Habib Rizieq Laporkan Sri Mulyani dan Agus Martowardojo

protes habib rizieq pada uang rupiah bi

infoBaswara.com, Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, mengaku gelisah karena uang cetakan baru yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) pada 19 Desember 2016, ada logo yang mirip palu arit, lambang Partai Komunis Indonesia (PKI).

Menindaklanjuti kegelisahannya, Habib Rizieq melakukan audiensi dengan DPR, pada Rabu (11/1/17).

“Ada persoalan serius, hologram lambang BI sebagian huruf disamarkan, sebagian huruf ditonjolkan, nah bagian yang menonjol itu mirip daripada logo palu arit PKI,” terang Rizieq.

“Jadi sekali lagi, di uang kertas yang lama, di bagian muka sebelah kiri atau kanan atas tidak ada lambang kuning, ini tertulis hologram lambang BI, tidak logo yang mirip palu arit. Akan tetapi, di bagian uang kertas yang ada warna kuning di sudut kanan atasnya, ini hologramnya itu sebagian huruf disamarkan, sebagian dipertegas agar terlihat dengan warna yang berbeda, dan itu membentuk logo mirp palu arit,” lanjutnya.

Diakui Habib Rizieq, pihak BI memang telah mengklarifikasi, bahwa simbol yang kelihatannya seperti palu arit itu adalah teknik rectoverso (saling isi). Teknik rectoverso merupakan teknik terbaru untuk mengamankan uang Rupiah dari pemalsuan. Terkait klarifikasi BI itu, menurut Rizieq Shihab, MUI (Majelis Ulama Indonesia), ikut menyesalkan hal tersebut.

“Tapi sudah dijawab‎ MUI, kenapa teknologi ini tidak dilakukan di bagian lain? Kenapa harus di bagian (logo) BI-nya, sehingga membentuk palu arit. Kan bisa pada nomornya, lainnya,” tegas Rizieq.

Imam Besar FPI ini menyesalkan pula sikap BI yang sama sekali tidak meminta maaf atas kekeliruan fatal tersebut, dan pihak Polri yang malah menganggap protesnya itu justeru membuat keresahan dan kegaduhan baru di tengah masyarakat.

“Protes ini ternyata ditanggapi berbeda oleh Polda Metro Jaya. Jadi Kapolda Metro, saya (dianggap) melakukan penghasutan dan melakukan fitnah kepada negara,” imbuh Rizieq.

Habib Rizieq berencana segera melaporkan Gubernur BI Agus Martowardojo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Perum Peruri (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia), dan disainer uang itu ke Mabes Polri. Alasan Rizieq melaporkan, karena Gubernur BI dan Menkeu-lah yang menandatangani uang Rupiah baru itu. Sedangkan, Peruri dan disainer-nya terlibat dalam mencetak dan mendisain uang itu – mereka semua dinilai Rizieq sebagai yang paling bertanggungjawab atas keberadaan uang Rupiah baru itu. [CT]

 

 

https://www.satulangkah.com

Digital Marketer, SEO-SMO Expert, Content Creator, Web Developer, Ghostwriter, Political Marketing Strategy, Trader | Driven by Heart | 0881 0244 23948 (WA only) | "Sepanjang masih hidup & kuatnya ikhtiar, anda bisa berubah untuk maju; anda dapat lakukan apapun yang anda mau, & menjadi apapun yang anda ingin jadi" (Calvyn Toar - Jan 2016).

Related posts

Leave a Reply

*