Magis dan Dramatis, Timnas Indonesia ke Final Piala AFF 2016

timnas-aff-2016-lolos-ke-final

JAKARTA, infoBaswaraMagis dan Dramatis! Itulah dua kata yang dapat menggambarkan kemenangan Timnas Indonesia atas Vietnam, di laga semifinal leg ke-2 Piala AFF 2016. Timnas Indonesia mematahkan dominasi Vietnam sepanjang 120 menit pertandingan di My Dinh National Stadium, Hanoi, Rabu (7/12/2016). Timnas Merah Putih pun melenggang ke partai Final.

Pertandingan babak pertama berlangsung tak seimbang. Karena, anak-anak Vietnam menguasai ball possession di atas 70%. Anak-anak Garuda pun kesulitan mengembangkan permainan. Penguasaan bola buruk, dan miskin kreativitas serangan. Tampaknya, Alfred Riedl memilih skema serangan balik. Skor kacamata bertahan hingga usai babak pertama.

Di babak kedua, situasi tak banyak berubah. Timnas Indonesia mendapatkan full pressing dan full attack. Dalam tempo tinggi, silih berganti anak-anak Vietnam melakukan serangan- serangan berbahaya, mengancam gawang Kurnia Meiga.

Namun, rapatnya pertahanan Timnas Garuda, memaksa pemain Vietnam melakukan beberapa kali tendangan jarak jauh, seperti yang dilakukan oleh Vu Van Thanh dan Le Cong Vinh, sang kapten. Namun, upaya keduanya tak ada satupun yang terkonversi menjadi gol.

Di menit ke-52, Timnas melakukan skema serangan balik cepat. Striker Boaz Solossa berhasil memasuki sisi kanan pertahanan Vietnam. Dan, dengan cepat melepaskan umpan silang di mulut gawang kiper Nguyen Tram Manh. Kondisi tersebut membuat Tran Dinh Dong dan kiper Nguyen Tram Manh panik. Bola yang nyaris menyentuh garis gawang itu pun didorong Stefano Lilipaly. Indonesia pun unggul 1-0 di menit ke-54.

Keberuntungan diperoleh Timnas Indonesia di menit ke-76. Wasit Fu Ming asal Cina, mengeluarkan kartu merah untuk kiper Tran Nguyen Manh, karena menendang Bayu Pradana dan sempat melakukan protes keras kepada wasit.

andik vermansyah dan stefano lilipaly midfielder andalan timnas
Andik Vermansyah dan Stefano Lilipaly midfielder andalan Timnas (via cnnindonesia.com)

Dalam kondisi itu, pelatih Nguyen Huu Thang, tak bisa lagi memasukkan kiper cadangannya, karena jatah 3 pemain pengganti telah digunakan Thang. Alhasil, Que Ngoc Hai, salah seorang pemain Vietnam pun menjadi ‘kiper pengganti’.

Bermain dengan 10 orang, Vietnam tak mengendurkan serangan. Malah semakin eksplosif dan berbahaya. Akibatnya, Timnas Indonesia justeru tampak dalam tekanan. Di menit ke-83, dalam situasi bola mati, Vu Van Than sukses menjebol gawang Meiga dengan tendangan keras menyusur tanah. Keadaan skor menjadi imbang.

Meski unggul jumlah pemain, Timnas AFF 2016 terus tertekan. Dan, di masa injury time, tuan rumah sukses melesakkan gol penyeimbang melalui kaki Vu Minh Tuan. Suporter Vietnam pun bergemuruh riuh menyambut gol ajaib tersebut. Keadaan pun semakin menegangkan bagi kedua tim.

Skor imbang agregat 3-3 tersebut, membuat pertandingan dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu, 2×15 menit.

Lagi, melalui skema counter attack, Timnas mendapatkan kesempatan emas. Akselarasi Ferdinand Sinaga yang sebelumnya menggantikan Boaz Solossa di babak kedua, dilanggar ‘kiper pengganti’ di kotak 12 pas. Wasit pun memberi hadiah penalti bagi Timnas.

Manahati Lestusen yang dipilih menjadi algojo. Dan, dengan tenang, anggota TNI ini berhasil menunaikan tugasnya. Bola disarangkannya ke gawang Vietnam di menit ke 96. Indonesia unggul agregat 4-3.

Meskipun, pemain-pemain Vietnam terus menggempur pertahanan Timnas Indonesia, hingga pluit akhir dibunyikan, tak ada lagi gol yang tercipta di babak perpanjangan waktu yang penuh ketegangan itu. Indonesia pun menang 4-3, dan karenanya lolos ke Final Piala AFF 2016.

Timnas Indonesia 2016 ini, tinggal menunggu pemenang antara Thailand kontra Vietnam besok, Kamis (8/12/16), yang akan menjadi lawan di babak puncak. [CT]

Bravo Timnas!


Susunan pemain semifinal leg ke-2 Piala AFF 2016, Timnas Indonesia v Timnas Vietnam:

Vietnam: Tram Nguyen Manh, Truong Dinh Luat, Nguyen Trong Hoang, Le Cong Vinh, Nguyen van Quyet (Nguyen Cong Phuong 69), Tran Dinh Dong, Luong Xuan Truong, Que Ngoc Hai, Vu Van Thanh, Dinh Thanh Trung (Pham Thanh Luong 74), Nguyen van Toan (Vu Minh Tuan 57)

Indonesia: Kurnia Meiga, Abduh Lestaluhu, Fachrudin Aryanto, Hansamu Yama, Benny Wahyudi, Manahati Lestusen, Bayu Pradana, Andik Vermansyah (Dedi Kusnandar 88), Stefano Lilipaly (Zulham Zamrun 85), Rizky Pora, Boaz Salossa (Ferdinan Sinaga 72)

 

featured img: m.tempo.co

https://www.satulangkah.com

Digital Marketer, SEO-SMO Expert, Content Creator, Web Developer, Ghostwriter, Political Marketing Strategy, Trader | Driven by Heart | 0881 0244 23948 (WA only) | "Sepanjang masih hidup & kuatnya ikhtiar, anda bisa berubah untuk maju; anda dapat lakukan apapun yang anda mau, & menjadi apapun yang anda ingin jadi" (Calvyn Toar - Jan 2016).

Related posts

Leave a Reply

*