen ini masih ditempati oleh Ahok-Djarot, yang meraih persentase percakapan sebanyak 54 persen dengan persentase percakapan positif sebanyak 52 persen dan negatif sebanyak 48 persen.

Pada bagian ini, banyak netizen yang mem-posting tagar dukungan #YangLainPHP untuk Ahok-Djarot.

Posisi ke-2 ditempati oleh pasangan Anies-Sandi yang meraih persentase percakapan sebanyak 35 persen dengan persentase positif sebanyak 65 persen dan negatif sebanyak 35 persen.

Di sini, banyak netizen yang merespons positif tekad Anies untuk menghentikan proyek reklamasi.

Posisi terakhir ditempati pasangan Agus-Sylvi yang meraih jumlah percakapan sebanyak 11 persen dengan persentase positif sebanyak 66 persen dan negatif sebanyak 34 persen.

Posisi buncit ini dipicu oleh dukungan netizen terhadap pernyataan Ahok, bahwa program bantuan langsung tunai (BLT) yang ditawarkan Agus dinilai tidak mendidik.

agus harimurti yudhoyono bersemangat memaparkan visi misi
agus harimurti yudhoyono bersemangat memaparkan visi misi (via tempo.co)

 

Segmen empat

Di segment empat, Ahok-Djarot masih unggul dengan persentase percakapan sebanyak 63 persen. Persentase percakapan positif Ahok-Djarot sebanyak 46 persen dan negatif sebanyak 54 persen.

Pada segmen ini, banyak netizen merespons positif enam cara Ahok-Djarot mengatasi ketimpangan sosial. Sedangkan, percakapan negatif dipicu oleh isu mengenai janji pembangunan Kampung Deret yang belum dipenuhi.

Lihat Hasil Debat Pilkada DKI 2017

Posisi ke-2 ditempati Anies-Sandi, dengan percakapan sebanyak 30 persen, dan dengan persentase positif sebanyak 55 persen dan negatif sebanyak 45 persen.

Banyak netizen yang merespons positif rencana Anies dalam mengembangkan transportasi massal di DKI Jakarta.

Lagi, di posisi ke-3 ditempati oleh pasangan Agus-Sylvi, yang meraih jumlah percakapan sebanyak 7 persen dengan persentase positif sebanyak 58 persen dan negatif sebanyak 42 persen.

Di bagian ini, netizen merespons positif gaya debat Agus yang dinilai mengejutkan dan penuh percaya diri, sementara respons negatif memuat penyampaian Agus-Sylvi yang dinilai tidak berorientasi pada solusi.

 

Segmen lima

Pada segmen lima, Ahok-Djarot tetap unggul, dengan persentase percakapan sebanyak 50 persen, 45 persen di antaranya bernada positif dan 55 persen bernada negatif.

Di segmen ini, banyak netizen merespons positif pernyataan Ahok, bahwa infrastruktur berperan penting untuk pembangunan manusia.

Posisi ke-2 masih oleh pasangan Anies-Sandi, dengan persentase 43 persen. Dari persentase tersebut, ada 33 persen percakapan positif dan 77 persen negatif.

Di segmen kelima ini, banyak netizen yang menilai Anies lebih pantas menjadi dosen, karena kerap menyinggung pendidikan dan filosofi kehidupan dalam berargumen.

Di posisi ke-3, pasangan Agus-Sylvi meraih jumlah percakapan sebanyak 7 persen dengan persentase positif sebanyak 58 persen dan negatif sebanyak 42 persen.

Di segmen ini, netizen merespons positif program Agus yang tidak akan melibatkan penggusuran dalam menata pemukiman.

ahok tenang djarot selalu umbar senyum
ahok tenang djarot selalu umbar senyum (via kompas.com)

 

Segmen enam

Pada segmen terakhir ini, percakapan tentang Ahok-Djarot paling unggul, dengan persentase 52 persen, masing-masing percakapan bernada positif dan negatif sebesar 50 persen dari total 52 persen tersebut.

Dalam percakapan tersebut, banyak netizen yang mendukung pernyataan Ahok, bahwa menjadi gubernur bukan dengan mengandalkan retorika.

Posisi ke-2, percakapan tentang Anies-Sandi menyusul dengan persentase 43 persen, dengan dengan persentase positif sebanyak 12 persen dan negatif sebanyak 88 persen.

Di sini, banyak netizen yang masih menyinggung kinerja Anies saat menjabat sebagai Mendikbud.

Di posisi ke-3, pasangan Agus-Sylvi meraih jumlah percakapan sebanyak 5 persen dengan persentase positif sebanyak 49 persen dan negatif sebanyak 51 persen.

Banyak netizen merespons negatif penyampaian Agus-Sylvi yang dinilai kerap tidak relevan dengan pertanyaan lawan debatnya.

Dengan demikian, secara keseluruhan (segmen 1-6), pasangan Ahok-Djarot masih unggul terhadap pasangan lain, dari segi jumlah percakapan selama Debat Pilkada DKI berlangsung, Jumat (13/1/17) lalu.

Secara total, Ahok Djarot dipercakapkan oleh para netizen sebesar 23.441 kali percakapan. Berikutnya, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dipercakapkan sebanyak 17.175 kali. Dan, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dibicarakan 4.112 kali.

 

POLITICAWAVE adalah sarana untuk memantau secara sistematis percakapan yang terjadi di media sosial berkaitan dengan berbagai isu politik nasional maupun regional. Dengan adanya sarana ini maka para pengambil kebijakan di lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif bisa memperoleh informasi terkini dari masyarakat Indonesia, dan dapat dibaca secara langsung.

POLITICAWAVE melakukan pengumpulan data secara real time dari berbagai media sosial yang ada di Indonesia, termasuk Facebook, Twitter, blog di Detik, Kompas, Kaskus dan puluhan situs blog lainnya. Secara total, jutaan percakapan yang terjadi setiap hari direkam dan dirangkum menjadi grafik-grafik visual yang mudah dipahami dan ditindaklanjuti. [CT]

 

sumber: kompas.compoliticawave.com (edit calvyn toar)

featured img: kompas.com

 

 

https://www.satulangkah.com

Digital Marketer, SEO-SMO Expert, Content Creator, Web Developer, Ghostwriter, Political Marketing Strategy, Trader | Driven by Heart | 0881 0244 23948 (WA only) | "Sepanjang masih hidup & kuatnya ikhtiar, anda bisa berubah untuk maju; anda dapat lakukan apapun yang anda mau, & menjadi apapun yang anda ingin jadi" (Calvyn Toar - Jan 2016).

Related posts

Leave a Reply

*